Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs YLSA.org

Loading

Kamu ada diFeed aggregator

Feed aggregator


Berbagi Kerinduan untuk Mencintai Firman Tuhan kepada Digital Natives GKI Mojosongo

RSS Blog SABDA - Jum, 2016-08-19 07:29

Setelah hampir dua tahun tidak melakukan presentasi di luar kantor YLSA, akhirnya tiba juga waktunya bagi saya untuk melakukan presentasi dalam pelayanan roadshow #Ayo_PA! Bersama dengan Tika sebagai partner presentasi, Ayu yang bertugas sebagai MC, dan Lukas yang akan merekam jalannya acara, kami pun melakukan briefing dengan tim roadshow #Ayo_PA di SMP Kalam Kudus pada hari Jumat setelah acara Persekutuan Doa selesai. Esoknya, pada Sabtu sore yang (untungnya) cerah itu, kami bertiga berangkat ke TKP di kawasan Ring Road Mojosongo. Acara presentasi Ayo_PA kali ini akan kami lakukan dalam Persekutuan Pemuda GKI Mojosongo.

Ternyata, tim kami adalah orang-orang pertama yang tiba di tempat acara. Kami sempat menunggu beberapa saat, sebelum akhirnya dua orang peserta persekutuan datang dan membukakan pintu bagi kami. Setelah berkenalan dan mengobrol sejenak dengan keduanya, kami pun langsung mempersiapkan tempat dan alat-alat yang akan kami gunakan untuk presentasi. Acara yang seharusnya berlangsung pukul 18.00 pun akhirnya harus mundur karena peserta yang lain belum hadir. Mulai pukul 18.15, satu per satu peserta mulai berdatangan, hingga akhirnya terkumpul sampai 10 orang peserta. Dalam obrolan kami dengan para peserta yang rata-rata sudah duduk di bangku kuliah, ternyata banyak dari mereka yang belum mengenal YLSA dan menggunakan produk-produk SABDA. Tanpa membuang kesempatan, Ayu kemudian membantu semua peserta yang membawa smartphone untuk mengunduh beberapa aplikasi Android SABDA seperti Alkitab, Alkitab PEDIA, Kamus, Tafsiran, dan Peta.

Pukul 18.30, acara dimulai dengan lagu pembuka serta sharing dari beberapa orang yang ditunjuk oleh MC dari pihak persekutuan. Setelah sharing dan doa untuk persiapan firman, MC pun menyerahkan acara kepada tim SABDA. Ayu segera mengambil alih kesempatan dengan memperkenalkan Tim SABDA dan memberi sedikit pengantar untuk presentasi kami mengenai pentingnya ber-PA. Setelah itu, saya memulai presentasi "PA untuk Generasi Digital" yang membahas mengenai pentingnya PA untuk pertumbuhan rohani para digital native serta pemahaman bahwa gawai yang mereka miliki dapat menjadi alat untuk ber-PA dan bertumbuh secara rohani. Sekitar 15 menit saya membawakan presentasi yang juga diselingi dengan video itu, sebelum akhirnya tiba giliran Tika untuk memberi presentasi tentang PA dengan metode SABDA beserta tutorial untuk menggunakan aplikasi SABDA dalam ber-PA. Selama presentasi, kami juga membagikan brosur aplikasi Android SABDA, Anda Punya Waktu, dan traktat "Hatiku Rumah Kristus" serta "Tuhan Yesus Menyelamatkanmu" kepada semua yang hadir.

Sedikit peserta ternyata tidak selamanya berarti buruk. Jumlah peserta yang hanya sepuluh orang ternyata juga memiliki keuntungan tersendiri. Selain semua peserta dapat menerima apa yang kami sampaikan secara fokus, mereka juga dapat dengan mudah mengikuti instruksi yang diberikan Tika saat mencoba mempraktikkan instruksi dari tutorial aplikasi Android SABDA. Dari tanggapan yang mereka berikan, kami dapat merasakan bahwa apa yang kami berikan akan menjadi sesuatu yang berguna bagi mereka. Dan, yang paling penting, mereka kini dapat mengetahui bahwa gawai yang mereka miliki ternyata dapat menjadi media yang sangat berguna untuk semakin mencintai Tuhan dan firman-Nya.

