Mengenal YLSA

RENUNGAN: NATAL SETIAP HARI

Nas: Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! (Mazmur 118:24) Bacaan: Mazmur 118:19-24

Ketika kami memulai ibadah penyembahan pada suatu hari yang hangat di bulan Agustus, pendeta kami berdoa agar kami semua dapat memiliki semangat dan pengharapan seperti anak-anak pada hari Natal. Sukar bagi saya untuk membayangkan kata-kata seperti itu diucapkan jauh sebelum bulan Desember, dan itu membuat saya berpikir. Lama setelah lagu penutup berakhir, saya masih merenungkan kata-kata yang diucapkannya dan implikasi mengejutkan yang ditimbulkannya.

Pada hari apa di sepanjang tahun yang paling saya sukai untuk bangun pagi-pagi benar saat saya masih kecil? Pada pagi hari ketika Natal tiba! Mengapa? Tentu saja untuk membuka hadiah-hadiah Natal yang saya terima. Ketika akan tidur pada malam Natal, saya akan berpikir, "Esok adalah hari istimewa!" Jauh di lubuk hati, saya percaya bahwa orang tua saya akan memberi sesuatu yang istimewa, dan saya tidak sabar menunggunya. Itulah yang menjadi sumber pengharapan dan semangat setiap tanggal 25 Desember.

Bagaimana Anda bangun pagi ini? Betapa besar perubahan sikap yang akan Anda alami bila Anda memandang setiap hari sebagai hadiah dari Bapa di surga yang penuh kasih. Mungkin inilah yang ada di dalam benak pemazmur ketika ia menulis, "Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!" (Mazmur 118:24).

Jika kita benar-benar percaya bahwa setiap hari adalah hadiah istimewa dari Allah, kita akan menjadi seperti anak-anak saat menyambut Natal pada pagi hari.

When dawn announces each new day,
Before you rise up out of bed,
Rejoice -- be glad and give God praise,
And thank Him for what lies ahead. --Sper

"SETIAP HARI ADALAH HADIAH DARI DIA YANG MENGERTI DENGAN TEPAT APA YANG KITA BUTUHKAN"

Diambil dari :  
Nama situs : Alkitab SABDA
Alamat URL : http://alkitab.sabda.org/illustration.php?id=1894
Penulis : DCM
Tanggal akses : 10 Desember 2013


WAJAH BARU BLOG SABDA!

Oleh: Redaksi

Bertepatan dengan ulang tahun YLSA yang ke-19 pada 1 Oktober 2013 yang lalu, Blog SABDA < http://blog.sabda.org > hadir dengan wajah yang baru!

Apakah Anda sudah pernah berkunjung ke situs "pribadi" Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), "Blog SABDA"? Situs Blog SABDA lahir dari kerinduan YLSA untuk berbagi visi sebagaimana Tuhan berikan untuk YLSA. Selain menjadi wadah bagi para staf YLSA untuk berbagi pengalaman dan pelayanan, khususnya dari kacamata pribadi staf YLSA, situs ini juga dapat digunakan oleh para mitra pelayanan YLSA untuk saling berbagi cerita, pengalaman, pelajaran, dan pelayanan yang telah kami kerjakan bersama-sama selama ini. Melalui blog ini, kami rindu para Sahabat dan Pendukung YLSA juga dapat terlibat lebih banyak lagi dengan memberikan komentar pribadi yang dapat mendorong kemajuan pelayanan YLSA.

Melalui berbagi pengalaman yang terjadi di balik layar, kami ingin para pendukung pelayanan YLSA dapat merasakan pergumulan pelayanan YLSA secara langsung. Selain itu, pelayanan yang Tuhan percayakan kepada YLSA sungguh sangat besar. Jadi, tidak mungkin bisa dijalankan hanya oleh segelintir orang. YLSA adalah wadah yang Tuhan sediakan bagi anak-anak Tuhan bergabung, khususnya mereka yang terpanggil untuk menjalankan pelayanan berbasis teknologi informasi. Biarlah pelayanan ini sungguh memberi kemuliaan bagi nama-Nya; "IT untuk TUHAN" (IT for GOD).

Orang-orang inilah yang menjadi sahabat dan pendukung YLSA. Di antara mereka, mungkin Allah juga memakai Anda untuk bergabung dengan kami untuk melayani Allah yang kita cintai. Bersama, pelayanan Tuhan melalui YLSA dapat terus maju dan berkembang secara konsisten. Anda bisa menjadi pendoa, donatur, mitra, konsumen, dan pengguna produk-produk YLSA. Nah, melalui situs Blog SABDA ini, kita bisa berbagi beban dan pengalaman serta sukacita melayani Dia. Blog SABDA ada untuk Anda, para Sahabat dan Pendukung YLSA!

Wajah baru blog SABDA kiranya menjadi wujud semangat kami yang baru karena kami percaya pada pemeliharaan Allah bagi pelayanan ini. Kami rindu terus melayani. Kami rindu terus berbagi firman-Nya. Dan, kami rindu nama Allah semakin dimuliakan di tengah-tengah bangsa ini dan di seluruh dunia melalui kemajuan teknologi dan informasi. Amin.

==> < http://blog.sabda.org >


OKTOBER MENJADI BULAN DOA YAYASAN LEMBAGA SABDA

Oleh: Adiana

Memperingati sembilan belas tahun perjalanan pelayanan YLSA, yang jatuh pada tanggal 1 Oktober 2013, sama dengan memperingati kebaikan Tuhan karena tidak mungkin YLSA bisa terus ada kalau bukan karena anugerah-Nya. Oleh sebab itu, kami sepakat untuk menjadikan bulan Oktober sebagai bulan doa untuk Yayasan Lembaga SABDA. Selain bersyukur kepada Tuhan, kami juga ingin memohon kekuatan dan penyertaan Tuhan supaya anugerah-Nya terus memungkinkan kami menjalankan pelayanan YLSA sesuai dengan kehendak-Nya.

Selama bulan doa ini, segenap staf YLSA berkomitmen untuk berdoa bersama di dalam kelompok kecil, "tiga kali sehari" -- pagi, siang, dan sore. Selain itu, pada tanggal 18 Oktober 2013 lalu, staf YLSA juga telah mengadakan "Doa Semalam Ceria". Dalam kegiatan ini, staf YLSA berkumpul di Griya SABDA, dari pkl. 20.30 sampai pkl. 04.30 (Sabtu, 19 Oktober 2013) untuk fokus menyembah Allah yang memberikan hidup dan pelayanan kepada kami. Kami memuji kebesaran Allah, menaikkan doa ucapan syukur atas semua pencapaian YLSA sepanjang tahun ini, dan berdoa untuk kebutuhan setiap divisi di YLSA. Tak lupa, kami pun berdoa untuk pergumulan masing-masing staf yang melayani di YLSA.

