Mengenal YLSA

Pengantar: Yayasan Lembaga SABDA melalui publikasi e-Doa dan e-MISI yang bekerja sama dengan Koordinator "40 Hari Doa" secara rutin setiap tahun menjelang dan selama bulan Ramadhan, menyebarkan bahan doa lewat e-mail yang disebut "40 Hari Mengasihi Bangsa Dalam Doa". Di dalamnya berisi informasi negara-negara yang perlu didoakan beserta pokok-pokok doanya. Pada kesempatan ini, kami ingin mencuplikkan salah satu halaman yang ada pada bahan doa tersebut supaya para Sahabat YLSA mengetahui gerakan doa ini. Kami berharap Anda juga dapat berbagian untuk berdoa bagi orang-orang Kristen di seluruh dunia yang saat ini mengalami penganiayaan karena iman mereka kepada Yesus Kristus.
GEREJA YANG TERANIAYA

Diperkirakan 438 orang Kristen menjadi martir setiap hari, kira-kira 160.000 orang per tahun yang dibunuh karena mempertahankan iman mereka. Lebih dari 600 juta orang per hari menderita karena diskriminasi, tekanan, siksaan, pemukulan, pemerasan, dan pelarangan. Injil sangat dibatasi di delapan puluh bangsa di seluruh dunia dan banyak orang Kristen dianiaya. Di berbagai bangsa, banyak orang Kristen yang dipersulit dan ditolak dalam pekerjaan, pendidikan, dan di lingkungan tempat tinggalnya. Sebuah daerah di Pakistan, 90% dari orang-orang Kristen yang ada tidak bekerja atau dipekerjakan di bagian yang kasar sekalipun. Banyak negara non-Kristen yang menjalankan hukum syariah agama sehingga penganiayaan terhadap orang Kristen semakin bertambah. Beberapa sekolah di Kairo, anak-anak perempuan Kristen dipaksa untuk memakai kerudung kepala dan membaca Al-Qur`an. Sangat banyak murid Kristen ditolak saat akan memasuki perguruan tinggi, walaupun mereka mempunyai rangking yang sangat baik. Bagi orang sepupu yang akhirnya memilih percaya pada Tuhan Yesus, keadaan mereka akan jauh lebih buruk daripada orang Kristen. Saudi Arabia memberlakukan larangan bagi penduduknya untuk tidak menjalankan kepercayaan lain selain agama tertentu. Menurut badan Penginjilan Dunia, tahun-tahun lalu sedikitnya tiga puluh orang pendatang yang beragama Kristen telah ditahan, dipenjarakan, dan akhirnya dikeluarkan karena terlibat secara pribadi dalam kegiatan orang-orang percaya. Meskipun begitu hebat penderitaan yang dialami orang-orang Kristen, Tuhan berjalan dalam kuasa-Nya. Di Indonesia, ribuan gedung gereja telah di bakar; hamba-hamba Tuhan dipenjarakan; darah ratusan martir dan hamba Tuhan telah menjadi pupuk penyubur yang membasahi negeri ini. Ribuan umat percaya meninggal sebelum waktunya, ratusan ribu umat menjadi pengungsi ke berbagai daerah di Indonesia, tetapi kesatuan rohani antarumat percaya dan keteguhan iman mereka semakin kokoh dan mereka terus menyembah Tuhan Yesus. Di Sudan, bom-bom membayangi dan menghancurkan sekolah-sekolah Kristen, dan juga rumah-rumah sakit, tetapi orang-orang percaya tetap bersekutu bersama untuk melihat video Yesus. Di Nepal, banyak orang Kristen telah dibunuh dan dipenjarakan, tetapi gereja mengalami kebangunan rohani. Di Cechnya, pendeta-pendeta diculik dan dipenjarakan, namun gereja-gereja tetap berdiri tegak. Di Saudi Arabia, polisi-polisi Islam terus-menerus menyerang rumah-rumah orang Kristen dan memenjarakan orang percaya, tetapi jumlah orang percaya bertambah setiap harinya. Orang-orang Kristen di Afrika Utara ditahan oleh polisi-polisi dan diinterogasi selama tiga hari. Polisi-polisi tersebut memunyai copy dari panduan buku doa ini, dan mengajukan berbagai pertanyaan seperti: Darimana buku ini ditemukan?, Dengan cara apa buku ini dapat masuk ke negara tersebut? Setelah orang Kristen tersebut dibebaskan, mereka menulis: "Polisi-polisi begitu ketakutan ketika mereka mengetahui orang KRISTEN BERDOA MAKA TUHAN AKAN BEKERJA`. Atas nama seluruh orang Kristen di Afrika Utara, jangan menyerah! TETAPLAH BERDOA. Kuatkanlah imanmu dengan ayat-ayat firman Tuhan agar kamu kuat dan tetap berdoa (Ibrani 10:32-34; 11:32-40; 13:3). POKOK-POKOK DOA
  • Meskipun umat percaya dianiaya karena iman mereka pada Tuhan Yesus, berdoa agar kuasa Tuhan menolong keluarga-keluarga tersebut untuk berani membagikan IMAN mereka dan tetap tinggal teduh dalam iman pada Yesus.
  • Tolong doakan untuk semangat dan perlindungan. Kita percaya bahwa Tuhan adalah Allah yang berkuasa, tetapi kadang-kadang kita merasa sangat takut dan merasa terasing.
  • Buanglah anggapan bahwa orang non-Kristen tidak dapat menerima Kristus. Tuhan dapat menunjukkan pada mereka jalan-jalan-Nya yang berkuasa. Berdoa agar kita tidak mengecewakan mereka. Bagaimana mereka dapat percaya Injil jika mereka belum mendengar dan bagaimana mereka dapat mendengar jika tidak ada yang memberitakan kepada mereka?
  • Berdoa memohon limpahan kasih Bapa bagi kehidupan umat percaya, sehingga dari kelimpahan kasih-Nya yang ada dalam kita, kita dapat merasakan kerinduan dari hati Bapa bagi para sepupu.
Dikutip dari:
Judul buku : 40 Hari Mengasihi Bangsa-bangsa dalam Doa
Judul artikel: Gereja yang Teraniaya
Penulis : Tidak dicantumkan
Untuk melihat arsip 40 hari doa lainnya, silakan kunjungi: ==> http://www.sabda.org/publikasi/40hari
MENGENAL LEBIH DEKAT SITUS KOMUNITAS BLOGGER KRISTEN SABDA SPACE http://www.sabdaspace.org/
Kalau Anda melakukan survey terhadap sejumlah situs komunitas YLSA, Anda akan menyadari perbedaan yang signifikan bila sampai pada SABDA Space. Cobalah simak kalender arsipnya. Hampir setiap hari ada tulisan baru yang nampang di sana. Komentarnya pun ramai. Belum lagi di bagian Shoutbox-nya. Keberhasilan SABDA Space ini tentu merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan. Boleh dibilang, inilah situs komunitas YLSA yang paling berhasil sejauh ini. Namun, tahukah Anda apa yang terjadi pada awal peluncuran SABDA Space? LATAR BELAKANG SABDA SPACE Pada awalnya, pembangunan SABDA Space dilakukan sebagai tindak lanjut kerinduan YLSA dalam menghadirkan suatu komunitas yang saling mendukung, menguatkan, mengasah, sekaligus memperkaya para penggunanya. Proyek ini diharapkan dapat menjadi tempat berkumpulnya orang-orang percaya dari seluruh Indonesia maupun dunia. Sifatnya yang terbuka bagi semua orang itu pun diharapkan dapat menjadi kesaksian yang terbuka bagi setiap orang non-Kristen yang memang sengaja datang atau kesasar di situs SABDA Space. Sebenarnya, upaya seperti itu sudah pernah dirintis melalui sejumlah forum di beberapa situs, misalnya Komunitas YLSA dan Christian Writers` Club (CWC, kini dialihkan ke Penulis Literatur Kristen dan Umum, Pelitaku). Namun, forum-forum itu dinilai kurang semarak sampai akhirnya YLSA melirik blog sebagai salah satu fenomena yang tengah berkembang saat itu. Pembangunan SABDA Space dilakukan dengan sebuah visi untuk menjadi komunitas para blogger Kristen yang rindu