Surat untuk YLSA

Kesan Pesan Peserta +TED @SABDA dan Ulang Tahun SABDA ke-22

Pada tanggal 20 Juli -- 5 Agustus 2016, Tim Pendidikan Kristen membuka diskusi online melalui Facebook Grup e-BinaAnak dengan tema: "Mewujudkan Gereja yang Ramah Anak". Berikut ini adalah kesan dari beberapa peserta setelah selesai mengikuti diskusi tersebut.

Krissyiwa Putra Adji S.P.:
Suatu pengalaman yang amat berkesan bagi saya, remaja yang masih berumur 14 tahun ini, untuk mengikuti +TED yang pertama kalinya pada masa remaja. Sangat menggembirakan dapat belajar firman Tuhan melalui para pembicara .... Terima kasih terkhusus buat SABDA yang telah mengadakan +TED @SABDA pada hari ini dan juga telah menyediakan fasilitas-fasilitas buat kami, para remaja, dengan aplikasi gadget dan jejaring sosial lainnya. Remaja juga harus mengambil tindakan bagi remaja yang lainnya, memberi tahu bahwa terdapat berbagai cara penyampaian firman Tuhan melalui gadget pada zaman sekarang ini. Terkhusus buat SABDA, selamat ulang tahun yang ke-22, Tuhan memberkati. Kiranya dapat menyelamatkan banyak domba yang terhilang, dan semoga semakin bertumbuh, anggotanya juga diberkati Tuhan. Terima kasih.

Vivi (Pelayanan TOTAL: Training and Development for Today's Leaders):
Teman-teman di pelayanan kami sangat diberkati dengan apa yang SABDA lakukan karena menolong sekali ketika kami membutuhkan panduan-panduan untuk mempelajari Alkitab. Dengan ulang tahun SABDA yang ke-22 ini, kami sangat bersyukur untuk pelayanan SABDA dan kami terus berdoa, kiranya Tuhan terus menolong supaya pelayanan-pelayanan ke depan sungguh memuliakan nama Tuhan, memberkati banyak orang, dan terus menjangkau banyak jiwa. Terima kasih, selamat ulang tahun!

Haryo (Perkantas):
Kesan saya mengikuti acara TED hari ini ternyata cukup menarik .... Ada pengajaran-pengajaran yang baik serta pengalaman-pengalaman hidup yang baik bagi saya. Merasa terberkati sekali dengan tujuh pembicara malam hari ini, terutama dengan Pak Paul dan Ibu Lois yang men-sharing-kan pengalaman hidupnya bagi kami. Saya pikir acara ini cukup menarik dan layak untuk diadakan lagi. Dan, nanti ketika ada acara lagi, saya akan tetap mengusahakan untuk datang. Semoga saya bisa mengajak orang-orang lain untuk bisa datang dan menikmati berkat bersama-sama.

Agustinus (LPMI):
Kesan yang saya dapatkan melalui acara ulang tahun SABDA yang ke-22 dengan program +TED @SABDA ini, saya banyak mendapat materi yang memberkati saya. Dan, saya yakin materi-materi tersebut juga menjadi berkat bagi para peserta. Secara khusus, saya bersyukur karena dalam acara ulang tahun ini saya diberi kesempatan untuk menyampaikan materi "Days with Jesus". Pesan saya untuk Yayasan SABDA, biarlah terus mengembangkan pelayanannya melalui sarana digital ini, terutama program yang baru dan produk yang baru, yaitu AYT, supaya nanti bisa segera terwujud dan bisa diakses oleh hamba-hamba Tuhan dan juga para jemaat sehingga mereka bisa mengerti apa itu firman Tuhan. Dalam kesempatan ini, saya ucapkan selamat ulang tahun untuk SABDA yang ke-22.