Berikut ini, kami ingin menyampaikan butir-butir pencapaian sebagai salah satu ucapan syukur kami dalam acara "Doa Semalam Ceria". Semoga melalui informasi ini, para Sahabat dan Pendukung YLSA juga dapat bersyukur dan berdoa bagi pelayanan YLSA.

  1. Divisi Multimedia
    1. Semua bahan presentasi dan video penginjilan SABDA telah dipasang di situs Slideshare dan Youtube.
    2. Kerja sama dengan Alkitab Suara untuk membuat Alkitab audio dalam versi HP/mobile supaya dapat diakses masyarakat luas.
    3. Pembuatan video tutorial/pelatihan software Alkitab SABDA.
    4. Membuat DVD Library SABDA yang berisi bahan-bahan untuk pelayanan yang lebih luas.
  2. Divisi Web
    1. Peluncuran situs KEKAL (Kesaksian Kasih Allah) dengan tampilan dan fitur-fitur baru ==> < http://kekal.sabda.org >.
    2. Jumlah pengunjung situs-situs YLSA dapat terus meningkat.
    3. Peluncuran situs baru "Alkitab Yang Terbuka" < http://ayt.co >.
    4. Sejumlah situs-situs YLSA perlu diupgrade.
    5. Keamanan situs-situs YLSA harus terus terjaga.
  3. Divisi ITS (Information and Technology System)
    1. Mitra-mitra pelayanan YLSA terus bertambah.
    2. Infrastruktur YLSA harus ditingkatkan untuk memadai kebutuhan yang meningkat.
    3. Aplikasi Android "Renungan PSM (Pagi, Siang, Malam)" dapat terus disempurnakan.
    4. USB 16 Gb yang berisi bahan-bahan biblika dapat tersebar luas.
    5. Peningkatan kemampuan dan keterampilan staf divisi ITS.
  4. Divisi Publikasi (Penerbitan Bahan-Bahan Kekristenan)
    1. Semua Publikasi YLSA dapat terbit secara konsisten.
    2. Penambahan jumlah pelanggan publikasi semakin banyak.
    3. Pengaturan tugas semua Pemimpin Redaksi yang lebih efektif.
    4. Facebook Grup Klub e-Buku dan e-BinaAnak yang berjalan dengan baik.
    5. Perlu Aplikasi Android untuk publikasi-publikasi YLSA.
  5. Divisi Komunitas (Media Sosial)
    1. Penambahan sukarelawan yang setia untuk lebih terlibat aktif menjadi moderator.
    2. Keberhasilan "Lomba Menulis Blog" dalam rangka ulang tahun SABDA Space yang ke-6.
    3. Rencana membuka "Komunitas Terbuka" untuk mendukung terbitnya "Alkitab Yang Terbuka (AYT)".
    4. Perlu strategi yang lebih efektif untuk divisi Komunitas.
  6. Divisi PESTA (Pendidikan Elektronik Studio Teologia Awam)
    1. Sepuluh kelas diskusi PESTA telah berlangsung dengan baik.
    2. Peserta PESTA yang telah lulus mengikuti kelas-kelas PESTA agar semakin rindu belajar.
    3. Penambahan staf divisi PESTA dan sukarelawan moderator diskusi.
    4. Pengembangan situs PESTA Online.
    5. Penambahan modul PESTA baru.
  7. Divisi Training SABDA
    1. Training dan roadshow SABDA di berbagai kota agar dapat berjalan lancar.
    2. Penambahan mitra-mitra pelayanan YLSA yang baru.
    3. Memperlengkapi bahan-bahan training SABDA.
    4. Peningkatan kemampuan staf YLSA sebagai "trainer".
    5. Training Center di Griya SABDA bisa semakin banyak dimanfaatkan.
  8. Divisi HRD
    1. Penambahan staf tetap YLSA di setiap divisi.
    2. Pengembangan keterampilan dan pertumbuhan rohani staf.
    3. Penambahan staf tetap/magang/sukarelawan.
    4. Rencana pindah ke kantor baru di Griya SABDA dengan semua fasilitas yang dibutuhkan.
    5. Pengembangan struktur organisasi YLSA.
  9. Divisi Keuangan
    1. Bersyukur kepada Tuhan untuk setiap kebutuhan yang terus dicukupkan oleh Tuhan.
    2. Bertambahnya donatur tetap yang setia yang mendukung pelayanan YLSA.
    3. Dibutuhkan staf tetap untuk mengatur keuangan YLSA.
    4. Pelunasan renovasi Griya SABDA.
  10. Proyek "Alkitab Mudah Dibaca (AMD)" dan "Alkitab Yang Terbuka (AYT)"
    1. Penyelesaian pengeditan AMD dan AYT.
    2. Kerja sama dengan Bible League International (BLI) untuk mencetak dan mendistribusikan AMD.
    3. Draft AYT yang telah dipasang di Situs ayt.co --> < http://alkitab.sabda.org > dan Alkitab Mobi < http://alkitab.mobi >.
    4. Penyelesaian "Pustaka Terbuka" untuk melengkapi AYT.
    5. Kerja sama dengan mitra-mitra YLSA untuk mencetak AYT.
    6. Strategi pendistribusian AMD dan AYT.

Besar harapan kami, para Sahabat dan Pendukung YLSA dapat memberi dukungan doa bagi pelayanan YLSA di atas. Kiranya kita dapat terus melangkah bersama melayani Tuhan melalui dunia teknologi. Segala kemuliaan hanya bagi nama Tuhan!


SABDA BERBAGI VISI MELALUI SLIDESHARE

Oleh: Adiana

Pada kesempatan ini, kami secara khusus mengajak Sahabat YLSA untuk mengenal salah satu media untuk berbagi yang dimanfaatkan oleh YLSA, yaitu SlideShare. Melalui media ini, YLSA membagikan visi dan misi pelayanan melalui materi-materi presentasi YLSA. SlideShare sendiri merupakan komunitas online bagi mereka yang ingin berbagi file-file presentasi dalam bentuk power point yang tentunya memberikan banyak informasi dan pengetahuan. File-file presentasi yang tersedia di SlideShare dapat diunduh dan informasi di dalamnya dapat digunakan untuk berbagai keperluan presentasi. Oleh karena itu, melalui SlideShare, YLSA juga ingin berbagi slide presentasi yang selama ini dibawakan oleh tim SABDA di setiap roadshow dan pelatihan SABDA. Kami rindu untuk tidak hanya membagikan materi-materi presentasi YLSA kepada peserta yang hadir dalam roadshow atau pelatihan, tetapi juga kepada masyarakat lebih luas. Slide-slide presentasi ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan visi pelayanan YLSA kepada masyarakat secara lebih luas dan menjelaskan kepada para pengguna produk-produk YLSA tentang bagaimana memanfaatkan produk-produk YLSA tersebut secara lebih efektif. Di samping itu, YLSA juga rindu berbagi pelayanan dengan para Sahabat YLSA yang memiliki kerinduan untuk menjadi "duta" pelayanan YLSA. Para duta pelayanan YLSA yang telah mendapat berkat dari pelayanan YLSA juga dapat membagikan berkat yang telah diperolehnya kepada orang-orang yang dilayani dengan menggunakan slide presentasi ini.