menuangkan aspirasi kreatifnya untuk memerkaya aplikasi prinsip iman Kristen dalam kesehariannya. Untuk mencapai visi tersebut, SABDA Space berniat untuk menampung berbagai tulisan dari anggotanya berupa opini, artikel, esai, puisi, cerpen, maupun tulisan-tulisan lain yang membangun wawasan, pengetahuan, pribadi, dan kerohanian para pengunjung, pembaca, maupun rekan blogger Kristen lainnya. PERKEMBANGAN SETAHUN Meski demikian, pencapaian yang diperoleh SABDA Space tidak langsung sefenomenal saat ini. Pada masa-masa awal diluncurkan, SABDA Space hanya dihuni oleh 52 pengguna, dengan 19 pengguna yang tidak pernah melakukan aktivitas apa pun. Dalam bulan pertama itu juga, tercatat 50 artikel tersaji dengan 54 komentar yang menyertai. Jumlah tersebut terus bertambah dari waktu ke waktu. Sampai pada saat genap berusia setahun pada akhir Juli lalu, wajah SABDA Space sebagai komunitas blogger Kristen sudah semakin mantap. Selama setahun tersebut, sudah ada 456 pengguna yang terdaftar dalam komunitas interaktif ini. Sayangnya, sebagian besar anggota masih belum menunjukkan aktivitas yang diharapkan. Tapi di sisi lain, sebagian anggota telah aktif dan memberikan partisipasi yang sangat menggembirakan. Dalam kurun setahun, sudah ada 851 artikel blog dan 1.853 komentar yang tertampung. Untuk ukuran situs Indonesia, pencapaian ini sudah bisa dianggap baik. Selama setahun itu pula, beragam perubahan (baca: penambahan fasilitas) telah dilakukan. Perubahan tersebut berupa:
  1. perubahan "theme" (November 2006);
  2. fasilitas print page (November 2006);
  3. fasilitas kirim artikel ke e-mail teman (November 2006);
  4. fasilitas blogger points (November 2006);
  5. halaman daftar blogger (November 2006);
  6. halaman daftar judul blog (November 2006);
  7. nonmember bisa berpartisipasi dengan mengirim komentar (November 2006);
  8. poin untuk artikel dan komentar (November 2006);
  9. pesan pribadi (Februari 2007);
  10. blogger dengan jumlah tulisan dan tulisan terakhir (Juni 2007);
  11. blogger yang online (Juli 2007).
Lalu pada bulan Juli 2007 lalu, beberapa blogger sempat melakukan temu darat. Meskipun singkat, namun temu darat itu diakui menjadi pengalaman yang mengesankan. Hai Hai, salah seorang blogger teraktif menuliskan kesannya pada temu darat tersebut. Silakan klik alamat berikut ini untuk mengetahui gambaran pertemuan tersebut. ==> http://www.sabdaspace.org/mejeng_di_kampus_josua Puji Tuhan, selain beberapa hal di atas, kerinduan untuk menjadi kesaksian yang terbuka lebar bagi para pengunjung non-Kristen telah terwujud pula. Salah seorang blogger telah mempromosikan SABDA Space pada rekan-rekannya yang non-Kristen dan mereka pun mengakui merasa diberkati tatkala berkunjung ke SABDA Space! Hal ini tentu memberi suka cita yang tiada terperi pula. SEPUTAR ULANG TAHUN SABDA SPACE SABDA Space menyadari bahwa pencapaiannya sejauh ini lebih dikarenakan oleh keberadaan para penggunanya yang sangat aktif. Sebut saja John Adisubrata, blogger yang paling banyak menulis di SABDA Space (sampai saat berita disusun, ia sudah menulis 60 blog), Erick (57), Callmefay (56), Clara_anita (53), dan Sri Libe Suryapusoro (49). Salah satu hadiah untuk ulang tahun SABDA Space adalah ditampilkannya wajah baru SABDA Space. Tapi bukan itu saja, Tim Web YLSA bersama Admin SABDA Space juga telah melakukan penambahan sejumlah fasilitas untuk kenyamanan dan peningkatan kreativitas para pengguna SABDA Space. Sebut saja Shoutbox, boks siapa yang sedang online, boks blog populer (terbaru), boks blog sepanjang masa (terpopuler dari dulu sampai sekarang), ada juga tags kategori, notifikasi via e-mail (pengguna bisa mendapat pemberitahuan bila postingannya direspons orang lain), halaman arsip postingan admin, menampilkan profil pengguna, dan juga halaman komentar terbaru. Penambahan ini tentu menjadi kemajuan yang sangat menggembirakan. APA KATA MEREKA? Pada ulang tahun yang pertama, sejumlah blogger aktif turut bersuka cita bersama kami dengan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun. Ini tentu menjadi hal yang sangat berharga. SABDA Space sangat bersyukur untuk partisipasi semuanya. Untuk melihat bagaimana respons mereka seputar ulang tahun SABDA Space, silakan klik alamat berikut. ==> http://www.sabdaspace.org/sabda_space_mau_ulang_tahun
==> http://www.sabdaspace.org/setahun_sabda_space Sambutan para pengguna seputar penambahan fasilitas pun sangat meriah. Coba saja simak beberapa respons mereka berikut ini.
  • SABDA SPACE`s INTRO
    Dikirimkan oleh hai hai pada Sel, 2007-08-07 03:04.
    Wah, kalau intronya saja sudah begini, bagaimana selanjutnya? Ho ho ho, hebat hebat hebat. Hari ini sanat sibuk sehingga nggak sempat online. Namun begitu buka, wow ...... Marhilong-hilong, bersinar-sinar! Terima kasih teman-teman di sabdaspace yang telah bekerja keras!
  • nice color and layout
    Dikirimkan oleh dennis santoso ... pada Sel, 2007-08-07 06:26.
    nice work admin team :)
  • Ini Baru New Blog
    Dikirimkan oleh Baron Arthur pada Sel, 2007-08-07 11:14.
    Bagus banget...Tampilannya lebih mengikuti perkembangan zaman yang sekarang ini didominasi blog-blog versi baru yang memakai tiga kolom. Ditunggu inovasi terbarunya.. Apalagi ya???? http://roielministry.blogspot.com/ (blog mirror)
Komentar-komentar lainnya dapat Anda simak dengan mengeklik alamat berikut. ==> http://www.sabdaspace.org/intro_sabda_space SABDA SPACE MASA MENDATANG Meski saat ini SABDA Space sudah berkembang secara signifikan, kerinduan untuk terus menjadi komunitas blogger Kristen, alias tempat nongkrongnya para blogger Kristen, masih menjadi prioritas. Tentu tidak bermaksud menggeser keberadaan blog-blog Kristen lainnya. Malahan kalau bisa, SABDA Space bergandengan tangan dengan mereka. Selain itu, SABDA Space juga berharap dapat meningkatkan aktivitas para penggunanya. Selain diharapkan semakin ramai, SABDA Space juga berharap dapat menambah seribu postingan pada akhir tahun kedua nanti. SABDA Space juga tengah menggumulkan diadakannya sebuah forum sebagai ajang diskusi yang menarik seputar kekristenan dan isu-isu umum yang tengah hangat dibicarakan. Doakan agar forum ini dapat segera hadir di tengah komunitas blogger SABDA Space ini sehingga semakin mengakrabkan dan menajamkan iman para penggunanya. Nah, para Sahabat YLSA sekalian, kami mengundang Anda untuk berjalan-jalan di komunitas SABDA Space yang sering disebut juga sebagai "pasar klewer" ini. Kami yakin, Anda akan mendapatkan banyak berkat dari kunjungan tersebut. Lalu, mengapa tidak sekalian memutuskan untuk menjadi bagian komunitas ini dengan mendaftarkan diri Anda? Kami nantikan. Oleh: Admin SABDA Space
TUJUH DISTRIBUTOR BARU CD-CD YLSA
