Mengenal YLSA

MAGICS

Setelah membahas mengenai laporan highlight YLSA pada semester I/2018, yaitu A.I.M., kali ini, kita akan melihat arah pelayanan YLSA semester II 2018 ini. Setiap tim memang memiliki cirinya masing-masing, tetapi YLSA secara keseluruhan memiliki highlight pelayanan semester II 2018 ini. Secara singkat, highlight pelayanan YLSA disingkat menjadi "M.A.G.I.C.S.". Pertama, "M.A.G.I.C.S." menunjukkan keajaiban Tuhan yang telah memberikan visi-Nya untuk kami jalankan. Kedua, jika kami bersedia taat mengerjakan visi-Nya, keajaiban akan terjadi karena Tuhan akan campur tangan di dalamnya. Yang ketiga, M.A.G.I.C.S. merupakan akronim dari arah pelayanan YLSA semester II 2018 ini. Berikut ini penjelasannya.

M: Media First: Visual Bible

MEDIA

Perkembangan teknologi melahirkan generasi digital yang memiliki kebutuhan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Generasi digital berpikir dan belajar lebih banyak dengan cara visual. Oleh karena itu, pada semester II ini, dalam mengerjakan proyek-proyeknya, khususnya proyek seputar Alkitab dan turunannya, SABDA akan memberi perhatian pada multimedia. Beberapa proyek baru yang sedang dan akan dikerjakan, antara lain aplikasi AlkiMEDIA, Bahan/Bahasa Katalog (BAKAT), komik-komik Alkitab, video-video Alkitab, audio Alkitab, dan SD Card yang berisi berbagai bahan media Alkitab untuk dapat dipakai di berbagai tempat secara daring.

A: Alkitab Yang Terbuka (AYT)

AYT

Sebagaimana telah menjadi fokus sejak awal 2018 yang lalu, proyek AYT akan terus dikerjakan secara intensif. Setelah menyelesaikan editing teks AYT pada semester I, YLSA akan melanjutkan dengan membangun ekosistem AYT pada semester II ini, seperti catatan kaki, ringkasan pasal, proyek-proyek turunan dari AYT (derivative), komunitas terbuka, kampanye, dan sebagainya. Kami juga akan menyiapkan struktur Alkitab baru untuk data-data AYT yang akan dipasang di situs AYT.co. Proyek Bible Engine adalah hal utama yang saat ini sedang dikerjakan oleh mitra kami, "Pro-Int", Jakarta, untuk memungkinkan semua rencana ini dapat diwujudkan.

G: Graph Bible: Knowledge Bible Graph

AI

Proyek Graph Bible adalah proyek pembuatan struktur data yang khusus mengatur ayat dan relasi antarayat (sistem topikal). Proyek ini akan menghasilkan knowledge Bible graphs yang merupakan pusat informasi dari hasil pencarian dan semua yang terkait dengan hasil pencarian. Semua informasi mengenai Alkitab, seperti pemetaannya, silsilah, konsep, keselamatan, pemuridan, dsb., dapat disajikan dalam satu halaman dan dimungkinkan dengan knowledge Bible graph. Proyek ini didesain untuk AYT yang adalah Alkitab abad ke-21. Konsepnya adalah Pustaka Terbuka dan semua informasi seputar Alkitab dapat diperoleh dalam berbagai cara/jalur/media dengan proyek Graph Bible ini.

I: Interlinear Builder

AI

Proyek Interlinear Builder (ITL Builder) adalah proyek untuk membuat data korelasi dari bahasa satu ke bahasa lainnya dengan proses yang terstruktur sehingga memudahkan pengembang untuk mendapatkan hasil dengan cara yang mudah. Ke depannya, ITL Builder bisa dipakai oleh bahasa apa pun, konsepnya seperti aplikasi Scripture App Builder (SAB). Interlinear ini adalah langkah pertama dan kunci untuk studi Alkitab yang terintegrasi. Proyek ini diharapkan menolong banyak orang percaya untuk belajar Alkitab dengan mendalam dan akurat dengan melihat Alkitab dalam bahasa apa pun berdampingan dengan bahasa asli Alkitab. Selain itu, ITL Builder ini akan menolong proses quality control untuk proyek-proyek penerjemahan Alkitab sehingga menghasilkan terjemahan yang dapat dipertanggungjawabkan.

C: Conversational Interface (CI)

AI

CI adalah salah satu bentuk antarmuka/interaksi manusia dengan komputer dalam bentuk percakapan/dialog. Proyek CI di SABDA memiliki arti bagaimana pengguna dapat berinteraksi dengan data secara mendalam. Ini adalah generasi interface yang akan datang, tidak hanya suara, tetapi juga gerakan. Proyek ini dikembangkan berdasarkan Artificial Intelligence dan sedang dikembangkan secara lebih luas. Sebagai purwarupa, YLSA telah membuat proyek Bible Man beberapa bulan sebelumnya.

S: Smart Bible, Smart Churches, Smart Christians

Alkitab Pintar

Tuhan sedang memanggil gereja untuk semakin relevan pada zaman ini. Salah satu caranya adalah dengan menjadi smart secara digital sesuai dengan kebutuhan zaman ini. Untuk itu, SABDA terus bergerak untuk menolong gereja dan jemaat menggunakan teknologi dengan tepat untuk memajukan pelayanan yang menjangkau generasi yang terhilang, yaitu generasi milenial. Proyek-proyek khusus di atas adalah dalam rangka membangun infrastruktur untuk smart Bible agar gereja dapat menjadi smart churches yang menggunakan teknologi bagi kepentingan pekerjaan Tuhan dalam skala luas. Untuk itu, jemaat Tuhan harus lebih dahulu dapat menjadi smart christians yang berakar dan hidup dalam firman Tuhan agar menghasilkan buah-buah bagi kemuliaan nama Tuhan.

M.A.G.I.C.S. adalah persiapan dan fondasi arah pelayanan YLSA ke tahun depan. Dalam iman, kami akan maju bersama Tuhan agar berdampak secara ajaib bagi kemajuan pelayanan Kerajaan Allah pada abad digital ini. Kiranya Tuhan menolong!

Highlight Pelayanan YLSA Semester I / 2018: "AIM"

AIM

Pada raker YLSA Juli 2018 yang lalu, kami membicarakan tentang proyek Alkitab yang selama ini sudah dikerjakan oleh YLSA. Secara singkat, kami menyebutnya "AIM". Kata Aim dalam bahasa Inggris didefinisikan sebagai tujuan atau sasaran. Namun, "AIM" yang dimaksud di sini adalah singkatan untuk menjelaskan tentang pencapaian yang telah dilakukan YLSA sejak bertahun-tahun yang lalu, khususnya beberapa tahun terakhir. Singkatan apakah AIM itu?

A: Alkitab Yang Terbuka (AYT)

AYT

Secara tidak langsung, sejak 2009, YLSA sudah diarahkan Tuhan untuk terjun ke dalam pelayanan penerjemahan Alkitab. Alkitab yang dikerjakan oleh YLSA adalah "Alkitab Yang Terbuka" (AYT). Namun, bukan hanya teks AYT yang dikerjakan, tetapi perlahan dan pasti, YLSA juga mengerjakan seluruh ekosistemnya karena tujuan utama YLSA bukan hanya menyelesaikan teks Alkitab, tetapi juga bagaimana teks ini dapat digunakan secara luas untuk studi Alkitab yang mendalam. Selama semester I dan awal semester II 2018, YLSA telah menyelesaikan proses penyuntingan teks AYT Perjanjian Lama. Usaha selanjutnya adalah mengerjakan derivatif proyek AYT, seperti diaglot, AYT bergambar, AYT Studi Alkitab, interlinear, leksikon, dll..

I: Integrated Bible Study System/Platforms

Integrasi

Selain dikenal sebagai yayasan penyedia Alkitab digital dalam berbagai versi, bahasa, dan bahasa suku, YLSA juga merupakan penyedia sumber-sumber bahan biblika yang mendukung pembelajaran Alkitab yang terintegrasi. Sumber-sumber bahan biblika yang dimaksud, seperti kamus Alkitab, tafsiran, peta, pengantar kitab-kitab, dll., diintegrasikan ke dalam sistem dan kepada alat-alat yang sangat berguna untuk penggalian Alkitab yang bertanggung jawab. Selain itu, YLSA tidak hanya menyediakan Alkitab dan sumber-sumber bahan biblika dalam situs (daring), tetapi juga dalam platform lain, seperti software Alkitab (luring), aplikasi-aplikasi Android, dst.. Salah satu alat biblika istimewa yang dikerjakan oleh YLSA (dan terbaik di dunia saat ini) adalah interlinearisasi (ITL) Alkitab. Interlinear yang ada saat ini telah tersedia dalam lima Alkitab, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

M: Media First

AlkiMEDIA

Dengan berkembangnya teknologi informasi, khususnya dalam dunia yang serba multimedia, YLSA juga melihat kebutuhan besar pembelajaran Alkitab bagi generasi digital abad ke-21 dengan menggunakan sumber-sumber biblika yang bersifat visual. Karena itu, YLSA mulai memikirkan strategi Media First sebagai cara untuk mengembangkan sistem belajar Alkitab yang terintegrasi dengan bahan-bahan media Alkitab. Untuk memungkinkan hal ini, YLSA tidak dapat bekerja sendiri karena sudah ada organisasi lain yang berkecimpung dalam dunia multimedia. Kerja sama dan kemitraan terus digalang selama beberapa tahun terakhir, di antaranya: Alkitab Proyek Indonesia (The Bible Project), komik Alkitab (Kingstones), Alkitab bergambar PL dan PB, Alkitab audio (FCBH, GR, dll..), dan banyak lagi. Dengan gembira, YLSA sebentar lagi juga akan meluncurkan aplikasi AlkiMEDIA, sebuah alat studi yang sarat dengan muatan bahan-bahan media yang visual.

Sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, sampai semester I 2018 ini, kami telah melihat dengan lebih jelas:

- Teks AYT tahap ini akan segera selesai [A].
- Sistem studi Alkitab yang terintegrasi sangat menolong pembelajaran Alkitab yang bertanggung jawab [I].
- Untuk memperkaya cara pembelajaran Alkitab abad ke-21, bahan-bahan media Alkitab yang visual sudah dan akan terus ditambahkan [M].

Arah pelayanan YLSA selanjutnya setelah AIM adalah "MAGICS". Penjelasan lebih lengkap mengenai "MAGICS" akan kami paparkan dalam Berita YLSA edisi 143 / Juli -- Agustus 2018. Terima kasih.

Puji Tuhan! Pada 17 Mei 2018, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) diundang untuk menjadi narasumber untuk program TV GoodNews dengan topik "IT 4 GOD". Anugrah Ministries adalah penyelenggara program GoodNews yang bertujuan agar banyak orang mendapat berkat dari apa yang dikerjakan oleh YLSA. Berikut ini adalah cuplikan dari talkshow mengenai IT 4 GOD. Untuk tayangan lengkapnya, Sahabat dan Pendukung YLSA dapat menyaksikannya melalui channel YouTube Anugrah Ministries.

"IT 4 GOD"

PROLOG

komik

Alkitab merupakan bagian penting bagi pertumbuhan kekristenan. Sejak teknologi berkembang secara pesat, Alkitab elektronik telah banyak sekali mempermudah pertumbuhan kerohanian orang percaya, mulai dari software Alkitab sampai artikel-artikel pembelajaran Alkitab yang dapat kita terima secara cuma-cuma tanpa dibatasi ruang dan waktu. SABDA.org merupakan salah satu situs yang paling sering kita gunakan saat ini. Yulia Oeniyati dengan pendiri YLSA yang lain melihat bahwa di Indonesia belum ada software Alkitab dalam bahasa Indonesia. Masuknya internet di Indonesia pada 1997 merupakan kesempatan emas untuk melebarkan Kerajaan Tuhan lewat dunia digital. Tuhan membawa YLSA melihat visi ke depan bahwa teknologi akan sangat berkembang pada masa yang akan datang, meskipun pada saat itu banyak orang belum melihatnya. YLSA hadir untuk menyambut datangnya generasi digital dan digital native, yang kini merupakan penguasa dari sistem dunia. Penasaran dengan kisah lahirnya Yayasan Lembaga SABDA ini? Mari kita ikuti perbincangan selanjutnya ....

DIALOG

komik

Host (H): Apa yang melatarbelakangi pelayanan SABDA ini?
Yulia (Y): Sebenarnya, saya bukan satu-satunya pendiri; ada beberapa teman yang bersama-sama berdoa dengan kami dan berpikir tentang apa yang Tuhan ingin kami kerjakan bagi Indonesia. Pada 1993, saya dan suami pulang dari studi di Amerika, dan kami melihat bahwa di Indonesia tidak ada software Alkitab. Kami sudah mengalami banyak pelajaran dari software Alkitab dan sangat berguna, tetapi di Indonesia belum ada. Lalu, kami mulai bertanya ke sana ke mari, dan kami mencoba mencari tahu bagaimana bisa mendapatkan Alkitab-Alkitab digital yang akan dibutuhkan untuk software Alkitab nanti. Pada akhirnya, dalam Software SABDA ini, ada lebih dari delapan puluh versi Alkitab dan banyak sekali bahan biblika. Kami mengerjakan proyek besar ini dimulai dengan doa, dan kami percaya bahwa Tuhan yang memimpin kami.

H: Pada 1993 belum ada internet di Indonesia, atau belum terbuka untuk umum. Bagaimana Ibu bisa melihat ke depan pelayanan dengan teknologi ini?
Y: Teman-teman melihat bahwa teknologi akan menjadi satu alat yang sangat menolong manusia. Beberapa pendiri SABDA memang bergelut dalam bidang teknologi sehingga kami bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang, walau di Indonesia masih gelap, belum ada tanda apa-apa. Saat itu, banyak orang bahkan menertawakan kami karena [selama] tiga tahun pertama pelayanan kami, sebagian besar waktu itu kami gunakan untuk mengetik bahan-bahan. Saat ini, sudah ada 250 bahan biblika itu, hampir semuanya waktu itu belum ada file digitalnya. Kami mengetik semuanya setelah dapat izin dari para penerbit.

booth SABDA

H: Saat itu, apa yang ditertawakan oleh orang-orang mengenai pelayanan SABDA?
Y: Sebenarnya, saat itu mereka "tertawa" karena mereka tidak tahu bahwa teknologi akan menjadi pionir untuk kemajuan dunia. Ketika kami mengetik, banyak yang menanyakan untuk apa bahan-bahan itu harus diketik semua? Apa ada yang akan membacanya? Lewat apa orang akan membacanya? Terlalu sulit untuk menjelaskan, jadi kami jalan saja. Modal kami adalah TAAT melakukan apa yang Tuhan inginkan, jadi kami harus selesaikan. Sekarang, software SABDA sangat menjadi berkat bagi banyak orang. Selain kami bagikan dalam bentuk CD secara gratis, kami juga menyediakannya untuk diunduh oleh siapa saja yang ada di berbagai tempat di Indonesia, bahkan di luar negeri. Kami juga memberikan pelatihan bagi hamba-hamba Tuhan di berbagai tempat di Indonesia agar dapat menggunakan software tersebut untuk belajar firman Tuhan.

H: Berapa lama waktu yang diperlukan sampai orang-orang menyadari pentingnya pelayanan yang dikerjakan oleh SABDA?
Y: Ini yang ajaib! Tahun 1997, internet mulai dikenal oleh masyarakat umum. Ketika kami selesai mengerjakan seluruh bahan yang ada saat itu, Tuhan sudah menyiapkan alat untuk promosi, yaitu internet. Ketika internet masuk ke Indonesia, kami lebih siap lagi. Kami melihat ini [sebagai] kesempatan emas, bukan hanya untuk mempromosikan Software SABDA, tetapi juga untuk membuat produk-produk pelayanan baru bagi dunia internet. SABDA adalah salah satu pionir untuk pelayanan Kristen dalam dunia internet, seperti milis diskusi yang kami mulai, "Cyber GKI". Renungan ODB dalam bahasa Indonesia versi elektronik dahulu juga dikirimkan lewat SABDA. Jadi, banyak sekali pelayanan baru yang diciptakan dengan adanya internet. Kami menangkap kesempatan itu dengan sangat cepat. Tuhan pun memberkati, dan Tuhan memercayakan lebih banyak lagi pelayanan kepada SABDA sehingga Tuhan dimuliakan di dunia internet.

H: Apa visi misi dari SABDA?
Y: Visi dan misi kami adalah menjadi fasilitator, katalisator, dan infrastruktur bagi pelayanan digital di Indonesia.

H: Bagaimana SABDA mendapatkan dana untuk pelayanan ini? Karena, orang lebih mengenal pelayanan gereja maupun penginjilan yang konvensional.
Y: Kami terlalu sibuk memikirkan proyek pelayanan sehingga sering kami tidak memikirkan akan dapat dana dari mana. Apa yang Tuhan kasih, ya kami terima dan kerjakan. Kami tahu orang Indonesia dahulu masih belum terdidik untuk memberi. Beberapa orang tahu bahwa kami tidak punya dana ketika memulai pelayanan saat itu, dan kami memulai pelayanan dari satu ruang kamar di rumah saya yang kecil. Mereka tahu dan melihatnya sendiri. Bahkan, untuk kursi-kursi pun kami harus berdoa mati-matian. Ketika kami memulainya, ada satu dua orang mulai memberikan dana. Selain itu, di situs-situs YLSA, kami juga mencantumkan nomor rekening sehingga setiap orang yang tergerak tidak perlu bertanya kepada kami, dan mereka bisa memberikan persembahan kasih. Mulai dari situ, orang percaya yang menggunakan produk dan pelayanan SABDA mulai belajar memberi. Sampai hari ini, seluruh pendanaan berasal dari persembahan sukarela dari pengguna produk SABDA dan sahabat YLSA. Tuhan penuhkan dengan luar biasa. Puji Tuhan!

training SABDA

H: Pada 2018 ini, masih ada gereja yang beranggapan kalau tidak membawa Alkitab versi cetak ke gereja itu adalah dari iblis. Bagaimana menurut Ibu?
Y: Memang ada pendeta yang masih melarang jemaat untuk menggunakan Alkitab versi digital. Untuk itu, kami menyampaikan seminar, melakukan pendidikan tatap muka untuk bertemu dengan mereka, dan memperlihatkan bagaimana Tuhan memakai teknologi. Kami menjelaskan bahwa teknologi adalah dari Tuhan, dan itu harus dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan. Segala sesuatu yang baik berasal dari Tuhan. All truth is God's truth. Semua kebenaran ilmu pengetahuan adalah anugerah umum dari Tuhan, dan dipakai untuk semua umat manusia, baik orang percaya ataupun tidak percaya. Sayang sekali, teknologi banyak dipakai orang Kristen hanya untuk hiburan, komunikasi, atau membantu diri sendiri saja. Ketika kami terjun ke lapangan, banyak sekali yang memberikan respons, "Wah, saya tidak menyangka kalau teknologi bisa dipakai untuk pelayanan!"