Berikut beberapa slide presentasi YLSA yang telah kami sediakan di SlideShare:

  1. "Pengenalan Yayasan Lembaga SABDA" < http://www.slideshare.net/sabda/presentasi-ylsa-2013 >
  2. "Cara Membagikan Paket SABDA Care" < http://www.slideshare.net/sabda/sabda-carehow-to >
  3. "Pelayanan Mobile/HP Kontekstual" < http://www.slideshare.net/sabda/pelayanan-mobile >
  4. "Pengenalan YLSA untuk Anak" < http://www.slideshare.net/sabda/presentasi-anak-26123173 >
  5. "DVD Library SABDA Anak 1.2" < http://www.slideshare.net/sabda/04-dvd-librarysabdaanak >
  6. "SABDA dalam 3 Menit" < http://www.slideshare.net/sabda/sabda-dalam-3-menit >
  7. "Audio Alkitab" < http://www.slideshare.net/sabda/audio-alkitab >
  8. "Cara Install Program SABDA 4 dari DVD Library SABDA Anak 1.2" < http://www.slideshare.net/sabda/cara-install-dari-dvd-library-sabda-anak-12 >

Tentu masih ada banyak lagi bahan presentasi YLSA yang telah tersedia di SlideShare. Kami akan terus membagikannya dan berharap produk-produk YLSA dapat dimanfaatkan dengan lebih baik lagi. Biarlah apa yang kami bagikan ini dapat menjadi berkat dan menambah semangat kita semua untuk terus berbagi pelayanan. Silakan kunjungi < http://www.slideshare.net/sabda >. Selamat berbagi. Selamat melayani. Salam IT 4 GOD!


SABDA DALAM KONSULTASI MISI SAAT 2013

Oleh: Yudo

Pada tanggal 22 -- 25 Juli 2013 lalu, Yayasan Lembaga SABDA diundang untuk menjadi salah satu fasilitator workshop dalam acara Konsultasi Misi SAAT (KMS) ke-II yang diadakan di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang. Dalam perhelatan ini, YLSA dimasukkan dalam kategori Badan Penunjang Misi karena dianggap sebagai yayasan yang menyediakan sarana bahan-bahan misi. Tim SABDA yang ikut hadir adalah Ibu Yulia, Pak Joko, dan saya, disusul oleh Khenny yang datang keesokan harinya.

Pukul 17.00, KMS II secara resmi dibuka dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Daniel Lucas Lukito, Th.D. selaku rektor SAAT. Beliau mengangkat tema "Identitas dan Responsibilitas Seorang Kristen" yang mengajak peserta untuk merenungkan kembali identitas dirinya sebagai seorang manusia berdosa yang telah ditebus, serta tanggung jawab (sekaligus anugerah) yang harus dikerjakan sepanjang hidupnya.

Seusai makan malam, panitia memperkenalkan wakil dari masing-masing bidang pelayanan misi yang akan memandu peserta dalam workshop. Kelompok workshop yang tersedia adalah: Pelayanan Misi STA (Suku-Suku Terabaikan), Pelayanan Misi Perkotaan, Pelayanan kepada TKI/W (Migrant Workers), Pelayanan Pendidikan, Pelayanan Medis, dan juga Bidang Penunjang Misi. Selain semua kelompok itu, ada satu kelompok lagi yang dikhususkan untuk menolong peserta yang di gerejanya belum memiliki departemen misi atau belum tahu bagaimana cara memulai pelayanan misi.

Acara KMS diawali dengan Pleno I yang memperkenalkan tujuh lembaga misi melalui presentasi dan video singkat, di antaranya Yayasan Terang Nusa, Indonesian Care, Sending WEC Indonesia, Yayasan Sahabat Anak, EE (Evangelism Explosion), RS Serukam, dan ABD (Anak Asuh Bina Didik) BetZata, Sekolah Kristen Athalia, OMF Jakarta, Pelayanan TKW/I, RBC, FPP (Forum Penginjilan Papua), IT Ministry, MAF (Mission Aviation Fellowship), dan ditutup dengan presentasi SABDA.

Hari berikutnya adalah acara workshop dari tujuh kelompok misi, dan peserta boleh memilih kelompok-kelompok workshop yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan/ketertarikan misi mereka, baik secara pribadi maupun secara organisasi gerejanya. Saya dan Pak Joko mendampingi Ibu Yulia memimpin workshop kelompok SABDA. Dalam workshop tersebut, Bu Yulia membukakan kepada para peserta kemungkinan-kemungkinan untuk melayani bersama-sama dengan SABDA. Saya pribadi terkesan dengan peserta yang mengikuti workshop kami. Banyak dari mereka yang akhirnya melihat kemungkinan yang dapat mereka lakukan dengan menggunakan bahan-bahan dari SABDA. Saya juga dapat melihat bahwa banyak dari mereka yang sebelumnya tidak terlalu peduli terhadap teknologi, terutama yang berasal dari generasi tahun '70-an, kini dapat memandang teknologi sebagai salah satu cara Tuhan untuk memperluas Kerajaan-Nya di bumi ini. Pada workshop hari berikutnya, sekali lagi saya melihat antusiasme yang kuat dari para peserta. Kali ini, mereka tidak lagi menganggap pelayanan misi melalui IT hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, tetapi juga mulai memikirkan untuk melibatkan generasi muda di gereja mereka yang notabene lebih akrab dengan teknologi masa kini.

Selama KMS berlangsung, panitia juga menyediakan tempat bagi lembaga-lembaga misi yang diundang untuk membuka pameran/stand. Pameran ini dibuka pada saat-saat makan pagi, siang dan malam, supaya setelah selesai makan, peserta dapat berkunjung ke semua meja pameran untuk menjalin pertemanan yang lebih akrab dengan lembaga-lembaga misi ini. Meja pameran SABDA selalu ramai dikunjungi peserta karena mereka bisa mendapatkan berbagai macam produk SABDA untuk memperlengkapi pelayanan mereka. Saya, Pak Joko, Khenny, dan Bu Yulia, selalu siap sedia melayani peserta, termasuk membagikan CD-CD Alkitab Audio dan DVD Library Anak, menginstal software Alkitab SABDA di laptop, dan mengisikan aplikasi Alkitab di telepon genggam para peserta, dll.. Banyak peserta yang sangat bersyukur mendapatkan pelayanan kami, bahkan banyak yang menceritakan bagaimana SABDA telah banyak membantu pelayanan mereka selama ini.