Senang rasanya bisa mendapat kesempatan untuk melayani dan mengenal kelompok digital natives dari GKI Mojosongo ini. Kiranya apa yang sudah kami taburkan dalam hati dan pikiran mereka pada malam itu akan terus berkembang dan pada akhirnya menghasilkan buah-buah yang manis bagi kemuliaan Tuhan.

Sampai jumpa lagi di Roadshow di tempat yang berbeda!

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Al-Salafi

SABDASpace - Kam, 2016-08-18 09:22

Teks: Yohanes 8:32
"dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." 

Caution: the following article may be disturbing. Reader's discretion is advised.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Saul

SABDASpace - Kam, 2016-08-18 08:59

Teks: 1 Samuel 16:14-16, 23

    14  Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN.  
    15  Lalu berkatalah hamba-hamba Saul kepadanya: "Ketahuilah, roh jahat yang dari pada Allah mengganggu engkau;  

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Bereksplorasi dengan Metode S.A.B.D.A.

RSS Blog SABDA - Sen, 2016-08-15 11:22

Bagi saya, beradaptasi dengan hal baru tidaklah menyenangkan, lebih seringnya malah menyusahkan karena harus belajar banyak hal supaya bisa bertahan. Beda dengan adaptasi saya kali ini. Sangat menyenangkan! Penasaran 'kan?

Selama bertahun-tahun, biasanya kalau saya melakukan pendalaman Alkitab (PA) hanya dengan menggunakan Alkitab versi cetak. Diawali dengan Alkitab yang berwarna biru muda, yang isinya Perjanjian Baru saja, lalu akhirnya punya juga Alkitab yang cover-nya berwarna hitam yang isinya sudah lengkap Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Karena sudah bertahun-tahun, ya nyamanlah, plus asyik karena bisa corat-coret ayat dengan stabilo. Kini ... jelas beda! Perkembangan teknologi membuat PA menjadi lebih praktis dan menyenangkan. Ada Alkitab di gawaiku! Tidak setebal dan seberat Alkitab versi cetak ... hehe! Asyiknya lagi, ada aplikasi penunjang belajar Alkitab yang sudah terintegrasi di dalamnya, seperti Alkitab PEDIA, Tafsiran, Kamus Alkitab, dan Peta . Meski fasilitas PA berbeda, saya senang-senang saja tuh melakukannya ... bisa beradaptasi dengan cepat sekalipun saya bukan digital native.

PA itu penting, sepenting kita bernapas. Jadi, harus dilakukan terus-menerus. Karena itu, sebagai salah satu staf YLSA, saya sangat bersyukur karena di YLSA selalu memberi kesempatan kepada seluruh staf untuk melakukan PA setiap Selasa -- Kamis pagi. Sudah lebih dari 2 bulan ini, kami melakukan PA dengan menggunakan metode S.A.B.D.A., sebuah metode yang mencakup Simak, Analisa, Belajar, Doa/Diskusi, dan Aplikasi. Dengan anggota kelompok PA masing-masing, kami mencoba untuk menerapkan metode ini. Pertama kali PA dengan metode ini, saya satu kelompok dengan Mbak Okti , Ariel , Ody, dan Pio. Awalnya, memang kami masih agak kikuk dengan metode ini, terutama pada langkah Simak dan Analisa, masih tercampur-campur dan bingung membedakannya. Puji Tuhan, karena cukup sering menggunakan metode ini, kami mulai terbiasa. Akhirnya, kami menemukan pola yang nyaman untuk diterapkan. Hore!!