Pendeta Wahyu Wahono (Yayasan Berita Hidup):
Saya sangat terkesan dengan apa yang diselenggarakan pada malam hari ini, yaitu HUT yang ke-22 dari YLSA. Bagi kami, pelayanan Yayasan SABDA sangat dibutuhkan dalam gerak langkahnya untuk memenuhi kebutuhan gereja masa ini. Kami berharap Yayasan SABDA akan terus maju, bergerak dalam langkah-langkah yang lebih mantap lagi untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kristen pada era teknologi ini. Doa kami kiranya Tuhan akan terus memberkati Yayasan SABDA.

Wiwik Indrawati (STTBI Semarang):
Kesan dan pesan saya ketika mengikuti acara ulang tahun SABDA ini, saya sungguh senang sekali karena saya tidak menyangka begitu banyak hal yang bisa saya dapatkan. Saya mendapatkan banyak ilmu dari banyak tanya jawab dan mentor-mentor yang membimbing. Hal ini menambah pengetahuan saya. Harapan saya, kiranya pada ulang tahun SABDA yang ke-22, SABDA bisa semakin maju dan menjadi berkat bagi orang banyak. Tuhan Yesus memberkati.

Pada tanggal 20 Juli -- 5 Agustus 2016, Tim Pendidikan Kristen membuka diskusi online melalui Facebook Grup e-BinaAnak dengan tema: "Mewujudkan Gereja yang Ramah Anak". Berikut ini adalah kesan dari beberapa peserta setelah selesai mengikuti diskusi tersebut.

image: Imanuel Joy

Imanuel Joy:
Ini diskusi yang menarik, dari diskusi ini kita bisa banyak belajar lebih jauh tentang menjadi pelayan anak SM. Diskusi ini juga sebagai pengalaman yang berharga, bisa berbagi dan bertemu dengan kakak-kakak dari berbagai tempat, walau hanya dalam jaringan. Semoga kita bisa terus terhubung, berteman, dan saling melengkapi dalam pelayanan. Shalom semua. Tuhan memberkati.

image: Feibhe Matahang Tiwa

Feibhe Matahang Tiwa:
Diskusi ini memberi masukan yang baik serta kembali diperlengkapi. Masukan: Kalau bisa, diterbitkan buku agar memberi dampak yang baik, tapi juga acuan yang baik dalam melayani sekaligus praktik/pertemuan/seminar selaku pelayan Anak. Semakin banyak lagi dan diperluas bahan diskusinya untuk memberi pandangan yang baik bagi pelayanan anak. Terima kasih. TYM. Amien.

image: Anna Yunita Sitompul

Anna Yunita Sitompul:
Diskusi yang menarik, tema yang baik untuk GSM, dan peserta diskusinya aktif. Maju terus melayani dalam Tuhan, TYM.

image: Novian Orieni

Novian Orieni:
Diskusi yang diadakan 'fun' juga berkualitas. Terlebih lagi, dapat saling berbagi pendapat dengan teman-teman yang juga memiliki hati untuk anak ^_^. Diharapkan tidak berhenti di sini saja, melainkan dapat diaplikasikan di gereja agar menjadi gereja yang ramah anak.

Berikut ini adalah sharing Pak Rally, salah satu peserta pelatihan Digital Ministry @SABDA, ketika bertemu dengan salah satu pengguna dan penggemar SABDA.

image: Apps SABDA

Hari ini, saya ketemu dengan seorang mentor di kantor. Beliau berusia lebih dari 60 tahun. Sebagai seorang pensiunan, beliau cukup banyak kegiatan, baik di kantor, gereja (sebagai prodiakon di gereja Katholik), dan sebagai komisaris sebuah yayasan Kristen. Dia juga senang mendengarkan khotbah Pak Tong, khususnya yang Mandarin. Tadinya, saya mau share tentang pelayanan [SABDA, Red.]. Eh baru separuh cerita, dia keluarin tab, dan dia tunjukkan aplikasi standar untuk studi Alkitab dari SABDA. Dia mengatakan bahwa ia sangat terberkati, khususnya dengan Alkitab PEDIA dan Kamus Alkitab. Malah dia mengajarkannya ke saya. Bersyukur untuk pelayanan SABDA bisa reach out sampai ke 'kakek-kakek' (and many generations) untuk boleh belajar firman.

