Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs YLSA.org

Loading

Kamu ada diFeed aggregator / Kategori / RSS Situs-situs YLSA

RSS Situs-situs YLSA


Pelajaran dari Artikel: Carilah Hobi dan Sunyi

RSS Blog SABDA - Rab, 2017-07-05 11:09

Di SABDA, setiap staf YLSA disarankan untuk membaca artikel dari koran yang sudah disiapkan. Artikel tersebut akan dibaca oleh staf setiap hari secara bergilir. Ada juga artikel yang sudah dikumpulkan di dalam map, dan jika ada artikel yang menarik bisa diambil sendiri untuk dibaca. Salah satu artikel yang menarik bagi saya adalah artikel "Carilah Hobi dan Sunyi". Saya tertarik dua kata dari judulnya, yaitu "hobi" dan "sunyi", karena saya memiliki hobi dan saya juga suka dengan kesunyian. Saya ingin tahu lebih banyak tentang apa yang disampaikan oleh penulis, jadi saya mengambil artikel ini.

Setelah membaca, saya terkesan dengan artikel ini karena mencerminkan apa yang saya alami, bahwa ide-ide cemerlang akan muncul ketika berada pada situasi yang tenang. Ide-ide muncul ketika saya menikmati setiap hal yang saya lakukan. Bukan sebaliknya, ketika berada pada situasi yang ramai. Ketenangan atau kesunyian tidak hanya merujuk pada tempat atau lokasi fisik, tetapi juga pada pikiran.

Dalam artikel ini dijelaskan beberapa masalah yang terjadi pada diri seseorang. Pertama, bahwa sering kali pikiran kita tidak pernah berhenti, diistilahkan dengan kalimat "live streaming". Pikiran selalu bergerak, mengembara dari satu pikiran ke pikiran lain, tidak pernah berhenti. Kedua, pikiran yang terpola yang menyebabkan kita tidak bisa memiliki hal yang baru. Semua dilakukan hanya berdasarkan yang pernah dilakukan sebelumnya, dari generasi ke generasi. Ketiga, pikiran yang terus-menerus akan membuat pikiran menjadi penuh dengan dirinya sendiri sehingga tidak lagi memperhatikan keadaan di sekelilingnya.

Solusi yang diberikan dalam artikel ini adalah dengan memberikan jarak antara pikiran dan kesadaran. Jarak akan memungkinkan untuk mengendalikan pikiran dan mempertanyakan apa yang sedang dipikirkan sehingga tidak menjadi reaktif. Cara yang diberikan adalah melakukan sesuatu yang menarik sehingga bisa menikmati apa yang dilakukan.

Hobi menjadi salah satu cara untuk memunculkan ide-ide yang cemerlang. Saya juga memiliki hobi untuk memberikan perasaan dan pikiran yang tenang, di antaranya memelihara ikan dan bersepeda, termasuk juga menulis kode pemrograman ketika berada di tempat kerja, meskipun aktivitas ini harus menguras otak karena harus berpikir. Saat saya mengerjakan apa yang saya sukai, saya merasa damai, seakan ruang dalam pikiran saya menjadi lebih luas, tidak padat dengan lalu lintas yang bisa mengakibatkan kemacetan. Keadaan ini dapat memunculkan ide-ide solusi untuk hal-hal yang awalnya terasa sulit untuk ditemukan solusinya. Perasaan dan pikiran yang selalu diburu-buru bisa diredam sehingga mendapatkan kondisi yang stabil untuk bisa menikmati setiap hal. Bahkan, saat itu saya bisa memunculkan ide-ide, menciptakan kreativitas, dan membangun relasi yang bisa bermanfaat bagi kehidupan saya dan orang lain.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pengalaman Mengikuti Raker Mini YLSA 2017

RSS Blog SABDA - Sen, 2017-07-03 11:15

*Mei Budi Margowati

Pembaca Blog SABDA yang terkasih, perkenalkan nama saya Mei yang pada Mei 2017 mulai bergabung di Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Motivasi saya adalah untuk melayani dan bekerja bagi Tuhan "dari balik layar" komputer. Sebelumnya, saya hanya mengenal SABDA dari Aplikasi Alkitab SABDA yang sudah lama saya pakai. Ternyata setelah bergabung di SABDA, saya baru tahu ada banyak macam produk SABDA yang sangat beragam dan sudah memberkati banyak orang. Saya beruntung karena tepat satu bulan setelah saya bergabung, YLSA mengadakan rapat kerja tengah tahun atau biasa disebut 'raker mini'. Saya bersyukur mendapatkan pengalaman saat mengikuti raker mini YLSA.