Setiap malam, acara selalu ditutup dengan doa malam bersama, tetapi ada satu waktu ketika doa malam yang berbeda bagi saya. Pembicara malam itu adalah Ibu Rahmiati. Setelah menyanyi sebuah lagu pujian, beliau mengajak seluruh peserta untuk berlutut dan berdoa secara pribadi. Saat berlutut untuk berdoa, saya mendengar isak dari sekitar saya. Kami semua merasakan hal yang sama, anugerah Tuhan bagi kami lebih besar dari semua pelayanan yang sudah dan yang akan kami kerjakan. Setelah itu, kami diajak untuk mencari rekan yang bukan dari kelompok kami untuk mendoakan apa saja yang kami anggap penting bagi berlangsungnya pelayanan yang sudah kami kerjakan.

Banyak hal yang saya pelajari selama mengikuti KMS II ini, di antaranya adalah pentingnya kerja sama antarlembaga misi dan gereja Tuhan untuk menunaikan Amanat Agung Tuhan Yesus. Di acara ini, saya juga sempat bertemu dan berbincang-bincang dengan beberapa pekerja misi yang menceritakan pelayanan mereka kepada saya. Di antara mereka adalah seorang pekerja misi yang melayani di ladang pelayanan yang menurut saya sangat sulit. Darinya, saya semakin menyadari bahwa pelayanan yang saya dan staf SABDA lainnya lakukan melalui teknologi dan internet sungguh membantu pelayanan mereka yang harus melayani di lapangan. Kiranya, KMS II tahun ini dapat memacu anak-anak Tuhan untuk bekerja semakin keras dan bergandengan tangan demi kemuliaan Bapa dan Tuhan kita, Yesus Kristus. Soli Deo Gloria!

Baca selengkapnya tulisan Yudo:http://blog.sabda.org/2013/09/10/sabda-dalam-konsultasi-misi-saat-2013/


GRIYA SABDA

Oleh: Elly + Yulia

Saya sudah bekerja di YLSA sejak tahun 2001. Dari banyak tahun tersebut, saya merasa sangat bersyukur karena dapat melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana YLSA bertumbuh dan berkembang. Campur tangan Tuhan sejak awal YLSA berdiri memang membuat kami yang sudah lama melayani di YLSA merasa takjub, bahkan kadang sulit percaya bahwa kami bisa sampai di mana kami sekarang ini ada. Namun, di sinilah kami sekarang. Tidak ada kesempatan untuk terus melihat ke belakang, sebaliknya kami dipacu untuk melihat ke depan, kepada rencana yang telah Tuhan tetapkan bagi YLSA. Dialah yang mendorong kami untuk terus maju dan pantang mundur.

Salah satu pergumulan yang cukup lama kami doakan adalah kebutuhan perluasan kantor YLSA. Untuk mengembangkan pelayanan YLSA, kantor yang sekarang tidak lagi memadai. Rencana pengembangan kantor sudah pernah "di-sharing-kan" dan didoakan berkali-kali. Mulai dari membangun lantai kedua di atas kantor yang sekarang, sampai membeli lahan baru. Beberapa kali kami melihat tanah yang dijual, yang sangat dekat dengan lokasi kantor, yaitu di samping kanan, di samping kiri, di belakang, bahkan juga yang di depan. Banyak kesempatan, banyak tawaran, dan banyak pilihan, tetapi sepertinya Tuhan belum membuka pintu. Beberapa kali kami kecewa karena sepertinya kesempatan itu ada di depan mata, tetapi ternyata kehendak Tuhan berkata lain. Tapi kami tidak pernah putus asa, karena kami tahu Tuhan menyediakan yang terbaik. Kami terus berdoa karena kami mau mengikuti apa yang Tuhan mau, dan itu kembali menenangkan hati kami.

Sekitar awal tahun 2012, akhirnya Tuhan memberikan rumah di depan kantor yang sekarang. Itu pun dengan pergumulan yang cukup panjang karena sebenarnya dua tahun sebelumnya rumah itu sudah jatuh ke tangan orang lain, bahkan sempat dibangun bangunan baru oleh pembelinya. Namun, "tidak ada yang mustahil bagi Tuhan" karena ternyata pemiliknya bangkrut dan Tuhan memberi kesempatan kepada YLSA untuk dapat membelinya. Akan tetapi, ini pun suatu perjalanan yang sangat panjang karena di balik semua ini, ada banyak sekali "keajaiban" yang Tuhan tunjukkan kepada kami bahwa Dialah Pencipta dan Pemilik alam semesta ini. Dialah yang berhak memberikan kepada siapa yang Dia inginkan. Kami hanya bisa menunduk dan mengakui bahwa Allahlah Perencananya, dan kami hanyalah hamba-hamba-Nya.

Sebagai Bendahara YLSA, saya tahu seharusnya tidak ada uang satu peser pun yang bisa kami sisihkan untuk membeli sebuah rumah. Menyediakan kebutuhan YLSA tiap bulan pun kadang kesulitan karena sering defisit, jadi mana mungkin untuk membeli rumah itu. Jadi, suatu mukjizat kalau dalam waktu dua minggu kami bisa menyediakan uang yang dibutuhkan. Namun, Allah bekerja di balik layar dan sudah menyediakan apa yang Dia inginkan. Melalui para Sahabat YLSA, Allah mencukupkan uang yang dibutuhkan, yang berupa pinjaman, untuk membeli rumah itu pada waktu-Nya. Akan tetapi, saya memikirkan tentang uang pinjaman yang tidak sedikit jumlahnya. Sejak saya menjadi Bendahara YLSA, baru kali ini YLSA harus pinjam ke sahabat-sahabat YLSA. Terbayang dalam pikiran saya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa mengembalikan semua pinjaman tersebut? Bahkan untuk menanyakan kapan harus dikembalikan pun, kami tidak berani. Betapa terkejutnya kami ketika mengetahui bahwa ternyata pinjaman itu tidak perlu kami kembalikan karena semua diberikan untuk YLSA. "Sungguh luar biasa kasih Tuhan pada kita!" Hanya itu yang keluar dari mulutku. Tidak habis pikir dengan semua rencana Allah yang begitu besar untuk YLSA. Puji Tuhan!