Kami sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada para sahabat YLSA yang telah bersedia membantu menjadi distributor CD-CD yang diproduksi YLSA. Kiranya kesediaan Anda ini menjadi awal kerja sama yang baik di antara kita. Jika ada sahabat YLSA yang tinggal di dekat domisili ketujuh distributor baru ini dan belum mendapatkan CD-CD YLSA, silakan menghubungi mereka untuk mendapatkannya. Berikut ini adalah tujuh distributor baru yang bersedia menjadi tempat untuk para pemesan CD mengambil CD produk YLSA.
1. Wilayah : Jakarta Pusat
Nama distributor : Debora Yuninar Sihombing
Alamat pengambilan CD: Jl. Danau Mahalona Blok Di No. 34
Pejompongan, Jakarta Pusat 10210
No. telp/HP : (021) 5179 950
Email : < yuni_sihombing(at)yahoo.com >
2. Wilayah : Jakarta - Timur (Depok)
Nama distributor : Deborah Yenti L.
Alamat pengambilan CD: GBI Pekayon, Aula Yonif 201
Jaya Yudha Gandaria Pekayon (samping BCA)
No. telp/HP : (rumah) (021) 8775 4230 (17.00-21.00),
(kantor) (021) 8734 149/50 (09.00-16.00)
E-mail : < lovely_liongdy(at)yahoo.co.id >
3. Wilayah : Banten
Nama distributor : Risdianto Panji Nugroho
Alamat pengambilan CD: Komp. Graha Raya Cluster Bugenville Loka
Blok M4 N0.1
Paku Jaya Tangerang, Banten
No. telp/HP : (021) 5312 6225 atau (021) 9317 8375
4. Wilayah : Serang, Cilegon, Pandeglang
Nama distributor : Daniel Zefanya
Alamat pengambilan CD: Perum Bukit Kramatwatu Indah Blok BB no. 2
Serang 42161
No. telp/HP : 0254-231345, 0812 85 121 82
E-mail : < daniel.zefanya(at)cibasc.com >
5. Wilayah : Surabaya
Nama distributor : Sri Wahyanti S.E.
Alamat pengambilan CD: Pusat Kerohanian UK Petra, gedung D 218.
Jl. Siwalankerto 121-131, Surabaya
No. telp/HP : (031) 298 3197
E-mail : < Pusroh(at)peter.petra.ac.id >
Catatan : CD diambil pada jam kerja (07.30-15.30)
Senin sampai Jumat
6. Wilayah : Kalimantan Timur (Kutai Barat)
Nama distributor : Kusnadi Jarek
Alamat pengambilan CD: Jl. D.I. Panjaitan Rt XV Barong Tongkok
Kabupaten Kutai Barat, Sendawar,
Kaltim 75576
No. telp/HP : 0852 5091 4903
Email : < Kus_barong(at)yahoo.com > atau
< sury_putra(at)yahoo.com >
7. Wilayah : Sentani, Jayapura
Nama distributor : Christian N. Sssiang
Alamat pengambilan CD: Pasir Gang I No. 6 A
Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua 99352
No. telp/HP : (0967) 593 381/0813 4412 4675
E-mail : < papua(at)linkmail.org >
Selain penambahan distributor, kami juga ingin memberitahukan bahwa ada beberapa distributor lama yang pindah tempat sehingga tidak bisa lagi membantu. Dengan demikian, sampai sejauh ini YLSA memiliki 71 tempat distribusi CD di seluruh Indonesia dan di luar Indonesia. Untuk mengetahui secara lengkap informasi tentang semua distributor CD tersebut, silakan berkunjung ke alamat: ==> http://sabda.sabda.org/distribusi.php
LAPORAN PERJALANAN YLSA
Seperti yang kami beritakan pada edisi Berita YLSA yang lalu, bahwa pada tanggal 16 Juni 2007 YLSA diundang ke Jakarta untuk memberikan presentasi tentang visi dan misi pelayanan YLSA di "2nd Annual IT Ministry Gathering". Pertemuan yang diadakan oleh sekelompok anak Tuhan yang menyebut diri "IT Ministry" ini berlangsung dengan cukup baik dan dihadiri oleh kurang lebih seratus peserta dan panitia. Ada beberapa presentasi yang diberikan. Selain dari kelompok IT Ministry, Ir. Jonathan Parapak, sebagai pembicara utama, juga memberikan presentasi yang membahas peran teknologi informasi dalam pelayanan Kristen. Pada giliran memberikan presentasinya, Ibu Yulia Oeniyati, sebagai pimpinan YLSA, menjelaskan bahwa YLSA terpanggil untuk menghadirkan pelayanan dengan menjadi katalisator yang memperlengkapi jemaat Tuhan dengan menyediakan berbagai alat (khususnya program Software Alkitab seperti SABDA) yang dapat dipakai untuk melakukan studi Alkitab secara ekstensif dan bertanggung jawab. Dalam memilih fokus pelayanannya, YLSA juga mengambil posisi yang strategis, yaitu menjadi penyedia sumber-sumber bahan kekristenan elektronik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kristen Indonesia. Dalam hal inilah pelayanan IT dapat menjadi jembatan yang sangat efektif untuk menghubungkan antara gereja dan Alkitab serta bahan-bahan kekristenan. Masyarakat Kristen Indonesia perlu dibukakan dengan wawasan yang lebih luas tentang pentingnya peranan teknologi informasi bagi perkembangan pelayanan gereja dan umat Kristen secara umum. Diharapkan dengan tersedianya berbagai bahan kekristenan, baik melalui CD software Alkitab, situs-situs, publikasi elektronik dan pendidikan elektronik Kristen jarak jauh, banyak umat Tuhan lebih terdorong untuk memanfaatkannya bagi pertumbuhan kedewasaan iman Kristen mereka. Untuk mendorong kesatuan umat Tuhan, YLSA juga tergerak untuk membuka diri dan bekerja sama dengan yayasan/organisasi Kristen lain untuk membangun mitra pelayanan yang berbasiskan media internet dan komputer guna membangun jemaat Tuhan di Indonesia tercinta. Sesuai motto YLSA: "IT for God", mari bersama-sama menggali setiap kemajuan teknologi untuk dipakai bagi kemuliaan nama Tuhan! Selain memberikan presentasi, YLSA juga membuka stan untuk membagikan berbagai CD produk pelayanan YLSA secara gratis, termasuk CD SABDA, CD Alkitab Audio Perjanjian Baru MP3 dalam bahasa Indonesia, Sunda dan Jawa, CD Chinese Treasure (software Alkitab dalam bahasa Chinese), CD NET Bible (New English Translation) dan CD Christian Classics Ethereal Library. Banyak peserta yang menerima CD-CD tersebut merasa sangat senang karena mereka bisa membawa pulang berbagai bahan yang sangat berguna bagi pelayanan mereka. Kedatangan YLSA di pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan beberapa mantan staf YLSA yang sekarang tinggal di Jakarta. Di antara mereka adalah Kalpin Erlangga, Franky Mamahit, Jonny, Natalia Endah, dan Wiseno Purnomo. Kami sangat senang sekali bisa reuni dengan mereka. Doa kami, kiranya mereka terus memiliki hati yang melayani dan YLSA tetap menjadi partner pelayanan bagi mereka. Selama beberapa hari di Jakarta ini kami juga sempat bertemu dengan beberapa mitra YLSA (Kartidaya, Bitnet, LK3, YLI, Reformed, YPI) dan juga temu darat dengan beberapa blogger SABDA Space. Pertemuan-pertemuan ini sungguh sangat menjadi berkat bagi kami. "Last but not least", kami juga sangat bersyukur untuk Bapak Gunawan dan Ibu Kristina, donatur setia YLSA, yang telah dengan murah hati menyambut kami untuk menginap di rumah mereka. Kami sungguh merasa diberkati. Izinkan kami melalui kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada rekan dan mitra pelayanan atas semua kebaikan dan persahabatan yang tulus yang diberikan kepada kami. Biarlah tangan kasih Tuhan yang membalasnya dan biarlah pelayanan kita bersama ini terus menjadi berkat bagi bangsa Indonesia. Oleh: Yulia Oeniyati, pimpinan YLSA