Raker mini YLSA 2017 dilaksanakan pada 7 dan 8 Juni 2017. Lukas mendapat tugas menjadi MC yang membuka raker hari pertama dengan doa dan pujian bagi Tuhan. Dilanjutkan dengan renungan oleh Ibu Yulia. Ayat yang dipakai sebagai landasan renungan diambil dari Yohanes 8:31 (AYT), "Kemudian, Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya, 'Jika kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar murid-Ku.'" Saya diingatkan untuk selalu belajar menjadi seperti Yesus, belajar melakukan apa yang Yesus lakukan dengan bertekun dalam pengajaran firman Tuhan dan mengaplikasikannya dengan bimbingan Roh Kudus.

Hari pertama raker mini, diisi dengan pemaparan laporan kerja dari semua tim pelayanan dari Januari sampai Mei 2017. Setiap divisi melaporkan semua hasil kerja dengan baik, dimulai dari Tim ITS, Tim PAS, Tim Aptek, Tim Pembinaan, Tim Penjangkauan, Tim Pendidikan Kristen, dan staf Administrasi (Humas, HRD, Keuangan).Setelah mempresentasikan laporannya, setiap tim akan menjawab pertanyaan dan tanggapan yang diajukan oleh tim lain. Cukup banyak pertanyaan yang muncul dan hal itu akan menjadi masukan bagi pelayanan semester yang akan datang. Demikian raker hari pertama berlangsung. Ada hal yang istimewa pada raker ini yaitu Pak Jeffrey tepat berulang tahun pada hari itu. Salah satu hal yang menyenangkan dari SABDA adalah ketika ada salah seorang berulang tahun, kami semua akan sama-sama berdoa dan memberi ucapan layaknya sebuah keluarga yang hangat.

Hari kedua dimulai dengan doa dan pujian yang dipimpin oleh saya. Dilanjutkan dengan renungan yang dibawakan oleh Bu Yulia tentang Pemuridan.Dalam renungan ini banyak quote yang membangun pertumbuhan rohani saya. Salah satunya "Iman seperti Wifi, tidak terlihat tetapi memiliki kekuatan untuk memberi apa yang kita butuhkan". Saya diingatkan untuk selalu memegang teguh iman sebagai jalan penghubung kepada apa yang saya butuhkan selama ini, yaitu kesatuan dengan Kristus.

Acara hari yang kedua adalah semua tim memaparkan rencana kerja yang akan dilakukan pada semester kedua. Banyak sekali program kerja yang disusun oleh masing-masing tim. Saya berharap program kerja yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan baik. Dari masing-masing presentasi rencana tim, tim yang lain berpartisipasi dengan memberi pertanyaan atau masukan supaya rencana-rencana ini menjadi semakin baik.

Inilah pengalaman pertama saya yang berkesan saat mengikuti raker mini di YLSA. Raker di YLSA berbeda dengan raker yang saya ikuti sebelumnya di tempat lain. Di YLSA, kami semua dilibatkan baik sebagai petugas MC, Moderator, dan ikut ambil bagian dalam penyampaian pendapat. Saya merasakan raker mini ini adalah wujud pemeliharaan Tuhan dalam setiap pelayanan di SABDA. Tuhan menyertai setiap program kerja SABDA yang sudah terlaksana dan akan menyertai juga setiap program kerja yang akan dilaksanakan di semester depan. Saya melihat hasil rapat kerja ini menjadi bukti akan pemeliharaan Tuhan. Kiranya Tuhan terus menyertai setiap pelayan Tuhan di SABDA agar dapat melaksanakan pelayanan dengan hati yang selalu memandang kepada Tuhan.

"Apa pun yang kamu lakukan, dalam perkataan ataupun perbuatan, lakukan semua itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur kepada Allah Bapa, melalui Dia." Kolose 3:17 (AYT). Haleluya. Soli Deo Gloria!

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Tetragrammaton

SABDASpace - Jum, 2017-06-30 11:39

Shalom selamat pagi saudaraku. Menyambung artikel sebelumnya tentang berbagai varian Alkitab berbahasa Indonesia (1), selama tiga hari terakhir diskusi menghangat kembali dalam grup WA kami  khususnya menyangkut bagaimana penyebutan yang benar akan nama TUHAN.