Ketika melakukan Simak, kami membaca perikop dari berbagai versi, baik TB , AYT , BIMK, KJV, bahkan bahasa Jawa. Bisa juga lho dengan mendengarkan audio Alkitabnya. Dari langkah tersebut, kita akan bisa menemukan struktur, suasana, peristiwa, dll. sehingga kita akan memahami konteksnya. Selanjutnya, dalam Analisa, kita bisa melakukan pembelajaran lebih dalam lagi dengan meneliti kata-kata penting, kata-kata sulit, kata yang diulang-ulang, dengan melihat latar belakang dari teks yang sedang dibaca. Hayo, untuk apa semua penemuan ini? Dalam langkah Belajar, semua penemuan ini harus kita pelajari dan mintalah pertolongan Roh Kudus untuk menyimpulkan pelajaran yang Tuhan ingin ajarkan kepada kita. Lalu, berdoalah kepada Tuhan Yesus supaya pelajaran yang didapat menerangi hati dan pikiran kita sehingga kita bisa hidup sesuai kebenaran-Nya. Jangan lupa bagikan pelajaran yang didapat kepada teman-teman, bisa secara lisan (dalam kelompok PA) atau melalui WA, Line, bahkan media sosial. Yang terakhir ... yang paling penting, lakukanlah apa yang telah Tuhan ajarkan kepada kita dengan penuh kerendahan hati.

Saya bersyukur boleh terlibat PA dengan metode S.A.B.D.A.. Kekayaan firman Tuhan bisa dieksplorasi lebih dalam, baik melalui kata-kata, penokohan, tempat, waktu, maupun suasananya. Lengkap deh! Tak hanya itu, hasil dari penerapan metode S.A.B.D.A. ini pun bisa dituangkan dalam sebuah infografis [link] alkitabiah lho ... seru deh pokoknya! Cobalah PA dengan metode S.A.B.D.A. dan nikmatilah! Jangan hanya sekali, tetapi setiap hari! Ayo PA!

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Roadshow #Ayo_PA! di Wisma Pojok, Yogyakarta

RSS Blog SABDA - Kam, 2016-08-11 07:35

Untuk kesekian kali, Yayasan Lembaga SABDA melakukan roadshow #Ayo_PA! Kali ini, roadshow diadakan di Wisma Pojok yang berlokasi tepatnya di dusun Condong Catur kecamatan Depok, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Tim roadshow terdiri dari lima orang. Selain saya, ada Andreas, Ayu, Bu Yulia sebagai pembicara, dan Jessica, putri Bu Yulia. Tim SABDA datang ke "kota gudeg" dengan menggunakan KA Prameks, dan dijemput oleh Pak Haryanto, panitia GKI Ngupasan untuk menuju wisma tersebut. Kami datang pukul 07.30 pagi dan saat itu acara sudah dimulai. Ibu Lenny sedang membahas hal-hal teknis pelaksanaan program PA yang akan mulai dijalankan di GKI Ngupasan bulan Agustus ini. Apa yang akan disampaikan Bu Yulia dimaksudkan untuk melengkapi mereka dengan metode PA. Hanya saja mungkin mereka tidak bermimpi bahwa yang akan SABDA ajarkan bukan hanya metode PA, tetapi juga bagaimana menggunakan gadget/smartphone untuk ber-PA.

Sebagai informasi, peserta roadshow kebanyakan berasal dari generasi X, generasi yang disebut-sebut kurang melek teknologi, bahkan ada juga dari generasi "baby boomers" sehingga saya berpikir roadshow kali ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi tim kami.

Setelah sampai di tempat, saya, Andreas, Jessica, dan Ayu segera mempersiapkan alat-alat dokumentasi serta bahan perlengkapan booth, sementara Bu Yulia mulai mendapat kesempatan berbicara pukul 08:20, terlambat 20 menit dari rencana. Peserta segera diinstruksikan untuk mengumpulkan gadget yang mereka miliki kepada tim SABDA untuk disematkan dengan berbagai aplikasi pendukung PA. Saya bersyukur Jessica kali ini ikut serta, karena sebagai generasi Z, dia yang paling tangkas dalam menangani berbagai merk smartphone atau tablet sehingga sangat membantu saya dan Ayu dalam melakukan instalasi. Sementara itu, Andreas sibuk dengan merekam.