Kisah keajaiban Allah tidak berhenti sampai di sini. Setelah mendapatkan kunci rumah, maka semua staf YLSA masuk untuk melihat seluruh bangunan. Kami baru tahu ternyata bangunan itu masih belum siap pakai, perlu renovasi yang lumayan banyak untuk menjadi kantor yang kami inginkan. Masalah yang paling utama adalah banyaknya ruangan yang kecil-kecil dan tidak berventilasi sehingga udaranya pengap dan gelap. Selain itu, tidak ada kesegaran karena seluruh halaman sudah disemen sehingga tidak ada sisa tanah untuk ditanami tumbuhan. Setelah selesai mengurus urusan surat-menyurat, maka mulailah kami merencanakan renovasi. Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk merancang supaya bangunan itu bisa kami gunakan secara maksimal. Kelihatannya kami hanya akan bisa melakukannya sedikit demi sedikit, sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada. Pada pertengahan tahun 2012 mulailah kami melakukan renovasi.

Puji Tuhan, pada Desember 2012, satu ruangan besar yang akan kami gunakan sebagai ruang perpustakaan dan sekaligus ruang training sudah bisa selesai direnovasi Tahap I. Kami sangat senang karena "Soft Opening" Griya SABDA, bersamaan dengan perayaan Natal YLSA 2012 dapat dilakukan di tempat yang baru. Tiga bulan kemudian (Maret 2013), renovasi Tahap II, yaitu satu ruang rapat, ruang dapur dan dua kamar mandi bisa diselesaikan. Pada bulan April 2013 kami mulai merenovasi Tahap III, yaitu kantor utama YLSA yang terdiri dari dua lantai. Lantai kedua sudah dicor, lalu atap juga ditinggikan (karena aslinya hanya satu lantai). Renovasi kantor ini ternyata membutuhkan waktu dan biaya yang sangat banyak. Dan sampai blog ini saya tulis, renovasi kantor utama ini belum selesai. Doakan agar Tuhan menolong kami menyelesaikan renovasi ini dengan sebaik-baiknya dan sehemat-hematnya. Kalau Tuhan sudah menolong di masa yang lalu maka saya percaya Ia akan terus menolong kami asal kami setia dan taat pada kehendak-Nya.

Terpujilah Tuhan!

Jika ada dari Pendukung dan Sahabat YLSA yang tergerak untuk ikut ambil bagian mendukung proyek renovasi Griya SABDA, silakan menggunakan informasi di bawah ini:

YAYASAN LEMBAGA SABDA a.n. Yulia Oeniyati Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo No. Rekening: 0790266579

Atas dukungannya kami mengucapkan banyak terima kasih.

Berikut ini adalah laporan keuangan sementara untuk renovasi Griya SABDA:

Tagihan sementara dari kontraktor:
Tagihan I: Rp 99,268,338
Tagihan II: Rp 26,017,635
*) Saat ini masih menunggu tagihan untuk renovasi kantor utama (tagihan yang terbesar) karena belum dilaporkan oleh pihak kontraktor.

Cicilan sementara dari SABDA:
Cicilan I: Rp 25,000,000
Cicilan II: Rp 50,000,000
Cicilan III: Rp 60,000,000

Sumber: http://blog.sabda.org/2013/07/12/mengenal-ylsa-griya-sabda/


Alkitab Audio: Bahasa Suku Terbaru!

Tahukah Anda bahwa Yayasan Lembaga SABDA juga menyediakan rekaman teks Alkitab yang disuarakan atau dibacakan? Dengan teknologi audio, teks Alkitab tidak hanya bisa dibaca dengan cara konvensional (menggunakan indra penglihatan), tetapi juga bisa "dibaca" dengan cara didengarkan (menggunakan indra pendengaran). Roma 10:17 mengingatkan kita bahwa, "... iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus", karena itu semangat menyebarkan Alkitab 'bersuara' adalah semangat alkitabiah. Dengan tersedianya Alkitab Audio, kita bisa menikmati firman Tuhan kapan saja dan di mana saja kita berada, khususnya ketika kita tidak bisa memegang buku Alkitab, seperti jika sedang dalam perjalanan dll.. Alkitab audio juga dapat menjadi pendamping saat kita sedang melakukan penyelidikan Alkitab supaya menambah kecermatan kita mengamati firman Tuhan yang kita baca.

Namun, manfaat ketersediaan Alkitab Audio yang paling utama adalah untuk melayani orang-orang buta atau yang memiliki gangguan penglihatan, seperti mereka yang sudah lanjut usia atau yang harus terbaring karena sakit. Juga sangat bermanfaat untuk melayani mereka yang buta huruf karena mereka sangat membutuhkan firman Tuhan yang memberikan kuasa keselamatan. Bagi anak-anak muda, dan bahkan anak-anak, Alkitab audio menjadi cara mudah untuk mereka mendengarkan firman Tuhan karena kami menyediakannya dalam format MP3 sehingga mereka dapat memasangnya di HP atau MP3 player dan mendengarkannya di mana saja.

Secara khusus, Alkitab audio juga dapat digunakan untuk melayani mereka yang ingin mendengarnya dalam bahasa ibu mereka, yaitu bahasa daerah. Oleh karena itu, YLSA juga menyebarkan Alkitab Audio dalam berbagai bahasa suku. Alkitab audio berbahasa suku ini diperoleh dari http://FaithComesByHearing.com. Sejauh ini, Alkitab audio yang telah disebarkan YLSA dalam bahasa adalah: Alkitab Bahasa Aceh, Bali, Jawa, Malay, Madura, Nias, dan Sunda. Ada lima Alkitab audio terbaru yang hadir dalam bahasa:

YLSA sangat bersyukur dapat terus menyediakan Alkitab audio dalam berbagai bahasa suku karena semakin banyak Alkitab dalam bahasa suku yang disediakan, semakin banyak pula jiwa yang dapat dijangkau untuk mendengarkan Injil kebenaran Tuhan, terutama di pelosok-pelosok Indonesia. Semua daftar Alkitab audio yang disebarkan YLSA dalam berbagai bahasa dapat Anda peroleh dengan mengunduhnya di situs http://audio.sabda.org


MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI TUHAN

Sebagai yayasan Kristen yang bergerak dalam bidang pelayanan elektronik, Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) terus mengalami perkembangan, baik dalam hal jumlah produk pelayanannya maupun infrastruktur. Mulai tahun 1994 sampai sekarang (2013), YLSA telah menghasilkan banyak cara baru untuk melayani di dunia pelayanan elektronik di Indonesia. Perkembangan dan kemajuan pelayanan YLSA adalah karena campur tangan Tuhan yang terus-menerus memimpin dan menolong kami semua yang melayani di YLSA.

Apa visi utama YLSA?