Sahabat YLSA, berikut ini hasil wawancara Pimpinan YLSA, Ibu Yulia Oeniyati dengan Majalah Penyuluh bulan April lalu selepas acara Media Breakthrough Prayer di Jakarta. Simak wawancara selengkapnya berikut ini.

YAYASAN LEMBAGA SABDA DAN PELAYANAN BIBLICAL COMPUTING

Senyum ramah dan hangat terpancar dari wajah Ibu Yulia Oeniyati, Th.M., tatkala menyambut kedatangan Penyuluh di rumah salah seorang kenalannya di kawasan jalan Kartini Raya, Jakarta Pusat, Senin, 23 April 2007, pukul 08:10 WIB. Penyuluh tertarik untuk mewawancarai beliau dikarenakan pelayanannya bersama rekan-rekannya di Yayasan Lembaga SABDA dalam bidang Biblical Computing (Komputasi Alkitab). Berikut ini ringkasan wawancara tersebut.

"Banyak orang yang belum memahami apa itu Biblical Computing," demikian Ibu Yulia mengawali pembicaraannya. "Istilah Biblical Computing tidak sama dengan Alkitab yang bisa dibaca di komputer, atau memindahkan Alkitab ke media komputer. Biblical Computing adalah program (perangkat lunak) komputer yang bisa dipakai untuk melakukan berbagai kegiatan "biblical studies", penyelidikan, dan penggalian Alkitab yang lengkap dan bertanggung jawab."