H: Apa sukacita pelayanan SABDA selama hampir 25 tahun ini?
Y: Kami bersukacita ketika melihat tangan Tuhan bekerja melalui apa yang kami kerjakan. Ketika kami kesulitan dan mengalami serangan rohani, tangan Tuhan menopang dan menuntun kami. Teknologi itu maju cepat sekali dan kami tidak mungkin dapat mengejarnya kecuali tangan Tuhan yang menuntun kami. Dia yang tahu apa yang akan terjadi di depan, dan sepertinya Tuhan sudah menunggu kami di sana. Itu sukacita yang sangat luar biasa. Sukacita yang lain: kami senang melihat staf SABDA sendiri bertumbuh dari pelayanan kami, dan itu sangat nyata. Kami seperti keluarga dekat sehingga kami dapat saling membangun. Sukacita yang berikutnya adalah masyarakat Kristen mendapat berkat dari apa yang kami kerjakan. Kami sangat senang ketika kami mendengar kesaksian langsung dari mereka.

H: Apa petisi Anda untuk generasi-generasi muda Kristen saat ini?
Y: Jangan meninggalkan Tuhan! Alat-alat yang kami sediakan akan menolong mereka untuk mendapatkan siraman rohani dan bisa terkoneksi ke komunitas Kristen yang lebih besar. Saat ini, kami sedang menyiapkan sebuah proyek untuk generasi digital, yaitu proyek komik, yang cukup besar, yang menyediakan 72 seri komik dari Kingstone dengan level komik Marvel. Ini komik luar biasa yang dikerjakan dengan kemampuan yang tinggi. Proyek ini sedang dikerjakan dan diharapkan selesai secepatnya untuk dapat diakses dengan berbagai platform agar bisa dinikmati oleh kaum muda. Kami juga sedang menyiapkan proyek aplikasi Google Assistant yang dapat menolong kita untuk meminta ayat, renungan, khotbah, dan lain sebagainya. Tentu saja, ini akan sangat menyenangkan. Tunggu tanggal mainnya.

komik

H: Apa dorongan dari Ibu, khususnya kepada gereja di Indonesia agar mau membuka diri dan mau melihat teknologi dengan cara pandang yang lebih tepat?
Y: Jangan takut dengan teknologi! Teknologi itu diberikan oleh Tuhan untuk memudahkan hidup manusia dan lebih dari itu, untuk dipersembahkan bagi Tuhan. Teknologi sangat membantu ketika hati kita ada di tempat yang benar. Generasi muda akan lari dari gereja kalau gereja tidak merangkul teknologi. Ada kesempatan yang luar biasa untuk membangun gereja dengan cara pandang yang baru pada era digital ini. Pak Jokowi mencanangkan smart city dan smart nation. Karena itu, kita juga harus mempersiapkan diri untuk menjadi smart christian dan smart church. SABDA saat ini sedang mempersiapkan Smart Bible (Alkitab Pintar) yang tidak hanya menampilkan teks, tetapi juga video, gambar, infografis, dan produk visual lain sehingga generasi digital dapat engage dengan Alkitab. Saat ini, banyak jemaat yang tidak tersentuh dengan Alkitab. Mereka lebih suka mendengarkan khotbah dan seminar, tetapi untuk belajar dari Alkitab sendiri, mereka tidak fasih. Karena itu, kami mencanangkan program #Ayo_PA! untuk baca dan belajar Alkitab dengan cara baru dan menyenangkan menggunakan HP sehingga mereka bisa belajar setiap hari. Dengan begitu, hidup jemaat dapat diubahkan oleh firman Tuhan, dan itu akan lebih bertahan lama.

Dapatkan tayangan selengkapnya di channel YouTube Anugrah Ministries [https://www.youtube.com/watch?v=-g3FrbAnLr0]

Doa Semalam Ceria di YLSA

Semalam Ceria

Pada Jumat, 27 April 2018, seluruh staf YLSA melaksanakan program yang sudah direncanakan oleh Tim Pembinaan yang bekerja sama dengan HRD, yaitu Doa Semalam Ceria. Pada prinsipnya, melalui kegiatan ini, kami mengkhususkan diri dan memberikan waktu tidur kami untuk berdoa kepada Tuhan. Kesadaran bahwa kami tidak dapat melakukan semua tugas pelayanan ini dengan kekuatan kami sendiri menjadi dorongan terbesar untuk melakukan kegiatan ini. Inilah waktu untuk kami berhenti sejenak dari kegiatan rutin kami, dan berdoa kepada Tuhan untuk memohon pimpinan-Nya. Oleh karena itu, sejak pukul 20.00 hingga 04.30, kami berdoa bersama. Di YLSA sendiri, kegiatan doa semalam ceria ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali sejak tahun 2012. Kegiatan persekutuan doa rutin juga kami adakan setiap Senin pagi untuk mendoakan berbagai pokok doa, baik dari staf maupun pemimpin, baik berdoa untuk urusan kantor maupun untuk mitra-mitra dan Indonesia secara umum.

Rekaman dalam bentuk tulisan mengenai kegiatan Doa Semalam Ceria ini dapat Anda simak di Blog SABDA:

  1. Semalam Ceria di YLSA [2012]
  2. Doa Semalam Ceria YLSA [2013]
  3. Doa Semalam Ceria di SABDA -- Apart From Me, You Can Do Nothing! [2018]>

Berikut ini adalah cuplikan tulisan Romauli Marpaung yang baru pertama kali mengikuti kegiatan ini pada 27 April 2018 lalu.

Roma

Pada Jumat, 27 April 2018, untuk pertama kalinya, saya mengikuti Doa Semalam Ceria. Bukan hanya saya, melainkan juga seluruh staf YLSA dan pemimpin YLSA mengikuti kegiatan ini. Kegiatan tersebut dilakukan agar kami meletakkan segala mimpi, harapan, dan pekerjaan di atas doa. Doa adalah kebutuhan bagi setiap orang percaya. Tanpa doa, hidup kita ini akan terasa seperti zombie yang kelihatannya hidup, tetapi sebenarnya mati.

Doa semalam ceria tersebut dibagi menjadi tiga sesi. Dalam sesi pertama, kegiatan ini dimulai dengan ramah tamah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dan doa pembukaan oleh HRD. Kemudian, ada puji-pujian yang dipandu oleh MC (Aji) dan sharing dari staf. Sharing ini juga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bernyanyi, kesaksian pribadi, dan berbagi quote .... Kemudian, ada pemutaran video tentang Doa dari David Platt dengan durasi sekitar 60 menit. Setelah itu, kami berdiskusi bersama mengenai video yang diputar. Dalam diskusi, kami mendapatkan sesuatu yang baru mengenai doa. Tuhan berkuasa atas setiap doa yang kita naikkan kepada-Nya. "Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu" (Markus 11:24) ....

Semalam Ceria

Lima belas menit terasa begitu cepat dan jam juga terus berputar .... Setelah itu, kami dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menaikkan setiap pokok doa yang telah dipresentasikan oleh Hadi, Pioneer, Yudo, dan Evie. Secara khusus, pokok doa dalam sesi kedua ini adalah seputar proyek Alkitab di SABDA. Kami berdoa untuk setiap pokok doa yang disampaikan. Kemudian, Okti membagikan renungan dari sebuah artikel yang berhubungan dengan doa. Saya pribadi sangat diberkati lewat renungan tersebut. Renungan itu mengatakan bahwa semestinya hubungan yang kita jalin dengan Tuhan melalui doa merupakan doa yang rasional (realistis), bukan doa yang emosional. Setelah kami mendengar renungan, kami juga mendengar beberapa kesaksian lagi dari beberapa staf .... Beberapa kesaksian memberkati saya, baik itu berupa nyanyian, quote, maupun kesaksian pribadi dari staf YLSA. Saya merasa bahwa rencana dan jawaban Tuhan kadang tidak bisa dimengerti. Namun, dalam hidup setiap orang, Tuhan sering memberikan sesuatu yang menarik dan istimewa bagi tiap-tiap orang. Saya sadar bahwa Tuhan itu sangat teratur sehingga Ia ingin supaya kita, sebagai manusia, juga teratur dalam menjalani hidup ini.

.... Dan, doa semalam ceria memberi saya banyak hal baru yang harus saya lakukan untuk kemajuan saya ke depannya. Semua ini tidak akan bisa saya lakukan tanpa meletakkan harapan di atas doa. Ya, berdoa dan berusaha. Itu yang saya dapatkan sejak pkl. 20.00 -- 04.30 keesokan harinya dalam acara doa semalam ceria di SABDA. "Tetaplah berdoa." (1 Tesalonika 5:17)

Slide Presentasi dari YLSA dalam SlideShare

Ketika melakukan roadshow maupun seminar, tidak jarang peserta bertanya kepada staf YLSA perihal bagaimana mereka bisa mendapatkan materi-materi PowerPoint (PPT) yang YLSA sajikan dalam roadshow atau seminar tersebut. Nah, berikut adalah penjelasan kami supaya semua Sahabat SABDA bisa mendapatkannya untuk dapat dibagikan kepada lebih banyak teman dan sahabat.