Ketika didirikan pada tahun 1994, kerinduan YLSA adalah menolong dan melayani masyarakat Kristen Indonesia dengan menyediakan alat-alat studi Alkitab, melalui teknologi komputer dan internet. Dengan demikian, masyarakat Kristen Indonesia diharapkan menjadi lebih mudah dalam mempelajari firman Tuhan dengan cara yang bertanggung jawab. Atau dengan kata lain, YLSA ingin menjadi "hamba elektronik" bagi Tubuh Kristus/Gereja -- "Electronic Servants to the Body of Christ".

Adapun misi YLSA adalah:

  1. Menjadi katalisator antara Alkitab dan masyarakat Kristen Indonesia sehingga dengan alat-alat teknologi mutakhir, mereka dapat belajar firman Tuhan dengan lebih mudah dan bertanggung jawab.
  2. Menjadi fasilitator agar masyarakat Kristen dapat menemukan bahan-bahan kekristenan yang bermutu dengan mudah dan gratis.
  3. Membangun infrastruktur untuk memudahkan tubuh Kristus menjalin komunitas online yang bersinergi bagi kemajuan pelayanan di Indonesia.

Pada saat itu, peranan awal YLSA adalah membuka jalan untuk orang-orang Kristen mendapatkan Alkitab dengan mudah supaya mereka dapat mengenal Tuhan, belajar firman-Nya, dan terus bertumbuh. Selain Alkitab, ada banyak bahan yang telah disediakan oleh YLSA -- Biblical Study, Biblical Living, dan Biblical Ministry. Perkembangan selanjutnya, YLSA tidak hanya dipakai untuk "membuka jalan", namun sekarang dipanggil untuk menolong orang-orang Kristen untuk bisa "menggunakan jalan" tersebut dengan efektif.

Jadi, bisa dikatakan bahwa tujuan utama YLSA saat ini adalah: "Menggembalakan masyarakat Kristen pengguna komputer dan internet agar mereka dapat menggunakan teknologi yang Tuhan berikan itu untuk kemuliaan nama Tuhan."

Bagaimana caranya?

Dalam sebuah diskusi yang dilakukan oleh semua staf YLSA di sekitar Raker 2013 yang lalu, kami mencatat ada beberapa cara yang sudah dan akan YLSA lakukan:

  1. Membagikan visi "IT for GOD" dalam berbagai kesempatan.
  2. Menyediakan tools (alat-alat) untuk menggali firman Tuhan.
  3. Memberikan pelatihan menggunakan alat-alat yang telah dibuat YLSA ("how to").
  4. Mengembangkan produk-produk pelayanan baru yang berpusat pada Alkitab.
  5. Membagikan informasi seluas mungkin tentang produk pelayanan YLSA.
  6. Melatih orang-orang yang bisa mengajar (Training for trainers).
  7. Memelihara komunitas yang telah terbentuk, baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
  8. Membantu gereja/yayasan mengembangkan pelayanan multimedia bagi kerajaan Tuhan.
  9. Mengusahakan pembangunan infrastruktur (sarana dan prasarana, dan gadget teknologi).
  10. Mengembangkan sistem pelayanan yang efektif dan efisien di kantor YLSA.

YLSA berharap tujuan utama YLSA dapat terealisasi sehingga memberkati banyak orang, gereja, dan organisasi Kristen di Indonesia. Mari kita rebut kesempatan demi kesempatan yang Tuhan berikan untuk memenangkan jiwa bagi kerajaan-Nya. Kiranya nama Tuhan semakin dimuliakan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini.

Sumber: Renungan Pembukaan Raker YLSA 2013 (10 Januari 2013)


MEMAHAMI MAKNA NATAL

Seorang pernah berkata, "Christmas means a different thing for a different person." Natal memiliki makna yang berbeda untuk orang yang berbeda. Saya kira pernyataan tersebut tidak dapat disangkal.

Saya bersyukur pernah tinggal selama kira-kira sepuluh tahun di Singapura, yaitu sebuah negara yang sangat sekuler. Dalam kurun waktu tersebut, saya menyaksikan bagaimana negara tersebut sedemikian meriah dan indah pada bulan Desember. Sejak akhir bulan November, lagu-lagu Natal sudah terdengar, baik di hotel, restoran, maupun di pusat-pusat perbelanjaan. Suasananya memang sangat jauh berbeda dari bulan-bulan sebelumnya.

Namun, apa artinya semua itu? Menurut pengamatan saya, Natal lebih bernuansa bisnis daripada kerohanian. Barang kali, untuk seorang anak kecil, Natal berarti hadiah, di mana pada saat Natal, dia selalu mendapatkan barang baru, seperti baju baru, sepatu baru. Tanpa semua itu, rasanya, Natal belum tiba. Hal seperti itu juga yang menjadi pengalaman penulis di masa kecil.

Bagi aktivis Gereja, barang kali Natal berarti melakukan berbagai macam kesibukan, mulai dari menghias Gereja dengan berbagai dekorasi yang indah dan asesoris yang mahal, termasuk menghias pohon terang. Selain itu, ada juga kesibukan paduan suara, latihan drama, latihan menari, atau berbagai jenis aktivitas lainnya. Memang, dalam kenyataannya, aktivitas anggota jemaat meningkat tajam selama Desember.

Namun, pertanyaan kritis dapat diberikan. Apakah tanpa semua itu, Natal menjadi tidak sah? Apakah orang-orang yang sibuk, bahkan dapat disebut super sibuk selama Natal telah menjamin adanya Natal yang sejati?

Kenyataannya, tidak demikian. Ada cukup banyak orang yang setelah sibuk dengan berbagai kegiatan Natal, selain mengalami kelelahan, tidak mengalami apa-apa. Segera setelah Desember lewat dan memasuki Januari, segala kesibukan tersebut berakhir, simbol-simbol Natal, seperti pohon terang pun tidak lagi terlihat.

Namun, apa yang masih tersisa? Barang kali, jawabnya bisa sangat menyedihkan. Tidak ada yang tersisa. Hati kosong, tetap kosong, dan bahkan semakin kosong. Orang-orang yang berbuat dosa, tetap berbuat dosa! Dalam kondisi demikian, Natal bukan saja menjadi tidak bermakna, melainkan bahkan sesat makna.

Natal Sesungguhnya

 

Dalam kondisi seperti di atas, gereja dan umat harus terus-menerus waspada agar tidak terjerat kepada kegiatan dan rutinitas semata. Untuk itu, Gereja harus melepaskan diri dari berbagai pengaruh dunia yang negatif, serta terus-menerus kembali pada Alkitab. Dengan demikian, umat dapat memahami makna Natal yang sesungguhnya.

 

Alkitab dengan sangat jelas mewartakan adanya makna Natal yang bersifat objektif. Maksudnya, melalui kelahiran Yesus Kristus di hari Natal tersebut, suatu hal yang sangat penting dan mendasar terjadi pada manusia berdosa.