Secara ringkas, beliau menjelaskan, ketika perangkat lunak (program) dan berbagai teks Alkitab dan bahan biblika yang dinamai SABDA (Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat) diinstal di sebuah perangkat komputer, maka Anda bisa memakai fasilitas pencarian yang ada di dalamnya untuk menemukan berbagai kata, frasa, kalimat, atau ayat tertentu dalam Alkitab (beserta definisi dan referensinya) dengan cepat dan efisien. Sebagai contoh, jika Anda ingin mencari kata "wanita" dalam seluruh Alkitab, Anda hanya perlu mengetik kata "wanita" dalam kotak pencarian, kemudian klik "tampilkan", maka Anda akan mendapatkan ayat-ayat dalam Alkitab yang mengandung kata yang Anda cari tersebut. Bahkan Anda juga dapat membandingkan ayat-ayat tersebut dalam beberapa versi dan bahasa Alkitab yang tersedia dalam program SABDA ini, termasuk mencari maknanya dalam bahasa asli Alkitab, yaitu Ibrani atau Yunani.

"SABDA, yang dikemas dalam sebuah CD ini, sangat berguna sekali untuk menolong hamba-hamba Tuhan, para pemimpin Kristen, dan juga orang-orang Kristen awam untuk menyiapkan khotbah, artikel, renungan, bahkan tulisan ilmiah," lanjut Ibu Yulia. Hal ini dimungkinkan karena di dalam CD SABDA terdapat berbagai teks Alkitab yang dilengkapi dengan banyak sekali bahan biblika lain (150 buku elektronik) yang sangat menolong dalam melakukan penyelidikan Alkitab dan tugas-tugas pelayanan lainnya; misalnya konkordansi, kamus Alkitab, leksikon, referensi silang, catatan ayat, artikel, dan masih banyak lainnya.

Program software Alkitab SABDA yang canggih ini diproduksi oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) yang didirikan oleh Ibu Yulia dengan beberapa rekan yang mengasihi Tuhan. YLSA memang memiliki visi untuk menjadi "hamba" yang melayani masyarakat Kristen Indonesia dengan menggunakan keampuhan media elektronik komputer dan internet. "Kami bekerja sama dengan pihak OLB (Online Bible) asal Kanada dan mendapat izin untuk mengembangkan program Alkitab yang sudah cukup dikenal di seluruh dunia ini dengan melengkapi isinya dengan konten-konten yang berbasis bahasa Indonesia. Karena itu, YLSA juga bekerja sama dengan banyak penerbit Kristen di Indonesia," demikian beliau memaparkan.

Sebagai informasi, pengerjaan SABDA membutuhkan waktu dan tenaga yang luar biasa besar. Sejak perintisan versi 1.0 sampai yang ke 3.0 saat ini, dibutuhkan waktu pengerjaan rata-rata lima tahun per versi. Selain menggunakan antarmuka (interface) dalam bahasa Indonesia, SABDA juga dilengkapi dengan bahan tutorial dan menu bantuan dalam bahasa Indonesia, sehingga diharapkan dapat menolong setiap pengguna yang baru pertama kali menggunakannya.

Tanggapan positif masyarakat Kristen Indonesia yang menggunakan CD SABDA sungguh sangat menggembirakan, di antara mereka adalah para hamba Tuhan, kaum awam, dan mereka dari kalangan akademisi teologia, termasuk para mahasiswa teologia asal Indonesia yang sedang menempuh studi lanjut di luar negeri. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya CD SABDA ini.

"CD SABDA disebarkan melalui berbagai cara. Selain dibagikan lewat acara-acara khusus (seminar, konvensi, atau sidang sinode) dan dari mulut ke mulut, kami juga menyediakan sarana lewat distributor, yaitu mereka-mereka yang bersedia membantu dan terbeban untuk membagikannya. Saat ini ada 69 distributor CD SABDA, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bagi yang menginginkan CD SABDA, silakan menghubungi para distributor tersebut, yang daftarnya dapat dilihat di situs SABDAc," jelas Ibu Yulia mengakhiri perbincangannya dengan Penyuluh.

Di akhir pembicaraan ini, Penyuluh tidak hanya menerima CD SABDA 3.0, tapi juga beberapa CD produksi YLSA lainnya, seperti CD Chinese Treasures 3.0 (Software Alkitab dalam Bahasa Cina), CD Audio Bible MP3 Perjanjian Baru dalam Bahasa Indonesia sehari-hari (BIS), Bahasa Indonesia Terjemahan Baru (TB), serta Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda.

Nah, pembaca Penyuluh. Jika Anda ingin mendapatkan info tentang beragam pelayanan YLSA dan berminat untuk mendapatkan CD SABDA 3.0 tersebut, silakan mengeklik alamat: http://www.sabda.org/ylsa atau meminta informasi ke . CD SABDA 3.0 ini dibagikan secara gratis dan dapat diperbanyak sendiri, dengan catatan tidak untuk diperjualbelikan atau untuk tujuan komersil. Tentu saja ini menjadi suatu anugerah yang luar biasa bagi masyarakat Kristen yang masih perlu banyak bertumbuh.

Bagi Anda yang tergerak untuk mendukung pelayanan YLSA dalam penyebaran CD SABDA dan pelayanan-pelayanan YLSA yang lain, baik dalam bentuk doa atau dana, silakan menghubungi . Tuhan memberkati YLSA senantiasa. Amin.