Sarana utama yang YLSA pakai untuk menyimpan materi-materi PPT adalah SlideShare. Pengguna tidak hanya dapat mengakses materinya, tetapi juga dapat mengunduhnya secara gratis melalui akun-akun SlideShare yang YLSA miliki. Ada tiga akun SlideShare YLSA, yaitu SABDA, Ayo PA, dan Apps4God.

SlideShare SABDA

SlideShare SABDA

Melalui SlideShare SABDA, pengguna dapat mengakses slide materi presentasi pelayanan YLSA, produk-produk YLSA, semua pelatihan dan seminar yang diadakan oleh YLSA, juga acara-acara +TED @SABDA. Saat ini, ada lebih dari 120 materi yang dapat Sahabat dan Pendukung YLSA unduh dari akun ini, antara lain:

  1. Software SABDA dalam 3 Menit
  2. Alkitab SABDA: Cari, Baca, dan Belajar Alkitab Online (dengan Narasi)
  3. Alkitab Yang Terbuka (AYT)
  4. Alkitab Pintar
  5. SABDA IT Ministry
  6. Bahan-bahan Audio untuk Lansia
  7. Digital Word for Digital World
  8. Bahan-bahan dari publikasi YLSA:

SlideShare #Ayo_PA!

SlideShare Ayo PA

Sejak gerakan #Ayo_PA! dicanangkan, berbagai roadshow dan pelatihan telah dilakukan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Namun, YLSA hanya bisa melakukan roadshow dan pelatihan ini di tempat-tempat yang terbatas. Oleh karena itu, YLSA membuat akun khusus untuk berbagi slide presentasi gerakan #Ayo_PA!, antara lain:

  1. Pendalaman Alkitab pada Era Digital
  2. PA dengan Metode S.A.B.D.A.
  3. Tutorial Alkitab SABDA
  4. Lagu #Ayo_PA!

SlideShare Apps4God

SlideShare Apps4God

Apps4God adalah gerakan untuk mengajak orang percaya menggunakan teknologi terkini bagi kemuliaan Tuhan. Sejak 2015, YLSA rindu mengajak orang-orang percaya, khususnya gereja untuk menggunakan teknologi/aplikasi terkini bagi kemajuan pelayanan Tuhan, dan menjangkau semakin banyak jiwa bagi Tuhan. Materi-materi mengenai gerakan Apps4God yang dapat diunduh dari akun ini, antara lain:

  1. Apps 4 God -- 5W+1H
  2. Apps 4 God -- Aksi dan Strategi
  3. Aplikasi Teknologi untuk Tuhan
  4. Apps 4 God: Komunitas Iman Masa Depan
  5. Menjangkau melalui Multimedia

Kiranya informasi ini bermanfaat bagi Sahabat dan Pendukung YLSA yang ingin mendapatkan berbagai materi presentasi dari SABDA dengan lebih mudah, dan membagikannya kepada lebih banyak orang.

Roadshow SABDA di Tana Toraja: Pelayanan Digital untuk Generasi Digital
Oleh: Davida

Sejak 1994, Tuhan telah memimpin YLSA untuk berfokus pada pelayanan digital. Meskipun pada saat itu teknologi digital belum dikenal di Indonesia, bahkan internet pun belum masuk, dengan jelas Tuhan menyatakan kepada pendiri YLSA untuk mulai mempersiapkan bahan-bahan dengan cara mengetik semua bahan mentah yang kami dapatkan dari beberapa mitra, lalu memprosesnya secara digital. Bahan-bahan yang kami ketik pada awal pelayanan YLSA adalah Alkitab dan bahan studi Alkitab. NuhHal ini mengingatkan saya akan cerita Nuh yang membuat bahtera di daratan. Ketika banjir besar tiba, keluarga Nuh selamat karena perkenanan Tuhan dan karena Nuh taat untuk membuat bahtera walaupun belum melihat awan hujan. Saya bersyukur kepada Tuhan karena Ia menolong staf YLSA mula-mula untuk setia dan tekun mengerjakan “proyek masa depan” Tuhan bagi bangsa Indonesia. Ketika teknologi digital akhirnya muncul, YLSA sudah siap dengan bahan-bahan digital untuk diintegrasikan dengan semua bentuk pelayanan digital yang ada hingga saat ini.

Pelayanan Digital YLSA

Kesaksian di atas saya bagikan untuk membuka sharing saya mengenai pelayanan YLSA dalam Pertemuan Pekerja KIBAID Indonesia di Tana Toraja, 22 Februari 2018. Pada kesempatan itu, tim YLSA (diwakili oleh saya dan Ody) diundang untuk menyampaikan seminar tentang Pelayanan Digital yang dihadiri oleh sekitar 280 hamba Tuhan sinode KIBAID dari seluruh Indonesia. Acara ini adalah acara tahunan sinode KIBAID untuk memperlengkapi hamba Tuhan agar dapat melayani Tuhan dengan lebih baik. Pada kesempatan ini, saya menyampaikan materi Pelayanan Digital untuk Generasi Digital. Inilah yang menjadi passion pelayanan YLSA, yaitu menjangkau generasi yang hidup pada era digital bagi Tuhan. Materi ini juga saya gabung dengan materi +TED @SABDA Pemuridan untuk Digital Native dan seminar Ibu Yulia di UPH Surabaya mengenai Digital Word for Digital World.

Secara garis besar, materi ini membahas mengenai perkembangan teknologi yang sangat memengaruhi kehidupan manusia. Perkembangan teknologi tidak hanya melahirkan inovasi-inovasi baru, tetapi juga melahirkan generasi digital native, yaitu “penduduk asli” era teknologi. Pemerintah dan industri di Indonesia mengetahui bahwa generasi digital native adalah aset utama bagi negara yang ingin maju. Presiden Jokowi tidak henti-hentinya menyerukan agar ekonomi digital dimasukkan sebagai salah satu mata kuliah atau jurusan dalam pendidikan tinggi di Indonesia agar bangsa kita menjadi kuat dalam revolusi industri abad ke-21 ini. Melek teknologi juga harus menjadi perhatian penting dalam pendidikan di Indonesia, mulai tingkat SD sampai perguruan tinggi. Pemerintah tahu benar bahwa melalui pendidikanlah, mereka dapat mengedukasi digital native untuk menggunakan teknologi demi kepentingan bangsa dan negara. Sekarang, pertanyaannya: bagaimana dengan gereja? Apakah saat ini gereja sudah menjadi gereja yang ramah digital native? Apakah saat ini gereja memperlengkapi jemaat untuk menggembalakan/memuridkan digital native agar mereka tahu bagaimana melayani dengan memakai teknologi untuk Kerajaan Allah? Apakah digital native dilibatkan dalam penyusunan program gereja era digital ini? Itulah tantangan yang diberikan kepada seluruh peserta pada saat itu. Jika gereja tidak lebih peduli dibandingkan pemerintah mengenai generasi digital native-nya, gereja harus bersiap kehilangan generasi tersebut! Tentu saja, ini sangat menyedihkan bagi masa depan gereja.

IT 4 GOD

Setelah itu, materi dilanjutkan dengan tugas gereja sebagai alat Tuhan untuk membawa digital native memahami bahwa teknologi berasal dari Tuhan dan harus dipakai terutama untuk kemuliaan Tuhan. Alkitab telah memperlihatkan secara jelas bagaimana teknologi batu dan teknologi papirus dipakai untuk menyebarkan firman Tuhan pada zamannya. Setelah itu, ada mesin cetak Guttenberg yang digunakan untuk mencetak Alkitab. Lalu, pada saat ini, ada teknologi gawai yang harus dipakai untuk kepentingan firman Tuhan. Salah satu cara yang dapat menolong gereja untuk membawa generasi digitalnya menggunakan teknologi untuk Tuhan adalah gerakan #Ayo_PA!. Oleh karena itu, sesi kedua menjadi kesempatan pelatihan bagi hamba-hamba Tuhan yang hadir untuk belajar menggunakan HP mereka untuk melakukan PA dengan metode S.A.B.D.A..

Kami bersyukur karena tidak ada kendala yang berarti selama proses pelatihan tersebut. Satu hari sebelumnya, melalui grup WA yang beranggotakan lebih dari 400 hamba Tuhan KIBAID, panitia menolong kami dengan mengumumkan kepada peserta untuk memasang aplikasi Alkitab, Tafsiran, Kamus, AlkiPEDIA, dan PETA Alkitab pada gawainya masing-masing. Oleh karena itu, ketika harinya tiba, hanya sedikit peserta yang belum sempat memasang aplikasi-aplikasi tersebut. Sebelum pelatihan berlangsung, beberapa peserta juga datang ke booth SABDA untuk dilatih menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Tidak sedikit pula yang sudah menggunakannya selama ini, hanya saja mereka belum tahu bagaimana memakainya secara maksimal.

Setelah pelatihan selesai, beberapa peserta mendatangi kami dan memberikan kesaksian bahwa materi ini membuka mata mereka mengenai pelayanan bagi digital native untuk menolong mereka menggunakan gawainya bagi Tuhan. Puji Tuhan, ada satu peserta yang bahkan mendorong seluruh peserta untuk tidak anti terhadap HP yang dibawa ke dalam gereja. Gereja seharusnya berada di depan untuk mendorong jemaat, khususnya digital native, untuk menggunakan HP dengan bijak, terutama untuk belajar firman Tuhan karena ada banyak keuntungan yang didapatkan.