img: Situs Doa

Situs Doa berisi berbagai bahan Kristen seputar doa, seperti artikel, renungan, kesaksian, dan tokoh-tokoh doa. Selain menyediakan bahan, situs ini juga mengajak pengunjungnya untuk berpartisipasi aktif, baik dengan mengirimkan blog yang berisi kesaksian atau pengalaman dalam berdoa atau dengan berdoa bersama saudara-saudara seiman lainnya setiap hari dengan memanfaatkan fasilitas kalender doa. Banyak pengunjung situs Doa yang terberkati dengan kehadiran situs ini. Berikut ini, respons dari beberapa pengunjung situs. Kiranya menjadi berkat dan segeralah mengunjungi situs Doa untuk terlibat dalam pelayanan Doa di era digital ini.

Josep Johanes Ardamis: Puji dan syukur kepada-Mu, ya BAPA di surga. Saya sangat senang dan bangga dengan adanya situs ini. Kami dapat berbagi satu sama lain, bisa memahami serta mendalami, dan mengetahui bagaimana cara hidup di dalam Tuhan, bersama-sama sebagai orang Kristen.

Eddy Lisapaly: Terima kasih BAPA, sebab aku sudah menemukan situs e-Doa untuk info tentang apa yang harus kami doakan. Diberkatilah situs e-Doa ini. Amin.

Mino Kartosentono: Terima kasih untuk situs doanya, sangat lengkap dan pastinya akan memberkati banyak orang percaya.

Zhucheepto: Situs yang sangat bermanfaat bagi umat Tuhan dalam menghadapi tantangan akhir zaman yang makin berat. Mari kita saling menguatkan dan berbagi.

Stephanie Amelia: I am very thankful for GOD opens a lot of things when I read the article Prayer is a struggle of faith. GOD really terrible job in our lives. Prayer has an immense power, I've experienced it too much and even abundant .... Honor and Glory to HIM.

Respons Pembaca Alkitab Yang Terbuka (AYT)

Berikut ini adalah respons dari pembaca AYT yang kami terima melalui berbagai sumber. Sahabat dan Pendukung YLSA juga bisa mengakses teks AYT dalam Situs Alkitab Mobi, Situs Alkitab SABDA, dan Aplikasi Alkitab Yang Terbuka.

image: Endah

Natalia Endah: Beberapa kali memakai Alkitab Yang Terbuka sungguh menolong untuk memudahkan pemahaman. Pagi ini, saya membahas Mazmur 73 .... Versi AYT lebih mudah dimengerti.

image: Dheka

Arsita Dheka Prakoso: AYT memiliki visi untuk mendorong setiap orang semakin mencintai Alkitab dengan membacanya, menyelidikinya serta membagikan kebenaran yang sudah diperoleh dari firman Tuhan.

image: Doni

Doni Kukuh: Lebih mudah dimengerti maknanya ....

Kesaksian dari Ibu Tutik (Mentor di PPA Berea -- GKI Sorogenen)

image: Ibu Tutik PPA Sorogenen Saya senang sekali dengan perkembangan SABDA. Terpujilah Tuhan! Apakah pernah terlintas di pikiran pendiri SABDA pada awal pelayanan SABDA bahwa pelayanan ini akan menjadi sarana rohani sesuai zaman yang berkembang dan sangat-sangat membantu banyak orang di banyak tempat? Tuhan telah memakai semua staf SABDA untuk ide-Nya dijalankan di dunia ini dan Anda semua telah merespons dengan luar biasa. Saya bangga mendapat kesempatan kenal SABDA dari awal pelayanannya. Sekarang, banyak orang di banyak tempat tahu pelayanan SABDA dan sangat-sangat terberkati. Terpujilah Tuhan dan kiranya SABDA makin dipakai Tuhan.