Sambil melakukan instalasi, Bu Yulia memulai pelatihan dengan penjelasan mengenai dasar-dasar PA seperti: apa itu PA, mengapa perlu melakukan PA, Metode PA S.A.B.D.A dengan gadget, dan bagaimana pelaksanaannya. Beberapa poin di awal ini penting untuk ditegaskan supaya para peserta tahu apa yang menjadi tujuan ber-PA. Beliau juga menyampaikan apa keuntungan ber-PA dengan bantuan teknologi dan mengapa teknologi bukanlah sesuatu yang perlu dihindari oleh gereja. Justru teknologi harus semakin banyak digunakan untuk mendalami kitab suci, khususnya bagi generasi muda atau yang biasa disebut generasi Z. Bu Yulia menyebut satu fakta yang patut diperhatikan bahwa belakangan ini jumlah kunjungan anak-anak muda di gereja semakin merosot karena cara gereja melayani tidak pernah berubah dan lebih didesain untuk generasi tua, menandakan bahwa pembelajaran firman Tuhan harus dilakukan dengan format baru dan melibatkan sesuatu yang disukai anak-anak muda, yaitu teknologi. Beliau pun sempat menayangkan video tentang generasi Z dan sebuah infografis kitab Matius untuk menjelaskan bahwa pola pikir dan cara belajar generasi Z telah banyak berubah. Generasi yang lebih tua sebagai pengambil keputusan, sepatutnya lebih memahami serta mengakomodasi generasi Z dalam kegiatan ibadah/kerohanian supaya firman Tuhan tetap relevan bagi generasi baru ini.

Materi kemudian diikuti dengan informasi mengenai berbagai alat yang bisa digunakan untuk ber-PA yang sudah disediakan oleh Yayasan Lembaga SABDA. Selain Alkitab dan audio Alkitab , tersedia juga Kamus Alkitab, Alkitab PEDIA , Tafsiran , dan sebagainya. Puncaknya adalah penjelasan tentang cara studi Alkitab Android dan Metode S.A.B.D.A.. Penjelasan dibantu dengan 2 video tutorial yang sudah dibuat dan dipersiapkan dengan matang oleh teman-teman di YLSA. Dalam video tutorial Studi Alkitab Android dijelaskan penggunaan 5 aplikasi utama yang terintegrasi dengan fitur-fitur Alkitab, antara lain cara membuka ayat, menambah versi, mengubah-ubah versi, dan penggunaan fitur lain-lain, seperti fitur membuat catatan atau fitur sorot yang oleh peserta lebih suka disebut "stabilo". Sementara dalam video tutorial metode S.A.B.D.A., peserta bisa memperhatikan apa saja langkah-langkah yang ada dalam metode S.A.B.D.A. sekaligus mengetahui alat dan bahan apa yang bisa digunakan di setiap langkahnya. Video tutorial kemudian diulang lagi perlahan-lahan disertai penjelasan lebih lengkap oleh Bu Yulia mengingat para peserta adalah generasi X yang baru belajar teknologi. Kami pun membuat semacam ice breaker dengan menyanyikan lagu "Ayo PA" untuk memudahkan peserta mengingat langkah-langkah metode S.A.B.D.A.. Ayu dan saya memandu peserta untuk menyanyikan #Ayo_PA! dibantu oleh Saudara Michael (satu-satunya peserta generasi Z) sebagai pemain gitar.