Dokumentasi

Saya sendiri mendapatkan banyak berkat dari Tuhan melalui pelayanan ini. Selain bisa mudik ke kampung halaman saya, Tana Toraja, saya juga semakin melihat pentingnya melayani tubuh Kristus, baik itu secara organisasi maupun perorangan. Masih banyak hamba Tuhan yang melihat teknologi hanya sebagai alat untuk memudahkan hidup mereka, dan itu tidak ada hubungannya dengan pelayanan dan pertumbuhan rohani. Namun, saya bersyukur karena Tuhan mencerahkan pengurus dan banyak hamba Tuhan sinode KIBAID untuk lebih serius memikirkan dan menindaklanjuti pelayanan digital untuk generasi digital, dimulai dari diri sendiri. Kiranya menjadi berkat bagi Pembaca sekalian pula. Salam IT 4 GOD!

Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!

YLSA Meluncurkan Aplikasi Konseling (HE Cares) Oleh: Jeffrey Lim

Tidak dapat dimungkiri bahwa kebutuhan akan konseling makin bertambah seiring dengan bertambah banyaknya masalah dalam kehidupan manusia. Setelah manusia jatuh ke dalam dosa, permasalahan manusia selalu ada sepanjang zaman, bahkan cenderung semakin banyak dan semakin kompleks. Sebagai orang percaya, kita mengerti bahwa solusi permasalahan manusia ada di dalam firman Tuhan. Firman Tuhanlah yang merupakan jawaban atas permasalahan kehidupan manusia, dan konseling yang alkitabiah membawa manusia yang bergumul dengan masalahnya kepada firman Tuhan.

Logo HE Cares

Dalam konteks kebutuhan konseling, Yayasan Lembaga SABDA mengembangkan aplikasi konseling dengan nama HE Cares (DIA Peduli). Dengan satu praanggapan pemahaman bahwa Allah itu ada, Dia peduli, Dia masih mendengar, dan Dia berbicara kepada kita melalui firman-Nya, kami mengumpulkan bahan-bahan alkitabiah seputar masalah konseling di dalam aplikasi HE Cares ini.

Di dalam aplikasi HE Cares, Anda dapat menemukan hampir 160 kategori topik konseling dengan ayat-ayat Alkitab terkait sesuai topik dan bahan-bahan berupa artikel konseling serta audio konseling yang terkait dengan topik itu. Anda juga dapat menggunakan voice command (voice recognition) untuk menceritakan masalah Anda, dan aplikasi ini akan mencoba mencarikan bahan-bahan alkitabiah yang sesuai dengan pergumulan Anda.

Aplikasi ini bukan aplikasi untuk melakukan konseling secara peer-to-peer secara daring, melainkan lebih tepat adalah aplikasi yang mengumpulkan bahan-bahan konseling alkitabiah yang dikategorikan. Kami percaya bahwa ada tahapan-tahapan penyelesaian masalah pergumulan kehidupan. Ada tahapan ketika orang dapat menyelesaikan masalahnya sendiri bila dia menemukan wawasan dan bahan-bahan alkitabiah yang menjawab pergumulannya; ada tahapan ketika orang memerlukan rekan untuk mendoakan dan mendampinginya melewati pergumulannya; ada tahapan lebih lanjut ketika orang yang bergumul membutuhkan penanganan oleh hamba Tuhan atau konselor profesional. Aplikasi HE Cares ini lebih ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan bahan-bahan alkitabiah untuk menyelesaikan masalahnya dan orang-orang yang ingin membagikan bahan-bahan tersebut kepada teman-temannya yang sedang bergumul. Meski demikian, di dalam tahapan masalah apa pun, kita tentu membutuhkan terang firman Tuhan. Oleh karena itu, kami percaya bahwa aplikasi yang memuat bahan-bahan konseling alkitabiah ini akan sangat bermanfaat untuk orang-orang yang bergumul dengan berbagai masalah kehidupan.

Anda dapat mengunduh aplikasi HE Cares dengan melakukan pencarian di Google Play Store dengan kata kunci “Konseling SABDA” atau “Konseling”, atau dengan mengunjungi tautan berikut ini: https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.konseling

Kiranya aplikasi ini menjadi berkat bagi pergumulan Anda atau teman-teman/saudara-saudara Anda yang terkasih.

Alkitab Yang Terbuka (AYT): Digital Word for Digital World

DESKRIPSI

Logo AYT

Dalam arti sempit, Alkitab Yang Terbuka (AYT) adalah sebuah terjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Dalam arti luas, AYT adalah suatu sistem pembelajaran Alkitab (Bible Study System) yang terintegrasi dengan Pustaka Terbuka dan Komunitas Terbuka, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi abad ke-21.

LATAR BELAKANG

Seiring dengan pergerakan zaman, bahasa Indonesia juga terus mengalami perkembangan, dan hal ini turut memengaruhi perkembangan terjemahan Alkitab dalam bahasa Indonesia. Awal mula sejarah penerjemahan Alkitab Indonesia adalah terjemahan Injil Matius dalam bahasa Melayu kuno sekitar 1629, dan hingga saat ini telah terdapat kurang lebih 25 versi Alkitab dari bahasa Melayu kuno sampai bahasa Indonesia modern. Namun, hanya sekitar sepuluh versi terjemahan Alkitab yang paling sering digunakan sekarang ini yang memakai bahasa Indonesia modern.

Peresmian AYT

Pada 2012, Yayasan Lembaga SABDA mulai melakukan proyek penerjemahan Alkitab Yang Terbuka (AYT), yang tidak dimaksudkan untuk "menggantikan" atau "bersaing" dengan versi-versi Alkitab yang sudah ada. AYT hadir didasari oleh semangat menghadirkan Alkitab yang setia, jelas, dan relevan pada era digital ini serta menjadi Alkitab yang dapat dipakai untuk penyelidikan dengan menggunakan bahasa Indonesia pada zaman ini. Karena itu, kami, dengan segala kerendahan hati, memulai proyek AYT ini yang diharapkan menolong jemaat Kristus di Indonesia semakin memahami dan mencintai Alkitabnya. AYT merupakan suatu (versi) terjemahan ulang Alkitab dengan menggunakan bahasa Indonesia abad ke-21.

Selain perkembangan bahasa, teknologi informasi juga terus berkembang seiring dengan pergerakan zaman. Masyarakat menggunakan teknologi dalam setiap bagian hidupnya untuk berkomunikasi, mempercepat pekerjaan, sarana hiburan, dan sebagainya karena teknologi mempermudah kehidupan manusia serta mengubah pola kehidupan masyarakat. Bagaimana dengan masyarakat Kristen Indonesia? Apakah perkembangan teknologi juga memengaruhi cara kita membaca dan mempelajari firman Tuhan?

Ayo_PA

Sayangnya, meskipun teknologi berkembang dengan cepat, pembelajaran firman Tuhan masih lebih banyak menggunakan Alkitab cetak. Generasi sekarang dan generasi mendatang bukan lagi tipe generasi yang membaca dan belajar melalui buku teks. Mereka kini beralih pada dunia digital, yang dianggap lebih praktis dan lebih cepat karena dianggap sebagai sarana yang paling tepat bagi tuntutan zaman ini. Yayasan Lembaga SABDA rindu supaya generasi yang melek teknologi ini tetap bersentuhan, membaca, belajar, dan berbagi kebenaran firman Tuhan dengan teknologi dan bahasa yang lebih mudah dipahami. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk membuat satu versi Alkitab yang tepat dan relevan bagi zaman ini, bukan hanya dalam hal perkembangan bahasa Indonesia, melainkan juga dalam hal perkembangan teknologi abad ini. Yang menjadi kerinduan kami adalah supaya AYT dapat menjadi solusi bagi kebutuhan generasi digital akan firman Tuhan.

VISI

Masyarakat Kristen abad ke-21 makin mencintai Alkitab dengan membaca, belajar, dan berbagi kebenaran firman Tuhan sesuai dengan perkembangan bahasa dan teknologi abad ini. Digital Word for Digital World

MISI

  1. Menerbitkan Alkitab Yang Terbuka dalam bentuk digital (dan cetak) yang menggunakan bahasa Indonesia abad ke-21 sehingga dapat menolong pembaca abad ini untuk lebih memahami dan tersentuh hatinya oleh kebenaran firman Tuhan.
  2. Membuat Alkitab Yang Terbuka dalam bentuk digital yang multiplatform dan multichannel sesuai dengan perkembangan teknologi abad ke-21.
  3. Melengkapi Alkitab Yang Terbuka dengan Pustaka Terbuka berisi bahan-bahan studi Alkitab yang lengkap dan mendalam, yang terintegrasi dengan versi digital (dan cetak).
  4. Membentuk Komunitas Yang Terbuka sebagai sarana bagi para pembaca AYT untuk berbagi kebenaran firman Tuhan dan informasi terbaru seputar Alkitab Yang Terbuka menggunakan media sosial abad ke-21.

FILOSOFI AYT

Proyek AYT adalah Alkitab Yang Terbuka, sebagai inti, yang terintegrasi dengan Pustaka Terbuka dan Komunitas Terbuka. Inilah yang kami sebut dengan ekosistem AYT. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, ekosistem AYT dapat digunakan sebagai sistem studi Alkitab bagi generasi digital. Dalam proyek AYT ini, kami melakukan penerjemahan ulang teks Alkitab yang:

SETIA

  1. Setia kepada bahasa asli Alkitab: Ibrani dan Yunani.
  2. Setia kepada sejarah terjemahan Alkitab: bahasa Indonesia (sejak 1733) dan bahasa Inggris (sejak 1611).
  3. Setia kepada bahasa Indonesia abad ke-21.