Redaksi: Terima kasih banyak atas doa Ibu Tutik. Terpujilah Tuhan yang telah memberikan visi-Nya kepada SABDA. Semua yang kami kerjakan di sini adalah dari Tuhan dan harus dikembalikan bagi kemuliaan nama Tuhan. Biarlah Ibu Tutik juga dipakai Tuhan untuk menyebarkan Kabar Baik di era digital ini. Salam IT4God!

Suara Sahabat YLSA: Kesaksian Dari Pengunjung Situs PEPAK
image: Situs PEPAK
Situs Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen (PEPAK) menyediakan bahan-bahan untuk memperlengkapi para pelayan anak di Indonesia. Banyak pengunjung situs ini yang sudah mendapatkan berkat melalui bahan-bahan yang disediakan. Berikut ini beberapa kesaksian dari mereka yang telah mendapatkan berkat Tuhan dengan mengunjungi situs PEPAK.

Parlin Purba: Shalom PEPAK, terima kasih. Semoga pengurus dan semua staf yang bekerja di PEPAK ini semakin diberkati Tuhan. Saya sangat diberkati dengan pengetahuan tentang bagaimana harus mengajar anak lebih baik lagi. Saya makin punya banyak referensi untuk mendapatkan bahan dalam mengajar anak di gereja tempat pelayananku. Sekali lagi, terima kasih, PEPAK.

Lisdha: Saya baru saja mulai ikut mengajar di sekolah minggu GKI Bajem Berastagi Sumut. Saya bersyukur "dipertemukan" dengan situs ini. Sangat bermanfaat di tengah keterbatasan pelayanan sekolah minggu, baik dalam hal bahan ajar maupun kualitas sumber daya manusia. Tuhan memberkati pelayanan ini. Amin.

Wendi Gunawan: Saya sangat bersyukur dapat mengunjungi situs ini karena banyak informasi yang bisa saya dapatkan tentang anak. Saya sangat terbeban agar anak-anak juga bisa mendapatkan kabar keselamatan dari Yesus Tuhan kita. Saya berharap bisa menjalin kerja sama dalam pelayanan anak, terlebih terhadap anak yang notabene berasal dari keluarga Kristen, tetapi belum memahami kabar keselamatan dan hidup kekal dalam Yesus Kristus. GBU

Herretno Kusumaningtyas: Saya sangat bersyukur dengan adanya situs PEPAK. Melalui situs ini, saya sangat terbantu dalam melaksanakan tugas saya sebagai guru. Terima kasih, semoga Tuhan memberkati pelayanan PEPAK.

Grace Fenly Waas: Shalom, saya adalah pengasuh SM Jemaat GKI Syaloom. Saya mengucap syukur dengan adanya PEPAK karena wawasan saya tentang SM bertambah. Semoga dari hari ke hari, PEPAK dapat memberikan banyak berkat kepada setiap orang yang melayani Tuhan Yesus melalui anak-anak. Amin!

Kesaksian Peserta Facebook Grup Konseling

Puji Tuhan! Pada tanggal 15 -- 26 Februari 2016, tim Penjangkauan YLSA telah melangsungkan diskusi di Grup e-Konsel yang membahas artikel berjudul "Kemerdekaan Kasih". Berikut ini adalah kesaksian dari beberapa peserta. Kiranya menjadi berkat.

image: Eveline Tay

Eveline Tay: Saya sungguh senang dan sangat bersyukur mempunyai kesempatan untuk ikut grup ini sehingga saya bisa ada kesempatan untuk lebih memahami firman Tuhan yang diajarkan tentang "KASIH". Saya juga mempunyai kesempatan berbagi. Harapan saya, firman Tuhan dan teladan dari Tuhan boleh menjadi suatu dorongan bagi saya untuk tetap maju melayani lebih baik lagi. Tuhan Yesus memberkati.