Sumber: Majalah Penyuluh
LAPORAN PERJALANAN YLSA
Seperti yang kami beritakan pada edisi Berita YLSA yang lalu, bahwa pada tanggal 16 Juni 2007 YLSA diundang ke Jakarta untuk memberikan presentasi tentang visi dan misi pelayanan YLSA di "2nd Annual IT Ministry Gathering". Pertemuan yang diadakan oleh sekelompok anak Tuhan yang menyebut diri "IT Ministry" ini berlangsung dengan cukup baik dan dihadiri oleh kurang lebih seratus peserta dan panitia. Ada beberapa presentasi yang diberikan. Selain dari kelompok IT Ministry, Ir. Jonathan Parapak, sebagai pembicara utama, juga memberikan presentasi yang membahas peran teknologi informasi dalam pelayanan Kristen. Pada giliran memberikan presentasinya, Ibu Yulia Oeniyati, sebagai pimpinan YLSA, menjelaskan bahwa YLSA terpanggil untuk menghadirkan pelayanan dengan menjadi katalisator yang memperlengkapi jemaat Tuhan dengan menyediakan berbagai alat (khususnya program Software Alkitab seperti SABDA) yang dapat dipakai untuk melakukan studi Alkitab secara ekstensif dan bertanggung jawab. Dalam memilih fokus pelayanannya, YLSA juga mengambil posisi yang strategis, yaitu menjadi penyedia sumber-sumber bahan kekristenan elektronik yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kristen Indonesia. Dalam hal inilah pelayanan IT dapat menjadi jembatan yang sangat efektif untuk menghubungkan antara gereja dan Alkitab serta bahan-bahan kekristenan. Masyarakat Kristen Indonesia perlu dibukakan dengan wawasan yang lebih luas tentang pentingnya peranan teknologi informasi bagi perkembangan pelayanan gereja dan umat Kristen secara umum. Diharapkan dengan tersedianya berbagai bahan kekristenan, baik melalui CD software Alkitab, situs-situs, publikasi elektronik dan pendidikan elektronik Kristen jarak jauh, banyak umat Tuhan lebih terdorong untuk memanfaatkannya bagi pertumbuhan kedewasaan iman Kristen mereka. Untuk mendorong kesatuan umat Tuhan, YLSA juga tergerak untuk membuka diri dan bekerja sama dengan yayasan/organisasi Kristen lain untuk membangun mitra pelayanan yang berbasiskan media internet dan komputer guna membangun jemaat Tuhan di Indonesia tercinta. Sesuai motto YLSA: "IT for God", mari bersama-sama menggali setiap kemajuan teknologi untuk dipakai bagi kemuliaan nama Tuhan! Selain memberikan presentasi, YLSA juga membuka stan untuk membagikan berbagai CD produk pelayanan YLSA secara gratis, termasuk CD SABDA, CD Alkitab Audio Perjanjian Baru MP3 dalam bahasa Indonesia, Sunda dan Jawa, CD Chinese Treasure (software Alkitab dalam bahasa Chinese), CD NET Bible (New English Translation) dan CD Christian Classics Ethereal Library. Banyak peserta yang menerima CD-CD tersebut merasa sangat senang karena mereka bisa membawa pulang berbagai bahan yang sangat berguna bagi pelayanan mereka. Kedatangan YLSA di pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan beberapa mantan staf YLSA yang sekarang tinggal di Jakarta. Di antara mereka adalah Kalpin Erlangga, Franky Mamahit, Jonny, Natalia Endah, dan Wiseno Purnomo. Kami sangat senang sekali bisa reuni dengan mereka. Doa kami, kiranya mereka terus memiliki hati yang melayani dan YLSA tetap menjadi partner pelayanan bagi mereka. Selama beberapa hari di Jakarta ini kami juga sempat bertemu dengan beberapa mitra YLSA (Kartidaya, Bitnet, LK3, YLI, Reformed, YPI) dan juga temu darat dengan beberapa blogger SABDA Space. Pertemuan-pertemuan ini sungguh sangat menjadi berkat bagi kami. "Last but not least", kami juga sangat bersyukur untuk Bapak Gunawan dan Ibu Kristina, donatur setia YLSA, yang telah dengan murah hati menyambut kami untuk menginap di rumah mereka. Kami sungguh merasa diberkati. Izinkan kami melalui kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada rekan dan mitra pelayanan atas semua kebaikan dan persahabatan yang tulus yang diberikan kepada kami. Biarlah tangan kasih Tuhan yang membalasnya dan biarlah pelayanan kita bersama ini terus menjadi berkat bagi bangsa Indonesia. Oleh: Yulia Oeniyati, pimpinan YLSA

Kisah kesaksian berikut ini kami ambil dari situs KEKAL, singkatan dari KESAKSIAN KASIH ALLAH yang baru saja diluncurkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (lihat informasi kolom Berita).

Atau jika Anda ingin membaca lebih banyak kesaksian yang menguatkan, silakan berkunjung ke situs KEKAL di alamat:
==> http://kekal.sabda.org/

Jika Anda ingin mendapatkan kiriman rutin kesaksian lewat email, silakan mendaftar ke alamat:
==> < staf-kisah(at)sabda.org >

DIPULIHKAN DARI KEHANCURAN

 

Aku adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak. Aku bekerja di sebuah perusahaan garmen selama sepuluh tahun. Aku teringat peristiwa enam tahun yang lalu yang membuat kecut hatiku.

 

Saat itu, usia rumah tanggaku memasuki tahun yang ke-15. Perubahan emosi menyebabkan aku dan suami sering bertengkar sehingga keadaan keluarga menjadi kacau balau. Karena keadaan seperti neraka, akhirnya kami memutuskan untuk hidup berpisah. Aku bertugas menjaga anak-anak dan suami berkewajiban memberikan kebutuhan keluarga tiap bulan.

Setelah berpisah, seorang teman mengajakku untuk bekerja di perusahaan garmen tempatku bekerja sekarang ini. Aku selalu menyembunyikan fakta bahwa sebenarnya aku wanita yang hidup terpisah dengan suami. Hal itu aku lakukan untuk menghindari pertanyaan dari rekan-rekan kerja.

Meskipun sendirian menjaga anak-anak, aku merasa senang karena terhindar dari kekesalan hati yang selalu timbul akibat ulah suami. Apalagi sekarang aku sudah memiliki pendapatan tetap, selain aku juga memperoleh bantuan dari suami. Suatu ketika suamiku sudah tidak mau memenuhi kewajibannya tiap bulan. Hal ini kembali menimbulkan pertengkaran di antara kami. Kembali hatiku risau dan cepat marah, apalagi aku takut bila terjadi perampokan dan sebagainya sehingga aku sering tidak bisa tidur malam.

Majikanku, Ibu Tan, selalu mengabarkan Injil kepadaku dan di tempat kerja kaset-kaset penginjilan sering diputar. Persekutuan selalu diadakan sesudah makan siang, tetapi aku selalu menolak untuk ikut. Melihat sikapku yang keras, Ibu Tan tidak pernah memaksa, tetapi ia meminta dengan hormat agar aku memperbolehkan anak-anakku mengikuti kebaktian sekolah minggu.

Setelah beberapa lama, aku sangat heran melihat perubahan yang terjadi pada anak-anakku. Mereka menjadi anak yang penurut dan baik. Perhatianku atas perubahan yang terjadi pada anak-anakku menyebabkan aku memiliki perhatian terhadap kekristenan, namun kekerasan hatiku tetap kuat untuk tidak mengikuti kebaktian yang mereka adakan.