JELAS

Karena menggunakan bahasa Indonesia abad ke-21 dan didukung dengan bahan-bahan pendukung untuk studi Alkitab, AYT menjadi Alkitab yang:

  1. Mudah Dibaca
  2. Mudah Dimengerti
  3. Mudah Didengar

RELEVAN

Relevan dengan perkembangan bahasa dan teknologi informasi masyarakat abad ke-21 dalam hal:

  1. Baca: teks digital Alkitab Yang Terbuka dalam multiformat, multiplatform, dan multichannel.
  2. Belajar: Pustaka Terbuka dengan bahan-bahan derivatif seperti AlkiPEDIA, AYT Berdrama, AYT Devosional, Audio AYT, dsb..
  3. Berbagi: Komunitas Terbuka sebagai sarana untuk berbagi berkat Tuhan dalam berbagai jalur media digital.

KOMPONEN PENTING AYT

1. Text dan Derivatives
Bagian ini adalah pengembangan teks AYT dalam berbagai platform, seperti: Audio AYT, Apps AYT, AYT Berdrama, Devotional Bible, Gambar, dsb..

2. Ecosystem dan AYT.Co (Integrated Biblical Study System)
Bagaimana teks AYT dan bahan-bahan derivatif dipakai dalam suatu ekosistem untuk menghasilkan sistem belajar Alkitab yang terintegrasi. Ekosistem ini mencakup situs AYT.Co, media sosial (komunitas terbuka), dan jalur-jalur publikasi.

3. External Aspects
Yang termasuk dalam komponen ini adalah kemitraan, proyek-proyek terjemahan Alkitab, pengguna, dan roadshow AYT.

App AYT

AYT ONLINE

  1. Versi AYT dalam situs Alkitab SABDA
  2. Versi AYT Alkitab Mobi
  3. AYT dalam Aplikasi AYT dan AYT Bergambar
  4. AYT dalam Aplikasi Alkitab SABDA

KOMUNITAS AYT

  1. Facebook Profil AYT
  2. Fan Page AYT
  3. Twitter AYT
  4. Instagram AYT

AYT DALAM MULTIMEDIA

  1. Video-video dengan teks AYT
  2. Infografis dengan teks AYT
  3. Quote bergambar dengan teks AYT
  4. Cerita Alkitab Bergambar dengan teks AYT

PENANGGUNG JAWAB

Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >
Kontak: < ylsa@sabda.org >

Rapat Kerja YLSA 2017/2018: Tuhan yang Menopang dan Menyertai

Oleh: Davida dan Yulia

Mulai pertengahan November 2017, saya melihat suasana di kantor Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terlihat sedikit berbeda dari hari-hari biasanya. Setiap divisi dan tim pelayanan juga mulai lebih sering rapat. Suasana PA staf pun berbeda dari biasa. Untuk lebih dari seminggu, kami banyak membahas tentang persiapan rohani dan pikiran tentang apa yang Tuhan taruh dalam hati kami. Semua ini kami perjuangkan untuk mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) YLSA yang akan diadakan pada 12 -- 13 Desember 2017. Setelah berdoa dan berjibaku dengan berkas-berkas laporan dan rencana tahun depan, hari H yang ditunggu pun akhirnya tiba.

Hari I: 12 Desember 2017: Laporan 2017

Raker hari pertama dibuka dengan sarapan bubur ayam bersama yang disediakan oleh sie konsumsi. Setelah itu, kami mendengarkan renungan yang disampaikan oleh Pak Jeffrey dari Kejadian 2:1-2. Dari renungan ini, saya belajar bahwa Allah kita adalah Allah yang bekerja, bahkan ketika Dia selesai menciptakan dunia dan segala isinya, termasuk manusia, Dia beristirahat tetapi tidak berarti berhenti bekerja. Allah tetap bekerja untuk menopang dunia yang diciptakan-Nya. Tanpa topangan-Nya, maka dunia ini akan hancur semua. Demikian juga kami, staf SABDA, bisa terus melakukan tugas pelayanan kami karena Allah yang selalu menopang. Jika Allah adalah Allah yang bekerja, apalagi kita umat pilihan-Nya.

Raker I

Acara utama raker hari pertama adalah laporan dari para koordinator, yang mewakili tim-tim pelayanan, untuk melaporkan hasil kerja selama 2017. Selama memberi laporan, setiap staf tidak hanya mendengarkan, tetapi mereka juga diharapkan memberi pertanyaan atau masukan. Saya senang melihat semua staf ikut berpartisipasi sehingga kita semua bisa melihat hasil pelayanan dari berbagai sudut pandang.

Ketika setiap tim menyampaikan laporannya, saya semakin jelas melihat bagaimana topangan tangan Tuhan yang luar biasa sehingga memungkinkan hasil pelayanan yang maksimal. Melalui pemimpin, staf, volunter, mitra, sahabat, teman, dan pengguna produk SABDA, Tuhan bekerja untuk mewujudkan visi-Nya melalui SABDA, yaitu teknologi bagi pembangunan Kerajaan Allah. Beberapa hal yang berbeda dari raker-raker sebelumnya adalah beberapa tim menyertakan kesaksian-kesaksian dari para mitra maupun para pengguna produk-produk SABDA sehingga kami bisa merasakan manfaat dari apa yang kami kerjakan. Sungguh menjadi sukacita yang besar melihat semua jerih lelah kami yang tidak sia-sia. Banyak orang lebih mengenal Tuhan dan firman-Nya melalui berbagai bidang pelayanan yang YLSA kerjakan. Puji Tuhan, hari pertama raker berjalan dengan baik.

Laporan AYT

Namun, kami tidak bisa menyangkal, di antara pencapaian-pencapaian ada juga hasil yang kurang memuaskan, bahkan ada beberapa yang gagal dikerjakan. Salah satu contohnya adalah pengerjaan Alkitab Yang Terbuka (AYT). Penyelesaian teks AYT masih jauh dari target yang diharapkan. Semoga dari laporan ini, kita dipacu untuk segera menyelesaikan teks AYT karena sudah ada beberapa mitra yang mengantre untuk memakainya. Beberapa kegagalan lain disebabkan karena kurangnya sumber daya manusia. Hal ini menjadi catatan utama HRD. Kami harus terus berdoa agar Tuhan mengirim lebih banyak pekerja sehingga semakin banyak pekerjaan pelayanan yang bisa dikerjakan.

Hari II: 13 Desember 2017: Rencana Pelayanan 2018

Setelah menikmati sarapan dengan menu nasi bakmoy, kami mengawali raker hari kedua dengan mendengarkan renungan. Renungan pagi itu mengingatkan kita tentang waktu istirahat "hari ketujuh", yang disebut "sabat". Bagaimana mengaplikasikan sabat dalam pelayanan YLSA? Harus ada waktu-waktu untuk kita berhenti sejenak dari rutinitas guna menikmati Tuhan dan firman-Nya. Secara khusus, hasil dari laporan AYT, bahkan pembicaraan beberapa minggu sebelum hari raker, sangat menggugah kita untuk mengaplikasikan "sabat" di SABDA dengan berhenti beberapa waktu dari tugas-tugas rutinitas untuk fokus mengerjakan AYT. Ini keputusan yang sangat drastis yang akan memberi dampak luas bagi pelayanan SABDA. Karena itu, kami harus mengambil keputusan bersama apakah semua staf bisa memberikan 5 jam sehari untuk terlibat "sesuai dengan kapasitas masing-masing", menyelesaikan teks AYT dan seputarnya. Puji Tuhan, di akhir renungan ini, secara bersama-sama kami bisa mengambil komitmen dengan satu semangat untuk menyelesaikan proses editing teks AYT, khususnya Perjanjian Lama. Perencanaan teknis masih harus dipikirkan baik-baik karena ada banyak tugas pekerjaan rutin yang tidak bisa ditinggalkan, misalnya semua komunitas media sosial. Namun, pekerjaan-pekerjaan lain harus disusun ulang berdasarkan prioritas baru ini.

Logo AYT

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, keputusan "sabat SABDA" berdampak besar bagi rencana pelayanan 2018. Puji Tuhan, satu per satu tim pelayanan, ketika mempresentasikan rencana pelayanan 2018, juga mulai memikirkan tugas-tugas apa yang harus dan bisa dipotong, diefisienkan, dan digabungkan sehingga semua rencana ke depan bisa berjalan dengan baik dan penyelesaian pekerjaan AYT juga bisa dikerjakan. Karena itu, pada kuartal I dan II 2018, semua staf akan memberikan 60% waktu kerja untuk pengerjaan AYT. Selain itu, ada prioritas kedua yang juga harus kami perhitungkan, yaitu kelanjutan proyek "Pusat Konseling Digital Indonesia" yang menjadi bagian dari presentasi khusus raker hari kedua, sebagai lanjutan dari proyek aplikasi Android Konseling (HE Cares) yang baru saja diluncurkan pada November 2017. Sesuai dengan dua prioritas ini, maka setelah raker selesai masing-masing tim pelayanan akan memikirkan lebih lanjut strategi teknis pelaksanaan rencana 2018. Berhubung dengan padatnya diskusi rencana 2018, raker tidak dapat ditutup pada hari kedua ini. Penutupan raker dilaksanakan pada keesokan harinya, sekaligus debriefing untuk mengevaluasi acara raker itu sendiri.