image: Young Joseph

Young Joseph Xie: Bagi saya, pengalaman kali ini ikut diskusi di e-konsel adalah semakin nyata perbedaan antara arti kemerdekaan kasih dan kasih yang legalistik. Harapannya, kasih kita semakin bertumbuh menjadi lebih sesuai dengan kehendak-Nya.

image: Henny Lodia Foes

Henny Lodia Foes: Kesan yang saya dapatkan adalah saya diingatkan lagi untuk lebih mengasihi. Sebab, hari-hari yang kita lewati bukan semakin baik, tetapi semakin sulit. Saya diingatkan untuk tetap belajar mengasihi walau dalam keadaan yang sukar dan sulit, tidak menjadi orang yang mengasihi diri sendiri. Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih karena telah mengizinkan saya mengikuti grup ini sehingga saya dapat belajar bagaimana bisa menerapkan kasih. GBU

image: Poedjo Sutrisno

Poedjo Soetrisno: Kesan saya terhadap diskusi e-Konsel tentang "Kemerdekaan Kasih": materi ini merupakan materi yang sangat baik bagi kita orang percaya untuk berubah setelah Kristus memerdekakan kita dan menebus dosa kita. Dengan begitu, oleh pertolongan Roh Kudus kita diubah menjadi manusia baru yang berangsur-angsur menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.

image: Djan Sian

Djan Sian: Saya senang bisa ikut dalam diskusi ini karena banyak mendapat berkat dari pendapat teman-teman, banyak belajar dari kesaksian teman-teman yang menyadarkan dan memicu saya untuk bisa mempraktikkan kasih itu dalam banyak hal.

Traktat TYM di Tangan Anak-Anak Papua

Saya, Ev. Nicodemus Kaborang, S.Mis., melayani anak-anak, remaja, dan pemuda di Papua. Awalnya, saya mengirim pesan ke YLSA melalui Facebook untuk meminta bahan traktat untuk misi. Ternyata, YLSA memiliki dua jenis traktat,"Hatiku Rumah Kristus" dan "Tuhan Yesus Menyelamatkanmu". Setelah percakapan demi percakapan terjadi, akhirnya saya memilih dan diperbolehkan untuk mendapatkan traktat "Tuhan Yesus Menyelamatkanmu" sejumlah yang kami butuhkan. Puji Tuhan.

Saya dan rekan-rekan sepelayanan membagikan traktat ini ke anak-anak sekolah, remaja, dan pemuda supaya mereka mengerti kebenaran firman Tuhan. Inilah kerinduan saya. Selain itu, saya juga dapat memakainya sebagai referensi dalam berkhotbah dan pelayanan misi. Saya melayani sebagai Majelis perwakilan Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia Batu di Papua, yang merupakan buah pelayanan Bapak Petrus Oktavianus. Kantor pusat pelayanan ini di Batu Malang, dan di Papua merupakan kantor perwakilan dari kantor pusat.

image: TYM untuk Anak-Anak di Papua

Saya memiliki kerinduan dan doa untuk anak-anak Indonesia. Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, terkhusus gereja, dan lingkungan keluarga. Kami sangat merindukan anak-anak bisa memengaruhi keluarga dan gereja. Oh ya, tanggal 31 Januari 2016, saya sudah menerima kiriman traktat TYM dari YLSA. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus dan berdoa bagi pelayanan YLSA supaya senantiasa diberkati Tuhan. Beberapa hal yang saya lakukan dengan traktat TYM yang saya terima dari YLSA:

  1. Membagikan traktat kepada anak-anak dan mereka kelihatan sangat senang sekali menerimanya.
  2. Memberikan anjuran supaya traktatnya dipakai dengan baik.
  3. Memberikan penjelasan supaya traktat dibaca ketika sampai di rumah saja supaya bisa fokus.