Majikanku tidak kekurangan akal, ia mengubah persekutuan siang menjadi persekutuan dengan bahasa Inggris. Karena aku sangat ingin belajar bahasa, aku mulai mengikuti persekutuan itu. Persekutuan itu diselingi puji-pujian, doa, dan menghafalkan ayat-ayat Alkitab. Bagi yang bisa menghafal ayat dengan baik dalam bahasa Inggris akan diberi hadiah. Karena aku ingin mendapatkan hadiah itu untuk anak- anakku, aku pun mulai menghafalkan ayat-ayat Alkitab.

Tanpa aku sadari, dengan membaca Alkitab itu firman Tuhan telah berada dalam hatiku. Maka melalui kebaktian kebangunan rohani yang aku ikuti, aku mengambil keputusan menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat pribadiku. Setelah lima tahun mengenal Injil, aku mengikuti kursus pemuridan dan mengetahui lebih banyak tentang Injil Tuhan. Dengan pengenalan yang lebih dalam, aku mulai memikirkan bahwa aku menjadi umat Kristen yang tidak memiliki kesaksian yang baik karena aku wanita yang berpisah dengan suami. Hal yang membuat aku sangat sedih dan menaruhnya di dalam doa.

Puji Tuhan, Ia telah mendengar doa-doaku! Rencana Tuhan sungguh ajaib! Ia mempertemukanku kembali dengan suamiku. Tatkala melihat perubahan sikap dan perhatianku, suamiku mulai berusaha mendekati dan memulihkan hubungan pernikahan kami yang sudah hancur. Akhirnya, setelah menjalani tahun keenam perpisahan kami, kehidupan pernikahan kami dapat pulih kembali sesuai rencana Tuhan yang sangat agung.

Bahan diambil dari sumber:

 

Judul buku : Jalan Tuhan Terindah
Judul artikel : Dipulihkan dari Kehancuran
Penulis : Pdt. Paulus Daun, M.Div, Th. M
Penerbit : Yayasan Daun Family Manado
Halaman : 101 -- 103

 

Sumber Elektronik:
==> http://kekal.sabda.org/?q=dipulihkan_dari_kehancuran

 

 


 

 

BERSAMA UNTUK MEMBANGUN Retreat YLSA Tahun 2007

Mengawali tahun 2007 ini, YLSA mengadakan retreat yang dilaksanakan pada tanggal 25-27 Januari 2007 di daerah Wonorejo, Karanganyar. Tema "Bersama untuk Membangun" dipilih sebagai perwujudan dari komitmen YLSA untuk merangkul setiap orang yang terlibat di dalamnya menjadi suatu kekuatan untuk membangun kerajaan Tuhan. Adapun fokus pelayanan YLSA tahun ini akan dititik beratkan pada pengembangan dari 3 bidang pelayanan YLSA, yaitu pada komunitas, pelatihan, dan pembangunan (hubungan dan sumber-sumber bahan).

Retreat yang diikuti oleh 20 orang staf YLSA ini berjalan dengan lancar dan banyak dari staf yang mengaku mendapat berkat dan berkomitmen untuk ikut ambil bagian dalam mengembangkan pelayanan YLSA ke depan. Berkat tidak hanya dirasakan dalam hal pertumbuhan iman tapi juga dalam hal pertumbuhan kepribadian dan pengetahuan.

Salah satu sesi yang sangat membekali staf untuk maju melayani dengan lebih baik adalah "Menjadi Pribadi yang Berkembang" yang dibawakan oleh pimpinan YLSA, Dra. Yulia Oeniyati, M.Th. Sesi lain yang tidak kalah menariknya adalah sesi dengan topik Strategi, Komunitas, Pelatihan, dan YLSA Membangun. Harapan kami apa yang sudah dibahas bersama ini tidak hanya berhenti sebagai bekal teori saja tapi benar-benar bisa diwujudkan dalam tindakan nyata.

Evaluasi pelayanan YLSA sepanjang tahun 2006 serta pembahasan program kerja pelayanan YLSA tahun 2007 juga menjadi agenda penting dalam acara retreat tersebut. Dari keseluruhan pembahasan tentang program kerja YLSA, kami juga mereview catatan "Rencana YLSA Lima Tahun Mendatang (2004-2009)" yang dibuat pada tahun 2003 y.l. (http://www.ylsa.org/masa_depan). Dari laporan pelayanan selama 3 tahun terakhir ini kami sangat bersyukur kepada Tuhan karena ada banyak dari rencana 5 tahun tersebut yang masih dan sedang berjalan dengan baik, bahkan ada yang sudah berhasil dicapai di tahun 2006 yang lalu. Hal ini sangat menggembirakan dan memberi semangat untuk maju terus. Puji Tuhan!

Adapun acara terakhir untuk menutup retret adalah "talent show" dari staf YLSA, tanpa terkecuali pimpinan YLSA pun ikut ambil bagian dalam acara tersebut. Ternyata ada banyak bakat terpendam dari para staf yang bisa dimunculkan dalam acara tersebut, baik dari penampilan drama, menyanyi, pantomim, dll. Letih serasa tergantikan dengan canda tawa bersama. Acara retreat YLSA akhirnya ditutup dengan doa bersama buat pelayanan YLSA. Melihat hasil yang positif yang didapat, maka diharapkan acara retreat seperti ini bisa menjadi agenda tahunan YLSA.

Kiranya retreat yang telah diselenggarakan tersebut memberikan dampak yang positif bagi pelayanan YLSA di tahun ini, dan kami juga terus meminta dukungan dari Anda, para Sahabat dan Pendukung YLSA agar pekerjaan-Nya di ladang YLSA ini bisa terus dilakukan dengan lebih baik lagi. Marilah kita bersatu hati bersama-sama bekerja membangun kerajaan Tuhan dan biarlah nama Allah Bapa saja yang dipermuliakan. Amin.


RENCANA KERJA YLSA HINGGA AKHIR TAHUN 2006

Biblical Computing (BC)

Sudah sejak beberapa tahun yang lalu YLSA memiliki mimpi untuk membuat alat Interlinier (ITL) Bidirectional, dalam bentuk elektronik, untuk menolong masyarakat Kristen Indonesia memahami Alkitab secara lebih akurat dan tepat sesuai dengan bahasa asli Alkitab, yaitu bahasa Ibrani (PL) dan Yunani (PB).

Mimpi YLSA ini kami sebut sebagai proyek SABDA ITL (Interlinier SABDA). Proyek Interlinier SABDA ini sebenarnya telah mulai dikerjakan sejak waktu yang lalu, tapi secara intensif baru mulai dikerjakan 2 tahun terakhir, terutama beberapa bulan terakhir ini. Harapan kami sebelum tahun 2006 berakhir, alat Interlinier SABDA sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia lewat situs SABDAweb.