Kemudian untuk semakin memahami materi Ayo PA dan sekaligus sebagai penutup acara, Bu Yulia meminta peserta mempraktikkan PA metode S.A.B.D.A. dengan membentuk kelompok-kelompok kecil dengan studi kasus kitab Matius 1:1. Agak unik, tak semua generasi X dan baby boomers ini menggunakan gadget meski beberapa saat lalu hal itu baru saja diulas. Sebagian peserta hanya membuka Alkitab cetak, serta membuat catatan dengan pulpen ataupun spidol pada secarik kertas. Sebagian lagi yang menggunakan gadget masih ada yang kesulitan memahami fitur-fitur yang terbilang sederhana, dan banyak bertanya kepada saya, Ayu atau Andreas. Namun, meski tertatih-tatih dalam menggunakan teknologi, saya menilai generasi ini patut ditiru dalam hal semangat belajarnya. Mereka begitu antusias mempelajari hal baru dan selalu menunjukkan ketertarikan pada materi yang kami bawakan. Saya pikir merekalah peserta terfavorit saya sepanjang saya pernah mengikuti roadshow #Ayo_PA! dan saya akan senang jika bisa mengikuti lagi roadshow dengan peserta orang-orang tua.

Tak terasa jam menunjukkan pukul 13:10 siang, tanda bahwa tim SABDA harus undur diri karena tiket balik ke Solo adalah pukul 13:50. Oleh karena itu, setelah makan siang dan membereskan perlengkapan, Bu Yulia, Jessica, Andreas, dan Ayu berpamitan. Setengah berlari, mereka meninggalkan ruangan untuk diantar dengan mobil menuju stasiun Maguwo (airport Yogyakarta). Saya sendiri masih tinggal beberapa saat dengan peserta untuk mengambil video testimoni. Untunglah, hal itu tidak sulit dilakukan. Saya berhasil mendapat sekitar 5 orang untuk menjadi informan saya dan memberi testimoni tentang berkat yang didapat dari PA dengan metode S.A.B.D.A.. Dari informasi yang saya kumpulkan, saya mendapat kesimpulan bahwa informan merasa sangat bersyukur dengan adanya metode S.A.B.D.A. karena memiliki urutan langkah yang jelas serta bisa mendapat banyak sekali bahan untuk menggali makna Alkitab yang semuanya dimungkinkan karena kecanggihan teknologi. Saya pribadi pun kagum melihat karya Tuhan, yang bisa menggunakan segala cara untuk mencari manusia. Apa saja yang Ia berikan bisa Ia gunakan kembali untuk kemuliaan nama-Nya, dalam hal ini adalah berkat dari teknologi.

Saya berharap Yayasan Lembaga SABDA tidak kenal lelah untuk mengampanyekan #Ayo_PA! dengan gadget karena PA dengan cara ini adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan sekarang, tetapi belum banyak yang tahu. Kiranya orang percaya semakin giat melakukan studi Alkitab secara lebih mendalam dan dengan cara yang "fun" untuk menyelamatkan generasi muda kembali ke dalam hadirat Tuhan.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Iman Puritan Oliver Cromwell

Biokristi - Rab, 2016-08-10 11:29

Ditulis oleh: N. Risanti

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Oliver Cromwell

Biokristi - Rab, 2016-08-10 11:01

Negarawan dan Jenderal Inggris, Oliver Cromwell, memenangkan pertempuran yang menentukan dalam perang saudara Inggris.

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pengantar Bio 163 Agustus 2016

Biokristi - Rab, 2016-08-10 10:50

Salam damai dalam Kristus,

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Taman

SABDASpace - Sel, 2016-08-09 00:54

Teks: Kejadian 2:8-10,15

    8  Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
      9  Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Bendera

SABDASpace - Sel, 2016-08-09 00:41

Teks: Imamat 26:6
"Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu."

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Peran Pengikut Yesus dalam Keadilan Sosial

SABDASpace - Sen, 2016-08-08 10:00

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia“, kata Pancasila sila kelima.