Hari III: 14 Desember 2017: Penutupan Raker

Acara penutupan raker dimulai dengan debriefing untuk masing-masing staf memberikan evaluasi dan hasil belajar selama mengikuti raker. Selain itu, kami juga menyampaikan mimpi-mimpi kami untuk 2018. Seluruh staf berpendapat bahwa acara berjalan dengan lancar dan tidak ada "ketegangan tingkat tinggi". Semua menikmati jalannya raker karena setiap pemaparan laporan maupun rencana dibicarakan dengan kesatuan hati demi kemajuan pelayanan. Beberapa staf juga belajar mengenai fleksibilitas untuk menyesuaikan rencana kerja dengan prioritas pelayanan yang dinyatakan Tuhan.

Puncak penutupan acara raker adalah renungan yang disampaikan oleh Ibu Yulia, Ketua YLSA, dengan tema God's Plan. Dasar dari renungan diambil dari Yesaya 1:1-11 yang merupakan janji Allah yang diterima oleh pemimpin YLSA ketika Allah pertama kali menyatakan visi-Nya kepada beliau untuk membuka ladang pelayanan digital di Indonesia. Saat ini, "dunia internet": alamat domain, software, apps, dan produk-produk digital adalah ladang yang Tuhan percayakan kepada YLSA. Dalam menjalankan rencana Allah itu, jalannya tidak selalu mulus. Banyak tantangan, hambatan, dan rintangan, tetapi Tuhan memberikan janji bahwa Dia akan menyertai asal kami taat. Renungan ini memberikan kekuatan kepada kami untuk setia melayani Dia di "tanah internet, tanah digital" yang saat ini kami "injak". Terpujilah Tuhan! Setelah itu, kami semua berdoa bersama untuk bersyukur kepada Tuhan dan menyatakan permohonan kami agar Tuhan selalu menolong dan menopang kami.

Raker sudah selesai. Selanjutnya adalah membuat strategi melakukan "sabat" dengan memberikan prioritas pada penyelesaian AYT dan prioritas-prioritas berikutnya. Harapan saya, seluruh staf, volunter, mitra, donatur, sahabat, dan pendukung YLSA semakin giat mengerjakan bagian tugas yang Tuhan berikan kepada kita. Mari kita bersatu hati untuk mempersembahkan IT FOR GOD! Segala kemuliaan bagi Tuhan!

Does God Have an IT Ministry Career for You?

Sebentar lagi, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) akan menggelar rapat kerja. Setiap tahun, salah satu pergumulan YLSA yang paling besar adalah kurangnya sumber daya manusia untuk mengerjakan berbagai proyek IT yang ada. Ada banyak proyek yang sudah mengantre untuk dikerjakan, tetapi hanya sedikit pekerja yang mengerjakannya. Karena itu, kami terus berdoa agar kiranya Tuhan menggerakkan anak-anak Tuhan yang memiliki kompetensi dalam bidang IT untuk melayani, bertumbuh, dan bergabung bersama kami. Selain berdoa, kami juga terus berusaha menyebarkan informasi lowongan ini, baik secara daring maupun luring. Pada kesempatan ini, kami juga ingin mengajak Sahabat dan Pendukung YLSA untuk turut membagikan informasi ini kepada rekan-rekan yang Anda kenal. Kiranya Tuhan menggerakkan orang-orang yang tepat untuk mengerjakan panggilan yang dikehendaki-Nya.

Yayasan Lembaga SABDA adalah yayasan misi Kristen yang bergerak dalam bidang pelayanan digital dan literatur. Produk utama SABDA adalah Software Alkitab, situs-situs studi Alkitab, aplikasi-aplikasi Alkitab, publikasi-publikasi Kristen, kelas teologi daring, bahan multimedia, dan komunitas Kristen. YLSA selalu mencari terobosan-terobosan baru untuk memanfaatkan teknologi terbaru demi perluasan Kerajaan Allah. Target utama pelayanan YLSA adalah menjalankan panggilan Amanat Agung untuk generasi digital. Moto YLSA adalah IT4God karena kami percaya teknologi adalah dari Tuhan dan harus kembali dipakai untuk memuliakan Tuhan.

Lowongan YLSA

Berikut adalah posisi yang sangat dibutuhkan saat ini di YLSA.

  1. Core Programmer
  2. Web Programmer
  3. Mobile Programmer
  4. Penerjemah dan Editor (Penyunting)
  5. Pengajar Kelas Teologi Online
  6. Koordinator Media Sosial

Syarat umum: Memiliki kompetensi sesuai dengan posisi di atas, mengasihi Tuhan dan Firman-Nya, senang belajar hal-hal baru, bisa bekerja dalam tim, dan bersedia ditempatkan di Solo selama minimal 2 tahun (full-time). Jika Anda atau rekan Anda tertarik, kami mengajak Anda bergabung melayani Tuhan bersama di YLSA! Mari kita mempersembahkan kemampuan dan talenta kita bagi Tuhan!

Kirimkan surat lamaran, CV, referensi/rekomendasi dari gereja, portofolio, dll. ke alamat:

Yayasan Lembaga SABDA - HRD
Kotak Pos 25 / SLONS
Surakarta, Jawa Tengah 57135

Atau lewat e-mail ke: cv@sabda.org

Informasi lebih lengkap dapat Anda peroleh melalui situs Lowongan SABDA. Terima kasih.

Alkitab Pintar -- Perjalanan 23 Tahun Pelayanan YLSA

+TED Alkitab Pintar

Pada 2 Oktober 2017, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) memperingati hari jadinya yang ke-23 tahun dengan mengadakan presentasi dan diskusi +TED Alkitab Pintar, sekaligus meresmikan AYT Center. Dalam +TED kali ini, YLSA memberi seminar kilat tentang perkembangan pelayanan Alkitab digital di Indonesia, khususnya Alkitab Pintar. Acara dibagi ke dalam empat sesi: Alkitab Pintar (Past), Alkitab Pintar (Present), Alkitab Yang Terbuka, dan Alkitab Pintar (Future).

Sesi pertama dibawakan oleh Yohanes Chandra (YoChan) dan Hadi Pramono. YoChan menjelaskan bahwa konsep Pintar yang dimaksud dalam Alkitab Pintar sebenarnya bukanlah hal baru bagi masyarakat Kristen Indonesia pada saat ini. Alkitab Pintar sudah ada sejak 21 tahun yang lalu (tahun 1996, software SABDA v.1). Hadi Pramono melanjutkan dengan membagikan pengalamannya dalam proyek Alkitab Pintar, baik dari sisi teknologi, proyek, magang, dan event.

Pembicara Sesi 2

Pada sesi kedua, acara diisi dengan sepuluh presentasi singkat (@3 menit) yang disampaikan oleh sembilan orang. Kesepuluh presentasi ini adalah proyek-proyek yang sedang dan akan terus dikerjakan Yayasan Lembaga SABDA untuk mendukung terwujudnya Alkitab Pintar bagi masyarakat Indonesia. Berikut ini adalah sepuluh materi presentasi tersebut.

  1. Alkitab Pintar dalam Platform Mobile (Odysius Bio Temara)
  2. SABDA Bot (Elizabeth Nathania Witanto)
  3. Komunitas Alkitab (Santi Titik Lestari)
  4. Support and Training (Rostika Surya Novantina)
  5. Publikasi PA21 (Abraham Aji)
  6. Media DVD (Danang Dwi Kristiyanto)
  7. Biblical Recommendation System (Agus Setiawan)
  8. Media Alkitab (Hadi Pramono)
  9. Google Home - Bible Man (Jeffrey Lim)
  10. Talk 2 Me Bible (Jeffrey Lim)

Penjelasan tentang Alkitab Yang Terbuka (AYT) menjadi sesi selanjutnya yang disampaikan oleh Ibu Yulia, ketua Yayasan Lembaga SABDA. AYT adalah proyek penerjemahan Alkitab yang dikerjakan YLSA. Dengan prinsip setia, jelas, dan relevan, diharapkan AYT menjadi Alkitab untuk masyarakat Kristen pada abad ke-21 ini. Pada sesi ini, sekaligus juga diresmikan AYT Center.

Sesi terakhir adalah tentang Alkitab Pintar Masa Depan yang dikemas dalam bentuk diskusi panel. Pada kesempatan ini, peserta boleh mengajukan pertanyaan mengenai proyek Alkitab Pintar pada masa depan kepada beberapa pemateri sebelumnya. Diskusi berjalan cukup aktif dengan banyaknya pertanyaan yang masuk.

Berikut ini, kami akan mengajak Anda untuk menyimak ulasan mengenai Alkitab Pintar yang ditulis oleh Jeffrey (Programmer YLSA). Kiranya menolong Anda mendapat gambaran yang lebih jelas lagi mengenai Alkitab Pintar ini.

Jeffrey

Sejak 1994, Tuhan telah membimbing dan memimpin SABDA untuk memulai konsep Alkitab Pintar. Proyek-proyek awal SABDA, seperti digitalisasi teks-teks Alkitab dan bahan-bahan belajar Alkitab (biblika), software SABDA 1-5, multiversi, ITL, SOLR, konkordansi, peta-peta Alkitab, Universal Box, Discovery Box, Commentary, Ekspositori, Alkitab Karaoke, Visual Bible, Integrated Resources, Training & Tutorials, dan sebagainya, semua itu telah menjadi dasar Alkitab Pintar generasi berikutnya.