Anak-anak yang tidak bisa membaca juga saya beri traktat. Sebelum saya membagikannya kepada anak-anak itu, saya menjelaskan isi traktat tersebut. Saya juga berpesan supaya ketika sampai di rumah, traktat tersebut diberikan kepada ayah atau ibu supaya mereka membacakan untuk anak mereka.

Sekarang ini, pelayanan anak di Papua hanya berupa kegiatan ibadah bersama di tempat-tempat yang berbeda. Pelayanan ini kami lakukan seminggu empat kali. Dengan adanya traktat TYM, anak-anak juga bisa mengerti dan bisa memahami mengenai keselamatan, sebab banyak anak-anak masih ragu akan keselamatan mereka. Sebenarnya, yang menjadi fokus utama pelayanan di Papua adalah anak-anak, remaja, dan pemuda karena di Papua tingkat kejahatan begitu tinggi dan tingkat pelaku free sex dan narkoba juga tinggi. Itulah yang menjadi pergumulan kami bersama. Dukung dalam doa untuk pelayanan kami di Papua supaya saya bisa melakukan follow up terhadap anak-anak yang sudah menerima traktat. Saya berharap ada kesaksian iman di tengah-tengah mereka. Saya juga berdoa agar pelayanan YLSA terus maju di dalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.

Suara Sahabat YLSA: Respons untuk Pelayanan PESTA

PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam) adalah salah satu divisi dalam Yayasan Lembaga SABDA yang memungkinkan orang awam (non-Teologi) untuk belajar Alkitab tanpa dibatasi waktu dan tempat. Silakan dapatkan informasi lebih lengkap mengenai pelayanan PESTA dalam situs PESTA.org. Berikut ini adalah respons dari alumni PESTA yang masuk melalui Whatsapp dan Telegram Admin PESTA.

image: Netty Siagian

- Netty Siagian: Puji Tuhan! Saya mengikuti kelas PESTA dan banyak berkat yang saya terima. Saya jadi sering membaca firman Tuhan, jadi banyak teman yang menjadi saudara seiman, saling mendoakan kala suka dan duka. Kebetulan, hari ini saya berulang tahun, banyak doa diberikan untuk saya. Terima kasih PESTA, terima kasih Ibu Yulia Oeniyati, semua pengurus dan pelayan PESTA, tim moderator yang selalu memotivasi untuk kami tetap aktif dan bersemangat belajar firman Tuhan, yang selalu kreatif dengan hal-hal dan cara-cara baru belajar firman Tuhan. Terima kasih semua alumni PESTA. God bless PESTA dan God bless us all. Amin.

image: Fransisca

- Fransisca Paquita Sukadana: PESTA merupakan jawaban dari Tuhan ketika saya sangat ingin mengenal Allah melalui firman-Nya. Cara belajar di PESTA dan pengaturan jadwalnya sangat pas dengan kesibukan saya padat. Meskipun materinya tidak berat, tetapi dalam kelas diskusi, saya diperkaya oleh pendapat beberapa teman yang mempunyai perenungan mendalam dan pengalaman membaca yang luas, juga diperkaya oleh artikel-artikel dari moderator maupun teman-teman diskusi. Sekarang, setiap membaca firman Tuhan semakin terasa betapa dalam maknanya. Puji Tuhan!

image: Maria Marpaung

- Maria Marpaung: PESTA melengkapi ketika saya butuh lebih banyak keterangan tentang Kabar Baik yang belum bisa saya dapatkan. Saya sungguh terberkati mengikuti PESTA dengan tim moddie dan teman-teman yang banyak mendukung saya.

image: Sherly

- Sherly: PESTA membuat saya lebih mengenal Alkitab dan lebih rajin membacanya. Bisa ada diskusi dan lebih banyak berpikir mengenai materi-materi diskusi yang diberikan, membuat kita lebih termotivasi untuk belajar firman Tuhan lagi.