Walau mayoritas warga negara Indonesia sudah diajarkan Pancasila, bahkan sampai hafal termasuk lagunya, tetap saja prakteknya, kalau kita mau jujur, masih jauh dari ‘lulus’.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pelayanan ke Kalimantan

RSS Blog SABDA - Rab, 2016-08-03 11:57

Pada akhir bulan Juni sampai awal bulan Juli lalu, saya mendapat kesempatan melakukan perjalanan ke Kalimantan bersama rombongan dari Surabaya. Kami berada di sana selama 1 minggu.

Ini adalah perjalanan kedua saya ke Kalimantan. Saat saya datang, saya heran kenapa cuacanya mendung dan dua hari pertama di sana hujan turun sangat lebat. Padahal saat perjalanan saya pertama ke sana cuaca panas sekali. Tetapi dari hari ketiga hingga saya pulang, cuaca sudah kembali panas. Saya memang berharap bisa kembali ke Kalimantan lagi, dan tahun ini saya bersyukur diberi kesempatan untuk melihat lagi pelayanan di Kalimantan dan saya tidak ingin melewatkan kesempatan yang berharga ini.

Salah satu tujuan perjalanan kami ini adalah untuk berkunjung ke sebuah gereja. Ketika bertemu dengan anggota jemaat di sana, mereka menyambut kami dengan sangat hangat. Saya dan teman-teman saya mendapat kesempatan untuk melayani bersama di ibadah minggu, sekolah minggu, ibadah keluarga, dan persekutuan doa. Satu hal yang membuat saya sedih adalah gereja ini selama beberapa saat tidak mempunyai seorang gembala. Tak heran, karena ketiadaan sosok gembala membuat keadaan kerohanian jemaat menjadi kurang terpelihara, begitu juga dengan kesatuan hati mereka. Saat kami datang, bersyukur ada seorang hamba Tuhan yang baru saja datang sehari sebelum kami untuk praktik pelayanan 1 tahun di sana.

Saya dan teman-teman juga berkunjung ke rumah-rumah jemaat. Kami mengobrol banyak hal, mendengar pergumulan mereka, dan juga mendoakan mereka. Beberapa hari sebelum saya pulang, saya bersyukur karena ada pendeta yang baru datang untuk melayani gereja ini. Dia datang bersama istri dan anaknya. Saya berdoa agar Tuhan yang sudah memanggil pendeta ini untuk melayani di sana akan memperlengkapi dan menguatkan dia untuk menggembalakan gereja ini.

Saat berangkat, saya juga membawa beberapa bahan SABDA, seperti traktat untuk anak-anak (Tuhan Yesus Menyelamatkanku dan Hatiku Rumah Kristus), DVD Dengar Alkitab, dan DVD Library Anak . Karena saya harus pulang lebih dulu dari teman-teman yang lain dan selama 1 minggu pertama belum menemukan waktu yang tepat untuk membagikan bahan ini, maka saya titipkan kepada teman saya agar dapat dibagikan. Traktat untuk anak-anak akhirnya dapat dibagikan saat teman-teman saya melayani di sekolah minggu. Beberapa DVD diberikan kepada hamba Tuhan yang akan melayani di sana. Semoga bahan-bahan SABDA yang sudah dibagikan dapat menjadi berkat bagi mereka.

Perjalanan ini mengingatkan saya dengan gereja-gereja di berbagai daerah lain di Indonesia yang mungkin mengalami hal yang sama. Saya mengajak teman-teman yang membaca blog ini atau yang tahu tentang keadaan gereja-gereja di daerah, mari berdoa bersama untuk mereka.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Retmen

SABDASpace - Sel, 2016-08-02 08:35

Teks: Matius 18:10
"Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga."

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Mata

SABDASpace - Sel, 2016-08-02 08:12

Teks: Matius 6:22-23

    22  Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;  
    23  jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. 