Berikut adalah komentar saya beserta tanggapan dari pak Agna, seorang rekan diskusi:

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

John Hyde

Biokristi - Jum, 2017-06-30 09:12

Pada tahun 1888, seorang pemuda bernama John Hyde belajar ke Bible College di Carthage, Illinois.

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

JGLT

SABDASpace - Sel, 2017-06-27 12:58

Shalom, selamat siang saudaraku. Beberapa bulan yang lalu, seorang sahabat di gereja memberikan saya sebuah oleh-oleh dari perjalanannya.* Oleh-oleh tersebut berupa buku yang cukup penting karya W.R. Telford berjudul the New Testament.(1)
Sejujurnya, hingga sekarang saya baru membaca beberapa lembar dari buku tersebut. 

Nama YHWH

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Oma Gaul

SABDASpace - Mgu, 2017-06-25 17:32

Kemajuan teknologi terutama gadget bukan hanya digandrungi oleh orang-orang muda, tetapi orang-orang tua pun tidak mau ketinggalan untuk bisa mengunakan teknologi canggih tersebut. Hal ini telah membuat saya "direcokin" oleh para oma gaul. Para oma gaul ini datang kepada saya untuk diajari mengunakan gadget, terutama WA.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Rachaph

SABDASpace - Jum, 2017-06-23 11:33

Teks: Kej. 1:2
"Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air."

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

#PEMIMPIN YANG BAIK

SABDASpace - Kam, 2017-06-22 20:10

 

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Asyik, TED Staf YLSA Lagi!

RSS Blog SABDA - Kam, 2017-06-22 15:00

Pada blog-blog sebelumnya, pernah ada pembahasan seputar +TED @SABDA. Kali ini, saya akan berbagi cerita mengenai +TED @SABDA khusus staf YLSA teranyar yang harus Sahabat YLSA ketahui. Siap?

Salah satu rangkaian acara Persekutuan Doa (PD) staf YLSA Jumat, 16 Juni 2017, adalah +TED @SABDA yang disampaikan oleh staf YLSA. Ada 4 presentasi menarik yang disampaikan oleh Indah, Liza, Aji, dan Danang. Diawali dengan presentasi berjudul "Integritas", Indah mencoba menyampaikan materinya semaksimal mungkin. Beberapa tokoh Alkitab yang memiliki hidup berintegritas juga disinggung Indah, sebagai contoh, Abraham dan Musa. "Sebagai orang percaya, kita harus bisa melakukan yang terbaik sekalipun bos/pemimpin kita tidak ada di dekat kita," begitulah salah satu aplikasi yang bisa kita lakukan untuk hidup berintegritas. Dilanjutkan dengan presentasi "Six Thinking Hats" oleh Liza, kita semua dibekali dengan wawasan mengenai 6 cara berpikir menurut warna topi. Keenam warna topi tersebut adalah merah (emosi, perasaan), kuning (berpikir positif/mencari keuntungan), hijau (kreativitas, ide baru), hitam (berpikir negatif, kesulitan, kelemahan), putih (berfokus pada data), dan biru (mengatur proses berpikir). Intinya, dalam keadaan tertentu, seseorang diharapkan bisa memakai topi-topi tersebut secara bijaksana, sesuai kebutuhan.

Presentasi ketiga disampaikan oleh Aji dengan judul "Perfeksionis Maladaptive". Topik ini cukup berat, tetapi sangat menolong kita untuk mengetahui, mengenali, bahkan mengatasi sikap perfeksionis. Materi yang disampaikan cukup padat dan direlevansikan dengan kehidupan Kristen yang alkitabiah. Intinya, kita dapat berhenti berusaha untuk memperoleh "kesempurnaan" menurut dunia, dan tinggal tenang dalam Dia Yang Sempurna (Matius 11:28). Namun, di sisi lain, benar bahwa Alkitab memanggil kita untuk "menjadi sempurna seperti Bapa" (matius 5:48). Yang terakhir, kita semua diberi wawasan dan belajar bagaimana melakukan "PA dengan metode Etimologi". Wah, presentasi terakhir ini makin berat ya? Danang, sebagai presentator terakhir, menjelaskan mengenai metode etimologi ini dengan sangat antusias dan sukacita, seolah-olah dia sedang menceritakan cerita terbaik yang pernah ia baca. Meski judul presentasinya cukup horor (menurut beberapa staf), tetapi materi bisa kami tangkap dengan baik. Intinya, dalam membaca Alkitab, metode penelusuran suatu kata dalam Alkitab akan sangat menolong kita untuk melihat konsep pada masa itu dan mendapatkan maknanya dengan akurat dan lebih mendalam. Hmmm ... materi yang unik, menurutku.