"Karena Allah sedemikian mengasihi isi dunia ini, sehingga Ia telah memberikan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) Itulah kabar baik yang sangat penting dan mendasar diwartakan di dalam Injil Yohanes. Dengan perkataan lain, manusia yang seharusnya binasa karena dosa, beroleh pengampunan dan keselamatan yang pasti.

Sesungguhnya, keselamatan dan hidup kekal tersebut adalah suatu anugerah yang sangat berharga, yang tidak mungkin dapat dibeli dengan uang atau dicapai dengan kemampuan manusia. Hidup kekal tersebut juga tidak dapat diberikan oleh agama atau keyakinan apa pun.

Namun, sangat disayangkan, sekalipun berita Alkitab tersebut sangat jelas, dalam kenyataannya, banyak orang yang setelah merayakan Natal tetap saja tidak memiliki keyakinan akan pengampunan dosa, serta kehidupan yang kekal.

Hal itulah yang pernah disaksikan oleh seorang nenek yang telah berusia lanjut. Ketika seorang pendeta bertanya ke mana jiwanya setelah meninggal, dengan ringan nenek tersebut menjawab: "Tidak tahu."

Kiranya hal seperti itu tidak terjadi kepada kita semua. Sebaliknya, kita menunjukkan bahwa sesungguhnya segala kesibukan tersebut di atas ke luar sebagai ungkapan syukur karena telah mengalami karya-Nya yang sangat ajaib tersebut. Tidak saja demikian, kehidupan seluruh umat yang telah mengalami keselamatan tersebut, harus terus-menerus diilhami oleh teladan Yesus Kristus yang sedemikian sempurna. Keteladanan Yesus tersebut sangat diperlukan dalam membangun masyarakat dan bangsa, yang sedang mengalami berbagai macam krisis kehidupan.

Teladan seperti apa? Teladan Yesus yang hidup mengasihi, memang sangat diperlukan dalam dunia yang penuh kebencian dan persaingan. Teladan Yesus yang rela berkorban dan semangat-Nya memberi diri bagi kebaikan sesama, merupakan hal lain yang sangat penting dan mendesak untuk kita miliki, khususnya di dalam dunia yang semakin egois dan tidak peduli kepada sesama.

Akhirnya, teladan kesederhanaan-Nya juga sangat diperlukan dalam zaman yang sangat menonjolkan dan membanggakan kemewahan ini. Di tengah-tengah gaya hidup yang semakin mewah dan gemerlapan, ada satu fakta dan realitas yang penting untuk direnungkan: Tuhan dan Juru Selamat dunia, lahir di dalam palungan.

Seorang rekan pernah memberikan sebuah pernyataan yang sangat mengesankan: "Satu-satunya Pribadi yang dapat memilih tempat kelahiran-Nya, memilih lahir di palungan." Jika demikian, teladan siapa yang sedang kita ikuti?

(Penulis adalah alumnus Trinity Theological College, Singapura, sedang melayani di Persekutuan Kristen Antar-Universitas--Perkantas.)

Diambil dari:

Nama situs : ecw-bscc.blogspot.com
Alamat URL : http://ecw-bscc.blogspot.com/
Penulis : Pdt. Mangapul Sagala
Tanggal akses : 6 Desember 2012


ULANG TAHUN YLSA KE-18

Disusun oleh: Tim Redaksi

Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) genap berusia 18 tahun pada tanggal 1 Oktober 2012. Kami bersyukur kepada Tuhan karena penyertaan dan pertolongan yang telah Tuhan berikan bagi pelayanan YLSA selama ini. Dalam langkah-langkah kami untuk mewujudkan "IT 4 God" di Indonesia, Tuhanlah yang senantiasa berjalan di depan kami dan menuntun kami. Biarlah nama Tuhan kita, Yesus Kristus, semakin dimuliakan oleh setiap orang.

Ada banyak anak Tuhan yang turut ambil bagian dalam pelayanan YLSA. Berikut ini beberapa kesan dari staf YLSA yang setiap hari terlibat bersama dalam pelayanan di kantor YLSA.

  1. Evie:

    Wah, banyak banget kesannya, soalnya dah lammmmaaa banget ada di YLSA. :) Sukanya itu banyak.... walaupun pasti ada dukanya juga. Salah satu yang berkesan adalah, kalau ada proyek baru yang penting dan strategis untuk menjangkau lebih banyak orang dengan firman Tuhan, maka siap-siap deh, karena pasti ada hal-hal "aneh" yang akan terjadi. Entah listrik kantor bermasalah, komputer mati, dsb.. Tapi bersyukur karena seolah hal itu memberikan konfirmasi bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat! Hanya karena pertolongan Tuhan saja, maka segala macam kesulitan dalam pelayanan di SABDA dapat kami hadapi dan lewati. Terpujilah Tuhan!

  2. Santi:

    Saya tidak menyangka bisa bergabung dengan YLSA. Kesan saya, YLSA sebagai salah satu tempat untuk belajar dan berkarya, terutama belajar untuk mencintai firman Tuhan dan berkarya bagi Tuhan. Beberapa kegiatan yang saya suka di YLSA: PA, seminar (terutama jika yang ngadain YLSA), bersih-bersih, acara "agak nyantai", dan KKR anak. Beberapa kali pernah sedih, senang, dan biasa-biasa saja... :) tapi semua itu tetap ada pelajaran berharga yang membuat saya jadi lebih baik. Terima kasih YLSA.

  3. Berlin:

    Pertama kali masuk kerja di YLSA, saya membayangkan situasi yang hampir mirip dengan lembaga pelayanan lain, paling tidak mirip dengan kantor saya sebelumnya. Memang tidak jauh berbeda, namun di YLSA ada hal-hal baru yang belum saya temui di yayasan lain. Pertama, staf baru yang sudah menyelesaikan masa training selama 2 bulan harus memberikan presentasi. Saya sebagai staf baru saat itu cukup terkejut. (Kesan) kedua, di YLSA benar-benar mengedepankan kerohanian/membangun hubungan dengan Tuhan secara pribadi. Kesan ini aku dapatkan dari PA dan sharing setiap hari, PD tiap Senin dan Jumat, persekutuan staf, dan juga dari bahan-bahan publikasi YLSA. Ketiga, YLSA memiliki atmosfer kekeluargaan yang baik. Hubungan antarstaf, atasan dan staf seperti keluarga, sehingga ada banyak keterbukaan di sini. Keempat, YLSA memiliki banyak ilmu baru buat saya dan sepertinya sesama staf tidak pelit ilmu, mau berbagi pengetahuan. Kelima, YLSA mengingatkan saya kembali pada betapa tingginya peran "Allah" bagi hidup seseorang. Kegiatan-kegiatan YLSA sering kali membuat saya berpikir, bahwa apa yang membuat seseorang yakin pada yang dikerjakannya adalah ketika dia menyadari bahwa yang dikerjakannya adalah sesuatu yang mulia. Dan, memberitakan Kristus kepada semua orang adalah hal yang paling mulia. Jadi, saya sangat terkesan saat menyadari bahwa saya ada di dalam sebuah tim yang sedang berusaha "memberitakan Kristus" kepada semua orang.