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pembelajaran dari seorang stokar bus

SABDASpace - Sen, 2016-08-01 15:50

Pembelajaran dari seorang stokar bus Mau  share pembelajaran yang kudapat semalam. Siang hari saat aku dan keponakanku menaiki bus kota, aku memperhatikan stokar bus tsb saat dia bicara dan nagih ongkos kepadaku.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

SABDA Space Genap Berusia 9 Tahun! Puji Tuhan ...

SABDASpace - Sen, 2016-08-01 14:17

Dear all Blogger,

Hore!! Puji Tuhan!! Hari ini, SABDA Space mulai mengawali hari pertama pada usianya yang sudah genap 9 tahun. Segala puji syukur hanya bagi Tuhan Yesus yang telah memelihara komunitas blogger SS selama ini. Segenap tim SABDA Space mengucapkan "Selamat Ulang Tahun" untuk semua blogger SS yang selama ini sudah mewarnai komunitas SS dengan berbagai tulisan-tulisan yang inspiratif dan memberkati bagi para blogger dan seluruh masyarakat Kristen Indonesia pengguna internet. Kiranya hari-hari ke depan bisa kita isi dengan berbagi tulisan-tulisan yang berkualitas dan aktivitas diskusi yang aktif dan sehat sehingga bisa menolong kita semua bertumbuh secara rohani di dalam Dia.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Sojourner Truth

Biokristi - Sen, 2016-08-01 07:32

Anggota gerakan penghapusan perbudakan dan pembela hak-hak perempuan

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Kemerdekaan Kasih

Biokristi - Sen, 2016-08-01 06:58

Ketika Kristus menebus kita dari dosa, Ia tidak hanya membebaskan kita dari hukuman kekal.

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Presentasi #Ayo_PA YLSA Bareng Tim GRII Karawaci

RSS Blog SABDA - Sab, 2016-07-30 10:39

Pada tanggal 13 Juli 2016, YLSA kedatangan tamu dari GRII Karawaci, mereka datang ke Solo untuk belajar tentang Digital Ministry. Di tempat ini, mereka belajar pelayanan digital, komunitas pelayanan digital, dan tentu saja YLSA tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membagikan metode SABDA kepada mereka. Ya ... memang beberapa bulan terakhir YLSA mempromosikan program Ayo_PA dengan metode S.A.B.D.A., YLSA sudah mempresentasikan Ayo_PA ke beberapa gereja dan persekutuan di Solo, dan semuanya berjalan dengan baik dan banyak yang terberkati dengan presentasi YLSA ini. Kedatangan tamu dari Karawaci ini dimanfaatkan oleh YLSA untuk membantu promosi program Ayo_PA. Mereka dilatih untuk melakukan presentasi ke beberapa gereja, salah satunya adalah GUPdI Kwarasan, Sukoharjo.

Untuk presentasi di gereja ini, saya mendapat tugas untuk mendampingi tim tamu sekaligus menjadi tuan rumah untuk YLSA karena saya cukup akrab dengan pendeta dan beberapa remaja di sana (sekadar informasi, istri saya beribadah di sini dan kami juga melakukan pemberkatan nikah di gereja ini ) Pukul 17.30 tim Karawaci beserta rekan-rekan SABDA, yaitu Benny, Ayu, dan bu Yulia sudah sampai di lokasi. Saya datang agak terlambat karena ada kegiatan yang lain dulu. Selain menyiapkan alat-alat dan materi presentasi, kami juga membuka booth di sana. Beberapa menit kemudian mulai berdatangan anak-anak remaja, beberapa wajah mereka saya kenal. Sambil menyapa, saya memperkenalkan teman-teman tim dan juga mempersilakan mereka untuk melihat-lihat booth dan memilih CD yang mereka sukai. Beberapa anggota tim Karawaci juga mendekati mereka dan mengajak mengobrol, tidak perlu waktu yang banyak untuk mereka bisa akrab satu sama lain. Tampaknya tim ini benar-benar memiliki hati untuk remaja, terutama Pak Rally, dia langsung akrab dengan beberapa remaja di sana. Kemudian, ada berapa remaja berdatangan lagi, mereka ada yang menuju ke booth, tetapi ada juga yang masih malu-malu dan memilih langsung duduk di dalam gereja.