Masih penasaran dengan apa yang terjadi terhadap keempat presentator setelah mereka presentasi? Mereka diberi pertanyaan dan harus menjawabnya saat itu juga. Sesi ini cukup mengasah mereka, terutama mengenai kedalaman penguasaan materi. Terlepas dari jawaban yang diberikan benar, setengah benar, atau salah, kami belajar banyak hal dari proses ini. Saya sangat tertarik dengan presentasi terakhir. Meski kesannya "kok mau-maunya PA dengan metode seribet itu", saya jadi penasaran dan tertantang untuk mencobanya. Kesan saya, +TED @SABDA untuk staf YLSA semakin lama topiknya semakin berat ... hehe. Tak apa, justru makin menantang dan memacu untuk banyak belajar hal-hal baru supaya kita lebih berkembang. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Sukacita Sejati

SABDASpace - Jum, 2017-06-16 15:01

Sukacita Sejati

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pengantar Bio 173 Juni 2017

Biokristi - Kam, 2017-06-15 14:38

Salam damai dalam Kristus,

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Pierre Teilhard De Chardin

Biokristi - Kam, 2017-06-15 14:28

"Suatu hari, setelah kita taklukkan puncak-pu

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Salam damai dalam Kristus,

Biokristi - Kam, 2017-06-15 12:58

Ada banyak tokoh kristiani yang menjadi ilmuwan atau inventor dunia yang teorinya mendapat banyak apresiasi dari kalangan sekuler ataupun kalangan religius.

baca selanjutnya

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Empartasi Urapan Roh Kudus

SABDASpace - Kam, 2017-06-15 08:30

Ketika Musa diutus TUHAN sebagai seorang nabiNya, maka TUHAN mengurapi Musa dengan Urapan Kenabian yaitu Roh Kenabian, dan ketika Musa juga diutus sebagai Pemimpin bagi Bangsa Israel, maka TUHAN juga mengurapinya dengan Urapan Kepemimpinan dan Urapan Kewibawaan, yaitu Roh Kepemimpinan dan Roh Kewibawaan.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Trinitas

SABDASpace - Kam, 2017-06-15 03:19

Teks: Kej. 1:1-2:4, Mat. 28:16-20

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

#SEKALIPUN

SABDASpace - Rab, 2017-06-14 13:32

Kata 'sekalipun' sebenarnya bisa berarti baik namun bisa berarti buruk juga.

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Janji Mujizat di Kitab Suci Injil

SABDASpace - Rab, 2017-06-14 11:50

"Siapakah yang bekerja mengusir setan ketika orang percaya mengusir setan demi nama Yesus?

read more

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Kunjungan SABDA ke Kota Pelajar (GKI Ngupasan)

RSS Blog SABDA - Sel, 2017-06-13 14:27

Shalom, Maskunarti kembali menyapa sahabat setia SABDA. Saya bersyukur bisa ikut roadshow tim SABDA bersama Ibu Yulia, Tika, dan Lukas. Kami berangkat ke Yogyakarta pada 13 Mei 2017, siang, dengan transportasi umum kereta api. Bersyukur, kami bisa dapat tempat duduk dan menikmati perjalanan dengan baik. Waktu menunjukkan pukul 15.24 ketika kami tiba di stasiun Tugu Yogyakarta. Dari sana, kami menggunakan taksi menuju GKI Ngupasan. Kondisi lalu lintas yang cukup lancar membuat kami tiba di lokasi sesuai jadwal.

Setibanya kami di GKI Ngupasan, kami dipersilakan menempati ruang pastori untuk meletakkan barang-barang dan beristirahat. Namun, karena waktu, kami memilih untuk menyiapkan meja booth SABDA lebih dahulu sebelum beristirahat dan mandi.

Saya melihat jemaat antusias mengikuti ibadah yang berlangsung pukul 17.30 sore itu. Mereka memuji Tuhan dengan sungguh-sungguh dan sukacita terpancar dari wajah mereka. Firman Tuhan yang disampaikan oleh Ibu Yulia diambil dari Kisah Para Rasul 7:55-60, berjudul "Menjadi Saksi Tuhan Sampai Akhir Hayat" (Belajar dari tokoh Stefanus). Saya dan rekan-rekan yang lain mengikuti ibadah di luar ruangan sambil menjaga booth SABDA, dan bersyukur karena khotbah bisa kami dengarkan dengan baik dari luar.