  4. Setya:

    Kalimat, "Apa yang Anda pelajari dari ini?" adalah password yang selalu dan selamanya akan diabadikan di YLSA. Tidak ada kesempatan untuk mengosongkan pikiran dan menjadi orang yang pasif bagi semua staf. YLSA selalu mendorong semua staf untuk kritis, suka belajar, dan membaca (segala sesuatu), serta peduli dengan lingkungan (termasuk manusianya dong). Tentu saja ini adalah sisi lain yang ditonjolkan YLSA. Sisi utamanya, tetaplah... TUHAN YESUS di atas segala-galanya.

  5. Yudo:

    Selama bergabung dengan YLSA, saya selalu terkesan dengan dedikasi YLSA yang tidak hanya mendorong orang-orang Kristen untuk membaca Alkitab dengan benar, tetapi juga memfasilitasi mereka untuk mendalaminya dengan cara yang bertanggung jawab. Bagi saya, itu adalah jawaban untuk kebutuhan banyak orang Kristen yang ingin mencari Tuhan dengan lebih sungguh. Sungguh bersyukur bisa terlibat di dalam pelayanan YLSA.

Untuk membaca kesan-kesan staf YLSA yang lain, silakan berkunjung kehttp://blog.sabda.org/2012/10/18/ulang-tahun-ylsa-ke-18-dan-kesanku/


BARU! PUBLIKASI PELAYANAN REMAJA KRISTEN -- E-BINASISWA

Disusun oleh: Tim Redaksi

Puji Tuhan kerinduan YLSA untuk melahirkan sebuah publikasi baru akhirnya terwujud, yaitu publikasi untuk para pembina remaja yang dinamakan "e-BinaSiswa". Kerinduan ini sebenarnya sudah cukup lama, 3-4 tahun yang lalu. Tapi dengan keterbatasan sumber daya manusia yang ada, kerinduan tersebut tertunda-tunda. Tuhan sungguh baik karena telah mengirimkan seorang staf, yaitu Sdr. Doni yang memiliki beban untuk melayani para pemuda, terutama remaja. Dengan bantuan dari beberapa staf YLSA lain, e-BinaSiswa diharapkan bisa terus terbit memperkaya pelayanan Yayasan Lembaga SABDA.

Sasaran dan tujuan publikasi e-BinaSiswa adalah para pembina remaja Kristen, supaya mereka dapat diperlengkapi dengan berbagai bahan sehingga dapat melayani Tuhan dengan lebih efektif dan bertanggung jawab. Publikasi e-BinaSiswa akan diluncurkan pada bulan Oktober 2012, dan akan terbit setiap hari Kamis minggu pertama dan ketiga setiap bulan.

Isi publikasi e-BinaSiswa antara lain berupa artikel, bahan pembinaan, tip, renungan, tokoh, kesaksian-kesaksian dari dunia pelayanan remaja Kristen, dan informasi seputar anak muda Kristen. Jika Anda rindu mendapatkan bahan-bahan bermutu dan bertanggung jawab seputar pelayanan remaja Kristen, silakan berlangganan dengan cara mengirim email ke redaksi e-BinaSiswa di < binasiswa(at)sabda.org >.

Dengan diluncurkannya publikasi e-BinaSiswa, maka pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) dalam bidang Digital Publishing bertambah menjadi 20 publikasi. Jika Anda tertarik untuk mendapatkan informasi tenang 20 publikasi yang sudah diterbitkan oleh YLSA, silakan berkunjung ke situs sabda.org dihttp://www.sabda.org/publikasi/.

Berikut ini beberapa sambutan dari para pelanggan e-BinaAnak dan e-Konsel sehubungan dengan diterbitkannya publikasi e-BinaSiswa. Kami mengucapkan terima kasih atas dorongan yang diberikan kepada kami. Tolong terus doakan supaya pelayanan ini diperkenan oleh Tuhan sehingga menjadi berkat bagi banyak orang. Terima kasih.

From Ami <_bright@xxxxxx> Saya sangat senang kalau bisa mendapatkan bahan-bahan seputar pelayanan remaja dan pemuda. Saya sangat menantikan. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.

  1. From Ami <_bright@xxxxxx>

    Saya sangat senang kalau bisa mendapatkan bahan-bahan seputar pelayanan remaja dan pemuda. Saya sangat menantikan. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati.

  2. From: GSJA Sui Kakap

    Terima kasih, saya sangat senang bisa memperoleh bahan-bahan yang berkualitas bagi kemajuan pelayanan anak dan remaja/kaum muda. Doa saya, publikasi ini makin banyak digunakan untuk memperlengkapi para pemimpin kaum muda. Tuhan Yesus memberkati selalu.

    @xxxxxx>
  3. From: Hana Prodia

    Sipp.... Terima kasih atas inovasi barunya, pasti nanti banyak membantu kami dalam pembinaan KPR di gereja kami.

    @xxxxxx>
  4. From: Francisca paquita Sukadana

    Terima kasih sekali saya disertakan untuk mendapat publikasi e-BinaSiswa. Pasti informasi yang akan saya dapat dari e-BinaSiswa akan sangat berguna. Saya tidak terlibat dalam pelayanan pembinaan remaja maupun pemuda, tapi saya banyak berkomunikasi dengan remaja dan pemuda melalui SMS, media chat dan email, jadi artikel dan renungan yang e-BinaSiswa pasti memperlengkapi saya. Sekali lagi, terima kasih. Semoga tim redaksi senantiasa bersemangat dan mempunyai hati yang melayani Tuhan saja. Tuhan Yesus memberkati Anda semua!

    @xxxxxx>

Kami mendorong Anda untuk membagikan informasi tentang penerbitan publikasi e-BinaSiswa ini kepada rekan-rekan Anda yang lain, terutama mereka yang terlibat dalam pelayanan remaja Kristen. Untuk mendaftar sangat mudah, silakan kirim alamat email mereka ke kami untuk bisa kami daftarkan. Jika ada pertanyaan atau ingin mendapatkan informasi selengkapnya, silakan menghubungi redaksi e-BinaSiswa di < binasiswa(at)sabda.org >. Tuhan Yesus memberkati.


Comments