Pada abad ke-21 ini, Tuhan terus memimpin YLSA untuk melakukan berbagai eksperimen proyek, seperti Google Home, Alexa, BOT, Talk 2 Me Bible/ABBA, Elastic Search, SOLR Lucene, Indexing Technology, Intelligent Search, Sistem Topikal, Biblical Media Management System, Media Bible, Log Analysis, 1001 Tanya Jawab, Bible Form Assistant, Recommendation Engine, dsb.. Meskipun dalam beberapa eksperimen YLSA belum mendapat hasil yang optimal karena keterbatasan waktu dan sumber daya, tetapi paling tidak kami sudah memiliki roadmaps, cetak biru, dan rencana selanjutnya untuk Alkitab Pintar ke depannya. Selain beberapa eksperimen di atas, sejak 5 tahun lalu, Tuhan juga menolong YLSA untuk memulai proyek Alkitab Yang Terbuka (AYT) dan ekosistemnya. Proyek ini dibuat sebagai jawaban atas kebutuhan Alkitab yang jelas, setia, dan relevan untuk abad ke-21.

Alkitab Pintar adalah sebuah konsep dan proyek yang besar, yang jelas memerlukan hikmat Tuhan, pemikiran, tenaga, dan juga kerja keras. Ekosistem Alkitab Pintar yang saat ini dikerjakan YLSA adalah dekstop/software, web, apps, web apps, BOT, Google Home, API, bahan-bahan, komunitas, dan sebagainya. Semua itu YLSA kerjakan selama bertahun-tahun dalam perkenanan Tuhan untuk membangun orang Kristen yang "smart" dalam membaca dan belajar Alkitab sehingga firman Tuhan dapat tertanam di hati dan diaplikasikan dengan tepat dalam kehidupan sehari-hari -- #Ayo_PA!

Kami bersyukur atas anugerah-Nya sejak 23 tahun yang lalu, yang memampukan YLSA dapat membangun prekursor Alkitab Pintar; dan juga bersyukur atas anugerah-Nya saat ini, yang memampukan YLSA untuk terus mengerjakan proyek Alkitab Pintar. Karena itu, kami terus berharap kepada anugerah Allah supaya dapat mengembangkan Alkitab Pintar generasi berikutnya. Mohon dukungan doa dari Pembaca PA21 sekalian agar Tuhan terus menolong dan memberikan hikmat kepada YLSA untuk setia mengerjakan apa yang Allah ingin kami kerjakan. (Jeffrey)

Dua Puluh Tahun Publikasi YLSA

Sungguh hal yang luar biasa kalau pada 2017 ini pelayanan publikasi YLSA memasuki tahun yang ke-20. Ketika teknologi internet mulai dipakai oleh masyarakat luas di Indonesia pada awal tahun 1997, YLSA menangkapnya sebagai kesempatan emas untuk menyebarkan bahan-bahan literatur Kristen secara digital yang dapat membangun iman masyarakat Kristen. Sebagai langkah awal, YLSA membangun sistem Internet -- Komputer Alkitab Network (I-KAN) -- untuk mewujudkan pelayanan literatur digital Kristen pertama di Indonesia. Publikasi e-Renungan Harian (e-RH) dan e-Santapan Harian (e-SH) menjadi dua publikasi pertama yang menggunakan sistem I-KAN ini untuk menyebarkan bahan-bahan renungan Alkitab setiap hari. Puji Tuhan! e-RH dan e-SH masih terus memberkati orang Kristen di seluruh dunia sampai hari ini melalui sistem I-KAN. Sejak itu, YLSA meluncurkan publikasi-publikasi baru lahir hingga sekarang berjumlah 21, yang membahas berbagai bidang pelayanan kekristenan. Pelanggan publikasi YLSA yang saat ini berjumlah kira-kira lebih dari 82.000 dan sebenarnya telah mencapai jumlah yang jauh lebih banyak karena telah silih berganti dengan banyak pelanggan baru. Sejak tahun 1997, jumlah arsip publikasi-publikasi YLSA telah mencapai jumlah yang sangat fantastis dan telah diindeks oleh mesin pencari Google dalam jumlah jutaan halaman. Dari jumlah arsip yang sangat banyak tersebut, semuanya telah menjadi konten untuk produk-produk pelayanan YLSA lainnya, seperti: situs-situs YLSA, aplikasi Android (e-SH, e-RH PSM, Publikasi SABDA), infografis, rekaman audio, PowerPoint, dsb..

Berikut ini adalah deskripsi singkat masing-masing publikasi YLSA yang saat ini kami terbitkan.

1. Berita YLSA

Berita YLSA

Berisi berita aktual perkembangan pelayanan YLSA yang disebarkan untuk para Sahabat dan Pendukung YLSA.

2. Berita PESTA

Berita PESTA

Berisi berita aktual kegiatan dan perkembangan pelayanan Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam (PESTA) Online yang disebarkan untuk para alumni dan simpatisan PESTA.

3. e-BinaAnak

e-BinaAnak

Berisi banyak bahan untuk memperlengkapi guru-guru sekolah minggu dan para pelayan anak agar dapat melayani dengan lebih baik dan kreatif.

4. e-BinaSiswa

e-BinaSiswa

Berisi banyak bahan seputar pelayanan remaja untuk para pembina/pembimbing siswa remaja dan pemuda.

5. e-Wanita

e-Wanita

Berisi banyak bahan tentang wanita dan dunianya untuk memperlengkapi wanita Kristen untuk hidup berkenan di mata Tuhan.

6. e-Konsel

e-Konsel

Berisi bahan pelayanan konseling ditinjau dari sudut pandang Alkitab untuk mendidik jemaat awam mengenal prinsip konseling Kristen yang benar.

7. e-Leadership

e-Leadership

Berisi bahan kepemimpinan Kristen guna mendukung para pelayan dan jemaat Tuhan yang menjadi pemimpin, baik di gereja maupun masyarakat umum.

8. e-Humor

e-Humor

Berisi bahan humor sehat (tidak mengandung muatan politis dan SARA) yang bernuansa Kristen dilengkapi dengan ayat-ayat Alkitab.

9. e-Penulis

e-Penulis

Berisi bahan bermutu seputar visi dan misi pelayanan literatur Kristen dan berbagai informasi untuk meningkatkan keterampilan tulis-menulis.

10. KISAH

KISAH

Berisi bahan kesaksian untuk menjangkau masyarakat luas yang membutuhkan inspirasi dan pengenalan yang benar akan kasih Allah.

11. e-Doa

e-Doa

Berisi bahan yang membahas tentang seluk beluk pelayanan doa sehingga semakin banyak orang Kristen yang rindu menjadi pendoa-pendoa yang benar.

12. Kalender Doa SABDA -- KADOS

KADOS

Berisi kalender Doa SABDA yang menyajikan pokok-pokok doa harian selama sepekan bagi Indonesia.

13. Buletin Doa Open Doors

Open Doors

Berisi pokok-pokok doa dari pelayanan Open Doors untuk berdoa bagi gereja dan orang-orang percaya di seluruh dunia yang berada dalam tekanan dan penganiayaan.

14. 40 Hari Doa

40 Hari Doa

Berisi bahan panduan "40 Hari Doa bagi Bangsa-bangsa" menjelang dan selama ramadan untuk mendorong orang Kristen berdoa bagi bangsa-bangsa di dunia yang belum mengenal Kristus.

15. e-JEMMi

e-JEMMi

Berisi bahan seputar kisah pekerjaan Allah di antara bangsa-bangsa di dunia dan bagaimana memobilisasi jemaat untuk menjadi orang-orang yang bermisi.

16. e-Reformed

e-Reformed

Berisi bahan artikel dan jurnal teologi yang alkitabiah dan Injili untuk mendukung majunya gerakan Reformed (yang Injili) di Indonesia.

17. e-Santapan Harian (e-SH)

e-SH

Berisi bahan saat teduh yang mementingkan penelusuran seluruh isi/pokok Alkitab secara berurutan. Santapan Harian juga menuntun orang Kristen mendalami arti Alkitab dan menemukan relevansinya untuk masa kini.

18. e-Renungan Harian (e-RH)

e-RH

Berisi bahan saat teduh harian yang ditulis oleh penulis-penulis Indonesia dan diterbitkan oleh Yayasan Gloria.

19. Bio-Kristi

Bio-Kristi

Berisi bahan seputar tokoh-tokoh Alkitab dan Kristen dari berbagai bidang kehidupan untuk menginspirasi masyarakat Kristen Indonesia bagaimana melayani dan hidup bagi Tuhan.

20. IT-4-GOD

IT4GOD

Berisi bahan seputar pelayanan dan pemanfaatan teknologi bagi kemuliaan Tuhan, terutama untuk gereja dan jemaat Tuhan agar pelayanan mereka menjadi relevan bagi zamannya.

21. PA21 -- Alkitab dan PA Abad ke-21

PA21

Berisi bahan seputar pendalaman Alkitab dan bagaimana alat-alat teknologi abad 21 dimanfaatkan bagi pembelajaran Alkitab, terutama melalui berbagai media yang tersedia saat ini.

Jika Sahabat dan Pendukung YLSA ingin berlangganan salah satu atau beberapa publikasi YLSA di atas, silakan mengirim email ke ylsa@sabda.org dengan menyebutkan publikasi apa yang Anda ingin berlangganan. Kami akan mendaftarkan Anda untuk menjadi pelanggan secara gratis.

Bagi Anda yang telah menjadi pelanggan publikasi-publikasi YLSA, mohon dukungan doanya agar Tuhan terus melimpahkan berkat dan semakin banyak masyarakat Kristen Indonesia memiliki kebiasaan membaca bahan-bahan kekristenan yang bermutu sehingga mereka dapat semakin dewasa dan menjadi murid Kristus yang produktif. Segala kemuliaan bagi Tuhan!

Comments