Dari firman Tuhan Kisah Para Rasul 7:55-60, saya belajar tentang empat kuadran bagaimana saya bisa jadi pengikut Tuhan sampai akhir hayat, yaitu:
1. Menjadi saksi yang aktif.
2. Menjadi saksi yang bertanggung jawab pada imannya.
3. Menjadi saksi yang setia.
4. Menjadi saksi yang berani mati.
Jika para Sahabat SABDA ingin melihat presentasi PPT khotbah tersebut, silakan mengunduhnya slide share SABDA

Pada Minggu, 14 Mei 2017, Ibu Yulia berkhotbah dalam tiga ibadah raya, pukul 06.30 WIB, 09.00 WIB, dan 16.30 WIB dengan tema khotbah yang sama,yaitu "Menjadi Saksi Tuhan Sampai Akhir Hayat". Pada pkl. 10.00, kami juga memberikan pelatihan #Ayo_PA!kepada jemaat remaja GKI Ngupasan. Namun, selain generasi muda, ada juga warga dewasa yang mengikutinya. Jumlah peserta sekitar 40 orang lebih. Peserta antusias mengikuti pelatihan yang dibawakan oleh Tika. Para peserta yang generasi muda sangat fasih dalam mempraktikkan yang disampaikan dan disimulasikan oleh Tika. Bagi warga dewasa, meski belum begitu terampil dalam pengoperasian gadget, mereka memiliki keingintahuan yang tinggi dan berusaha untuk mengikuti pelatihan ini dengan baik. Kami bersyukur dapat membantu mereka melakukan instalasi aplikasi SABDA Android ((Alkitab SABDA, AlkiPEDIA, Tafsiran, Kamus, Peta) di HP mereka.

Ini merupakan pengalaman kedua saya mengikuti roadshow SABDA. Saya belajar banyak hal, khususnya dalam berinteraksi dengan jemaat, memberikan penjelasan tentang booth SABDA, dan menginstal aplikasi-aplikasi SABDA Android. Saya berharap, SABDA semakin dipakai Tuhan untuk menolong banyak orang di berbagai penjuru Indonesia untuk menggunakan teknologi dalam belajar firman Tuhan dan melayani Tuhan lebih maksimal lagi. Segala kemuliaan bagi Tuhan. Amin.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Bertumbuh dan Berkembang di SABDA

RSS Blog SABDA - Jum, 2017-06-09 10:07

Hari-hari ini, saya merenungkan tentang kebaikan besar yang Tuhan lakukan dalam langkah iman dan hidup saya selama kurang lebih 2,5 tahun ini. Pada 7 Oktober 2014, untuk pertama kalinya saya bergabung dengan pelayanan YLSA, saya masih sangat mengingatnya. Di tempat ini, saya disambut dengan baik dan diterima dalam sebuah komunitas teman-teman yang mayoritas masih muda. Jika dibandingkan dengan saat pertama kali saya di tempat ini dan sekarang ini, saya jauh lebih bertumbuh dalam skill, jiwa, dan juga kerohanian. Selain itu, secara kepribadian saya juga berkembang.

Tuhan baik, saya beroleh kesempatan untuk berada dalam sebuah ladang yang tidak pernah saya pikirkan akan saya kerjakan, yaitu ladang digital. Ladang yang telah, sedang, dan akan terus digarap oleh YLSA. Saya seorang lulusan jurusan Pendidikan Agama Kristen yang ketika pertama kali berada di tempat ini merasa takut dan minder dengan banyak staf yang begitu pandai. Akan tetapi, di tempat ini saya diajari dan didorong untuk belajar mandiri dan mendapat banyak keterampilan. Tidak ada teman yang tidak mau menolong saya untuk berkembang, dan hal itu adalah sebuah kesempatan yang mahal. Saya dilibatkan dalam beberapa bidang pelayanan sehingga saya boleh banyak belajar sehingga pribadi dan potensi saya mengalami kemajuan di tempat ini. Saya bersyukur atas keberadaan pemimpin dan teman-teman saya, dalam suka dan duka, begitu menolong saya sehingga saya bisa terlibat dalam pelayanan ini. YLSA adalah alat Tuhan untuk menjangkau jiwa pada abad ke-21 ini.

Dari dalam hati saya, saya berdoa agar YLSA tetap melihat hati Tuhan dan menjalankan kehendak Tuhan. Terima kasih untuk YLSA yang telah menolong saya melihat hati Tuhan dan bangsa-bangsa yang sedang menantikan Kabar Baik.

Kategori: RSS Situs-situs YLSA

Komentar