Digital Publishing (DP)

Puji Tuhan, tahun ini sudah ada 5 situs lama milik YLSA yang bisa di-upgrade. Namun, sebelum akhir tahun 2006 ini, kami masih berharap ada 2 situs YLSA lagi yang bisa diupgrade; situs-situs tersebut adalah: PESTA Online dan e-MISI. Selain akan ditambahkan fasilitas-fasilitas baru, struktur data situs-situs ini juga diubah agar lebih mudah dirawat dan dikembangkan di masa yang akan datang.

Selain 2 situs di atas, ada satu situs lagi yang akan dipikirkan untuk mulai di-upgrade pada akhir tahun 2006 ini. Situs tersebut adalah situs SABDAweb; situs Alkitab Online terbesar dalam bahasa Indonesia. Walaupun situs ini sudah menjadi berkat yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia, namun situs ini sudah cukup lama tidak di-upgrade. Untuk meng-upgrade situs ini YLSA harus memberikan waktu, tenaga dan pemikiran yang sangat besar serta dukungan yang intensif, karena sesuai dengan naturnya, untuk dikerjakan dengan baik situs ini memerlukan teknologi yang sangat canggih. Karena rencana upgrade baru akan dilaksanakan pada akhir tahun ini, maka penyelesaiannya mungkin baru bisa terwujud di tahun 2007.

Selain lewat situs-situs, pelayanan YLSA dalam bidang Digital Publishing adalah termasuk penerbitan publikasi-publikasi elektronik. Saat ini YLSA telah memiliki 15 publikasi Kristen terbesar di Indonesia. Puji Tuhan, pada akhir tahun 2006 ini, YLSA akan menyiapkan diri untuk menambahkan satu publikasi baru lagi, yang bertemakan tentang kesaksian Kristen.

Digital Learning (DL)

Kelas-kelas PESTA (Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam) tahun 2006 telah berjalan dengan baik. Ada 5 kelas virtual yang telah berhasil diselenggarakan. Kelas terakhir tahun ini, yang baru saja dimulai awal November adalah kelas "Siapakah Yesus Kristus?". Kelas ini diikuti oleh 24 peserta dan diharapkan akan berakhir pada pertengahan Desember 2006.

Christian Community (XC)

Salah satu kerinduan pelayanan YLSA adalah membangun komunitas Kristen di dunia cyber. Lahirnya situs Christian Writers` Club dan SABDA Space serta milis alumni PESTA merupakan wujud dari keberhasilan kerinduan tersebut. Namun, ini masih dirasa kurang, karena itu pada akhir tahun ini YLSA akan menyiapkan infrastruktur yang lebih baik agar perkembangan bidang XC ini bisa lebih luas di tahun 2007. Berangkat dari rencana ini maka pada akhir tahun ini situs I-KAN (Internet -- Komputer Alkitab Network), sebagai wadah jaringan milis-milis diskusi YLSA, akan di-upgrade untuk membuka peluang yang lebih besar bagi berkembangnya komunitas Kristen di dunia cyber, khususnya untuk menampung komunitas pengguna SABDA.

Retret YLSA

Sebelum menutup akhir tahun ini, YLSA ingin mengadakan retret untuk seluruh staf. Tujuan retret ini selain untuk penyegaran rohani juga untuk membuat garis besar rencana kerja pelayanan YLSA tahun 2007. Kami ingin memohon pimpinan Tuhan agar pelayanan YLSA di tahun 2007 dapat ditata dengan baik sehingga dapat semakin strategis sesuai dengan kehendak Tuhan. Hanya karena kehendak Tuhanlah pelayanan YLSA ada, karena itu harapan kami untuk meneruskan pelayanan ini sepenuhnya hanyalah pada Tuhan saja.

SDM (Sumber Daya Manusia) dan Fasilitas YLSA

Berkembangnya pelayanan YLSA di tahun 2006 sangat menggembirakan. Oleh karena itu, kami tidak hentinya bersyukur untuk kepercayaan yang semakin besar yang Tuhan percayakan kepada kami. Namun, hal ini juga berarti bahwa tanggung jawab kami akan bertambah, terutama dalam memenuhi kebutuhan staf yang berkualitas dan fasilitas gedung dan komputer yang memadai untuk pelayanan yang indah di tahun mendatang. Tapi dengan pertolongan Tuhan, kerjasama dan dukungan dari para Sahabat YLSA, baik dalam doa dan dana, kami yakin kita bisa semakin bertumbuh, dan semakin efektif dalam melayani Tuhan dan umat-Nya di Indonesia tercinta ini.


MELAYANI ALLAH
Bacaan : Wahyu 22:1-5 Saya mengenal beberapa orang yang merasa terperangkap dalam suatu kegelisahan yang tanpa akhir. Mereka rindu untuk melayani Allah, tetapi tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Seorang wanita yang patah semangat berkata kepada saya, "Saya ingin segera ke surga karena saya akan lebih berguna di sana!" Rupanya ia telah membaca Wahyu 22 yang berbunyi, "hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya" (ayat 3). Saya menyesal karena terlambat mengetahui daftar berikut yang berisi "Tujuh Hal yang Hanya Dapat Dilakukan di Dunia." Kasihilah musuh Anda dan berdoalah bagi mereka (Matius 5:44). Hiduplah karena percaya dan bukan karena melihat (2 Korintus 5:7). Kasihilah Allah dengan bertahan dalam pencobaan (Yakobus 1:12). Layanilah seorang akan yang lain oleh kasih (Galatia 5:13). Kumpulkanlah bagimu harta di surga (Matius 6:19,20). Wartakanlah injil Kristus kepada mereka yang tersesat (Matius 28:19,20). Gunakanlah karunia rohani Anda (Roma 12:6-8). Daftar tersebut belumlah lengkap, tetapi sudah cukup untuk mengingatkan tentang bagaimana Allah menghendaki kita hidup dan apa yang dikehendaki-Nya untuk kita perbuat. Apakah Anda mencari pimpinan Allah dalam melayani-Nya? Cara terbaik untuk mengetahui kehendak Allah yang khusus dalam hidup Anda adalah dengan menaati kehendak-Nya yang telah dinyatakan dengan jelas. Ini akan memulihkan segala kegelisahan kita dalam menjalani kehidupan sebelum menuju surga! -JEY MENCARI LADANG PELAYANAN? LIHATLAH SEKELILING ANDA Sumber diambil dari:
Publikasi e-Renungan Harian Edisi: 07 Pebruari 2001
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2001/02/07/


Comments