Respons Sahabat-Sahabat YLSA Mengenai Roadshow SABDA

- Roadshow di PT Intan Pariwara, Klaten

Martin Setia: Terima kasih kepada Ibu Yulia yang telah berkenan mengirim tim SABDA untuk melayani kami pada acara Pembinaan Rohani Kristiani Karyawan/wati PT Intan Pariwara dan PT Apsara Tiyasa Sambada Klaten, Rabu 20 Mei 2015. Berbagai produk SABDA dalam paket yang kami terima secara cuma-cuma sudah langsung dirasakan manfaatnya sejak kami melihat lampiran Daftar Isinya. Sangat lengkap, sangat bermanfaat, sangat menjadi berkat! Doa kami, Tuhan semakin melimpahkan berkat kepada Yayasan Lembaga SABDA, pelayanannya, dan segenap tim pelayannya. Terima kasih ... Tuhan Yesus memberkati!

- Pelatihan Software SABDA di GKJ Wonosari

Lewi Eko Sugiharto: Yayasan Misi di Indonesia yang komplet pelayanannya dan didukung oleh tenaga-tenaga muda yang kreatif, disiplin, dan berdedikasi tinggi kepada Tuhan dan instansi. Bravo YLSA!

- Pelayanan dengan Youth Mission Conference di Lampung

Paulina Lomo Dana: Puji Tuhan! Tetap semangat Ibu Yulia dalam melayani Tuhan dengan segala potensi yang Tuhan anugerahkan. Kami bergabung dengan doa. Maju terus pantang mundur memperlengkapi pelayan-pelayan Tuhan untuk lebih mantap lagi dalam pengembangan pelayanan hamba-hamba Tuhan ke depan bagi kemuliaan nama-Nya. Tuhan Yesus memberkati.

- Roadshow SABDA untuk Hamba Tuhan di Pinggiran Kota Solo

Wira Budiman Wangsaatmaja: Maju terus SABDA, God bless you!

Andreas Christanday: Tuhan memberkati hamba-Nya yang setia dalam hal yang kecil, menjadi besar (Matius 25:23). Salut untuk pelayanan SABDA, firman-Nya tidak kembali dengan sia-sia (Yesaya 55:11).

Suara Sahabat YLSA: Kesaksian Peserta Pelatihan Software SABDA

Berikut ini adalah surat dari Bapak Ferdinand Hans Lodju, salah satu peserta pelatihan penggunaan Software SABDA di Bala Keselamatan, Jakarta, pada bulan Juni 2015. Kiranya menjadi berkat.

 

Kesaksian Pak Ferdinand

Saya ingin membagikan kesaksian saya dalam menggunakan Program SABDA. Dengan Software SABDA, saya dimudahkan dalam menggali dan meneliti firman Tuhan karena software ini dilengkapi beberapa tafsiran dan bahasa asli. Hal ini sangat membantu saya dalam menyusun sebuah khotbah dan tentunya juga telah memberikan sebuah pengetahuan yang baru bagi saya dalam mempelajari Alkitab.

Hal lain yang saya dapatkan dari Software SABDA adalah software ini sangat menolong saya dalam membaca Injil Yohanes yang sedang saya baca secara teratur. Saya mencoba membaca Injil Yohanes dengan memakai Alkitab Audio. Hal ini sangat membantu saya ketika mengikuti pembacaan dari Injil Yohanes dan melatih saya untuk meresapi makna dari Injil Yohanes tersebut. Satu hal yang mungkin perlu saya bagikan dan sangat penting, yaitu ketika saya membaca kitab Yohanes melalui Alkitab Audio tersebut, hubungan pribadi saya bersama Kristus lebih disempurnakan dan saya semakin bergairah untuk terus menjalin hubungan yang lebih dekat lagi kepada Tuhan. Kehidupan doa dan saat teduh pribadi saya berbeda dengan hari-hari kemarin, dan saya menjadi semakin lapar dan haus akan kebenaran firman Tuhan. Thanks for SABDA!!! Tuhan Yesus memberkati.

Sumber: Kesaksian Bapak Ferdinand H.L.

Comments