Pkl 18.15 ibadah di mulai, teman-teman tim ikut masuk dan beribadah, tetapi saya tetap menunggu booth dan menyambut anak remaja yang datang terlambat. Setelah beberapa pujian, waktu diserahkan kepada tim SABDA. Pak CunCun selaku MC memperkenalkan tim SABDA dan memimpin lagu "Ayo-PA". Saya membantu bermain musik karena tim musik gereja belum tahu lagunya. Setelah mengulang beberapa kali, baru anak-anak remaja bisa hafal dan menyanyikan lagu dengan semangat.

Waktu selanjutnya diserahkan kepada Kak Lady selaku pembawa presentasi sesi 1 tentang generasi digital dan PA. Kak Lady menyampaikan presentasi dengan baik, ia menyadarkan remaja bahwa mereka adalah generasi Digital Native. Saat dijelaskan ciri-ciri Digital Native, mereka senyum-senyum sendiri. Mungkin sebagian besar ciri-ciri tersebut sesuai dengan keadaan mereka. Selanjutnya, presentasi dilanjutkan oleh Pak Rally. Dia memulai presentasi dengan ilustrasi tentang kamera yang rusak, di situ dia mengatakan bahwa kamera yang rusak diperbaiki oleh tukang kamera sebagai orang yang ahli tentang seluk beluk kamera. Pak Rally membandingkan dengan hidup manusia, tidak ada yang lebih mengetahui tentang keadaan hidup manusia selain Tuhan sebagai Sang Pencipta. Wow, benar-benar ilustrasi yang keren untuk mengawali presentasi tentang PA. Dia juga bersaksi tentang kehidupan masa lalunya, bagaimana kehidupannya tanpa Firman Tuhan dsb.. Oleh sebab itu, dia memiliki dasar-dasar yang kuat untuk melakukan PA dan dia ingin membagikan kepada generasi digital saat ini. Pak Rally juga menjelaskan salah satu metode PA, yaitu metode S.A.B.D.A. (Simak-Analisa-Belajar-Doa+Diskusi-Aplikasi). Sewaktu dia mendemonstrasikan metode ini, kami mendampingi remaja untuk langsung praktik di gadget mereka masing-masing. Mereka bisa mengikuti dengan baik metode ini. Selesai presentasi, acara kembali dipimpin oleh Pak CunCun selaku MC dan lagi-lagi dia memimpin lagu "Ayo_PA". Untuk kali ini, saya tidak membantu main musik lagi. Akhirnya, ibadah selesai dan waktu diserahkan kepada ketua remaja. Ibadah diakhiri dengan sesi foto-foto dan pembagian CD audio Alkitab dan program SABDA gratis. Sayang sekali, kami lupa untuk merekam video testimoni peserta karena buru-buru untuk mengikuti acara selanjutnya di Galabo.

Bagi saya sendiri mengikuti roadshow kali ini membawa kesan tersendiri, terutama saya bisa belajar dari tim Karawaci dalam melakukan presentasi. Selain belajar penyampaian presentasi, saya juga bisa bisa belajar sedikit dari kepribadian mereka, di mana mereka yang memiliki keluarga rela meninggalkan keluarga selama 5 hari untuk pelayanan. Sebelum ibadah dimulai, saya dan Pak CunCun sempat ngobrol-ngobrol tentang dunia anak-anak. Dia ingin mengembangkan pelayanan ke panggung boneka. Mereka juga memiliki hati yang rindu supaya anak-anak, terutama remaja generasi Digital Native ini, bisa bertumbuh di dalam Tuhan. Semoga gerakan #ayo_PA! ini semakin berkembang dan dipakai oleh para Digital Native untuk lebih mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam Firman-Nya ...
#ayo_PA!

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Komentar